MANAGED BY:
RABU
19 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SAMARINDA

Selasa, 13 Maret 2018 10:59
Tiga Tahun Berkutat pada Pembebasan Lahan
Endang Liansyah

PROKAL.CO, SAMARINDA – Pembangunan pelabuhan penumpang di Palaran harus ada jalan masuk. Hal itu yang mesti dipikirkan lebih dulu oleh Pemkot Samarinda. Demikian diungkapkan anggota Komisi III DPRD Samarinda Jasno, Minggu (11/3).

Proyek tersebut rencananya dikerjakan secara gotong royong oleh Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Klas II Samarinda, PT Pelindo IV, dan Pemkot Samarinda. Tetapi di sisi lain, pembebasan lahan untuk jalan masuk pelabuhan masih tahap penjajakan.

Padahal, rencana pengadaan lahan tersebut sudah berjalan selama tiga tahun. Pemkot berencana menjajaki wacana pembebasan lahan sepanjang 400 meter dengan lebar sekitar 60 meter. Sebelumnya, jalur untuk jalan penghubung sudah dirancang dengan panjang 1.500 meter.

Namun, karena biayanya lebih mahal, evaluasi dengan melakukan penilaian appraisal terhadap lahan yang jaraknya lebih dekat untuk masuk pelabuhan. “Tidak masalah mau menggunakan lahan yang mana, asal dibebaskan. Jangan sampai sudah dibangun, malah ada masalah,” ujarnya.

Menurut dia, pemkot tidak konsisten dalam perencanaan. Mestinya dari awal sudah dilakukan pembebasan lahan, baru merancang proyek fisiknya. “Ini rencana sudah jalan tiga tahun, tapi tidak beres. Lahan untuk jalan belum beres, sudah mau bangun pelabuhan. Tandanya perencanaan tidak matang,” ungkapnya.

Mengenai keinginan pemkot untuk mengalokasikan anggaran pembebasan lahan pada APBD-P 2018, Jasno mengatakan, sebaiknya biaya pembebasan lahan dipastikan dulu. APBD-P biasanya tidak memadai untuk kegiatan yang menghabiskan anggaran besar.

“Susun dulu perencanaannya, kemudian anggarkan pada APBD 2019. Untuk biaya appraisal, saya rasa memadai dianggarkan di APBD-P,” jelasnya.

Sebelumnya, Asisten II Sekkot Samarinda Endang Liansnyah menyebut, lahan untuk jalan penghubung sudah tersedia dengan panjang 1.500 meter. Namun, setelah diadakan evaluasi, ada yang jaraknya lebih dekat, hanya 400 meter. “Kalau mengikuti yang lama (1.500 meter), banyak rumah yang dilewati. Akan bermasalah saat pembebasan,” ucapnya.

Pihaknya menjadikan UU Nomor 22/2012 tentang Pengadaan Tanah untuk Pembangunan Bagi Kepentingan Umum sebagai acuannya. “Kan fasilitas umum, acuannya UU. Akan dibuat studi kelayakan dan meminta pendapat gubernur untuk pengalihannya,” jelasnya. (*/dq/kri/k16)

 


BACA JUGA

Selasa, 18 September 2018 08:36

Sungai Mahakam Surut, KSOP Perketat Pelayaran

SAMARINDA – Hamparan tanah basah tampak begitu jelas. Pemandangan yang tak biasa kurun waktu sepekan…

Selasa, 18 September 2018 08:33

Taman Pustaka ala Kafe hingga Digitalisasi Layanan

Minat baca di Kaltim memang tergolong rendah, namun tingkat kunjungan ke perpustakaan tinggi. RORO MIRA,…

Selasa, 18 September 2018 08:16

Waspada Kebakaran Hutan

SAMARINDA – Memasuki kemarau, pemerintah dituntut meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi terjadinya…

Senin, 17 September 2018 08:51

Sungai Mahakam Surut, Produksi Air Bersih Normal

SAMARINDA – Cuaca terik yang melanda Samarinda beberapa hari terakhir mulai berdampak pada menurunnya…

Senin, 17 September 2018 08:45

Perang Tagar, Persekusi, dan Kewarasan Kita

OLEH: HERDIANSYAH HAMZAH, S.H, LL.M.(*)Dosen Fakultas Hukum Universitas Mulawarman PERANG tanda pagar…

Senin, 17 September 2018 08:16

Bupati Sampaikan Penjelasan Pemkab pada Paripurna

UJOH BILANG – Bupati Mahakam Ulu (Mahulu) Bonifasius Belawan Geh, Jumat (14/9), memberikan jawaban…

Senin, 17 September 2018 08:16

DPMK Gelar Pembinaan Lembaga Adat Se-Kabupaten

UJOH BILANG – Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung (DPMK) Mahulu, Jumat (14/9), menggelar acara…

Senin, 17 September 2018 08:15

Selalu Dukung Kegiatan Lembaga Masyarakat Kampung

UJOH BILANG – Pemerintah selalu mendukung segala kegiatan lembaga kemasyarakatan kampung yang…

Minggu, 16 September 2018 08:46

Pesta Pora Narkoba di Balik Penjara

JAUH dari hiruk pikuk aktivitas perkotaan, lembaga pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Klas III Samarinda,…

Minggu, 16 September 2018 08:44

Deklarasi #2019GantiPresiden Batal

SAMARINDA – Turut menjadi tempat pelaksanaan deklarasi, Kaltim, khususnya Kota Tepian, “banjir”…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .