MANAGED BY:
SENIN
10 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Rabu, 14 Maret 2018 07:27
WADUH..!! Jumlah Petani Kaltim Berkurang 28,45 Persen
DITINGGALKAN: Di tengah semangat memacu produksi, sektor pertanian Kaltim harus menghadapi masalah regenerasi petani. (DOK/KP)

PROKAL.CO, SAMARINDA – Kaltim masih menyisakan lahan pertanian luas yang belum tergarap. Sayangnya, keuntungan itu tak diimbangi dengan regenerasi sumber daya manusia. Dalam empat tahun terakhir, tercatat jumlah petani menyusut hingga 28,45 persen.

Dinas Pangan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura mencatat, Kaltim memiliki 412.096 hektare lahan untuk pertanian. Namun, yang sudah digarap, belum sampai setengahnya. Atau hanya 138.924 hektare.

Kepala Dinas Pangan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura KaltimIbrahim mengatakan, jumlah masyarakat yang bekerja di sektor pertanian pada 2013 masih mencapai 432.277 orang. Tahun lalu, angkanya sudah berkurang 103.829 orang atau menyusut 28,45 persen.

“Penurunan tersebut terjadi karena pola pikir yang menyebut bahwa petani identik dengan kemiskinan, kurang pendidikan, dan profesi orangtua,” kata Ibrahim saat diwawancarai di Samarinda, Senin (12/3).

Dia menyebut, saat ini pihaknya terus mengembangkan penerapan teknologi pertanian. Bersama dengan itu, ilmu pengetahuan tentang sumber daya pertanian juga terus disosialisasikan, dengan tak lupa mencetak SDM yang andal dan unggul. “Dengan cara itulah Kaltim bisa meningkatkan kemampuan dalam memenuhi kebutuhan pangan di daerah sendiri,” tuturnya.

Tahun lalu, Ibrahim membeberkan, produksi padi mencapai 400.040 ton. Jumlah itu sebenarnya meningkat 94.703 ton dibanding tahun sebelumnya.

Lalu untuk jagung, Kaltim berhasil menghasilkan 56.588 ton. Meningkat lebih dari dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya 22.132 ton.

Sedangkan produksi kedelai, tercatat turun menjadi 1.161 ton pada 2017. Tahun sebelumnya, produksi komoditas ini mencapai 1.582 ton.

“Dengan perincian capaian itu, Kaltim belum bisa mencapai kemandirian pangan. Bagaimana mau mandiri kalau petaninya saja terus berkurang,” ujarnya.

Selain menyusutnya jumlah petani, Ibrahim menyebut, alih fungsi lahan dan berkurangnya jumlah keluarga petani sebagai penghambat di sektor pangan. Untuk mencegah masalah itu berlanjut dan berlarut, sudah ada Perda Nomor 1 Tahun 2013 tentang Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan.

“Harapannya, perda tersebut untuk mengantisipasi tuntutan kebutuhan dalam mengembangkan bisnis. Terutama investasi perkebunan dan pertambangan yang sering memaksa konversi lahan produksi pangan. Alih fungsi lahan juga kerap terjadi karena petani merasa tak cukup sejahtera dari lahan produktif mereka, sehingga lebih pilih menjualnya kepada perusahaan tambang atau perkebunan,” tutupnya. (*/ctr/man/k8)


BACA JUGA

Sabtu, 08 Desember 2018 10:00

Bernostalia dengan Era 1970-an

BALIKPAPAN  –  Maskapai Garuda Indonesia (GA) memberikan pelayanan baru dan…

Sabtu, 08 Desember 2018 06:13

DPK Korporasi Meningkat

SAMARINDA  –  Penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) perbankan yang bersumber…

Sabtu, 08 Desember 2018 06:06

Alokasikan KUR Khusus Peternak

WONOGIRI  –  Akses pembiayaan bagi usaha mikro, kecil, dan menengah…

Sabtu, 08 Desember 2018 06:05

Target Produksi 84 Juta Ton Padi

JAKARTA  –  Kementerian Pertanian (Kementan) menargetkan peningkatan produksi sejumlah…

Sabtu, 08 Desember 2018 06:01

Solusi Ketahanan Harga Kelapa Sawit

JAKARTA   –  Badan Pengelola Dana Perkebunan Sawit (BPDP-KS) diminta memperluas…

Sabtu, 08 Desember 2018 05:59

2018, Target Sejuta Rumah Terpenuhi

JAKARTA  -  Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki…

Sabtu, 08 Desember 2018 05:58

Konsisten Hadirkan Pembiayaan Rumah bagi MBR

JAKARTA   -   PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk siap…

Jumat, 07 Desember 2018 08:15

Rumah Terjangkau, Butuh Dukungan Perbankan

DENPASAR - PT Bank Tabungan Negara (BBTN) siap menjadi integrator…

Jumat, 07 Desember 2018 06:49

Momen Bangkit Industri Perkapalan

SAMARINDA – Pengusaha perkapalan di Kaltim punya momentum untuk memperbaiki…

Jumat, 07 Desember 2018 06:46

Terdepan karena Rangkul Milenial

BALIKPAPAN – Asuransi Astra Balikpapan telah siap menatap era bonus…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .