MANAGED BY:
SABTU
15 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SAMARINDA

Selasa, 13 Maret 2018 10:59
Tiga Tahun Berkutat pada Pembebasan Lahan
Endang Liansyah

PROKAL.CO, SAMARINDA – Pembangunan pelabuhan penumpang di Palaran harus ada jalan masuk. Hal itu yang mesti dipikirkan lebih dulu oleh Pemkot Samarinda. Demikian diungkapkan anggota Komisi III DPRD Samarinda Jasno, Minggu (11/3).

Proyek tersebut rencananya dikerjakan secara gotong royong oleh Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Klas II Samarinda, PT Pelindo IV, dan Pemkot Samarinda. Tetapi di sisi lain, pembebasan lahan untuk jalan masuk pelabuhan masih tahap penjajakan.

Padahal, rencana pengadaan lahan tersebut sudah berjalan selama tiga tahun. Pemkot berencana menjajaki wacana pembebasan lahan sepanjang 400 meter dengan lebar sekitar 60 meter. Sebelumnya, jalur untuk jalan penghubung sudah dirancang dengan panjang 1.500 meter.

Namun, karena biayanya lebih mahal, evaluasi dengan melakukan penilaian appraisal terhadap lahan yang jaraknya lebih dekat untuk masuk pelabuhan. “Tidak masalah mau menggunakan lahan yang mana, asal dibebaskan. Jangan sampai sudah dibangun, malah ada masalah,” ujarnya.

Menurut dia, pemkot tidak konsisten dalam perencanaan. Mestinya dari awal sudah dilakukan pembebasan lahan, baru merancang proyek fisiknya. “Ini rencana sudah jalan tiga tahun, tapi tidak beres. Lahan untuk jalan belum beres, sudah mau bangun pelabuhan. Tandanya perencanaan tidak matang,” ungkapnya.

Mengenai keinginan pemkot untuk mengalokasikan anggaran pembebasan lahan pada APBD-P 2018, Jasno mengatakan, sebaiknya biaya pembebasan lahan dipastikan dulu. APBD-P biasanya tidak memadai untuk kegiatan yang menghabiskan anggaran besar.

“Susun dulu perencanaannya, kemudian anggarkan pada APBD 2019. Untuk biaya appraisal, saya rasa memadai dianggarkan di APBD-P,” jelasnya.

Sebelumnya, Asisten II Sekkot Samarinda Endang Liansnyah menyebut, lahan untuk jalan penghubung sudah tersedia dengan panjang 1.500 meter. Namun, setelah diadakan evaluasi, ada yang jaraknya lebih dekat, hanya 400 meter. “Kalau mengikuti yang lama (1.500 meter), banyak rumah yang dilewati. Akan bermasalah saat pembebasan,” ucapnya.

Pihaknya menjadikan UU Nomor 22/2012 tentang Pengadaan Tanah untuk Pembangunan Bagi Kepentingan Umum sebagai acuannya. “Kan fasilitas umum, acuannya UU. Akan dibuat studi kelayakan dan meminta pendapat gubernur untuk pengalihannya,” jelasnya. (*/dq/kri/k16)

 


BACA JUGA

Jumat, 14 Desember 2018 11:00

SUDAH DIDUGA..!! Target Jembatan Kembar Diprediksi Meleset

SAMARINDA - Target penyelesaian Jembatan IV Mahakam atau jembatan kembar…

Jumat, 14 Desember 2018 10:16
Untuk Pertama Kalinya, Penumpukan Penumpang Terjadi di Bandara APT Pranoto

Lengkapi Dong Fasilitas Penerbangan Malam di Bandara APT Pranoto, Biar Ngga Kayak Gini....

SAMARINDA- Untuk pertama kalinya, penumpukan penumpang terjadi di Bandara APT…

Jumat, 14 Desember 2018 08:06

Kalah Judi, Curi Cincin Nikah Sepupu

SAMARINDA - Berselancar di dunia maya, hampir setiap hari dilakukan…

Kamis, 13 Desember 2018 21:54

Nasdem Kaltim Bidik Dua Kursi DPR RI

SAMARINDA - Ketua Umum Partai Nasional Demokrat (Nasdem), Surya Paloh…

Kamis, 13 Desember 2018 06:30

Surya Paloh Dijadwalkan Hadiri Orientasi Caleg NasDem

SAMARINDA–Ketua Umum DPP Partai NasDem Surya Paloh dijadwalkan hadir dalam…

Rabu, 12 Desember 2018 21:03

Jaringan Pengedar Sabu Kutai Timur Dibongkar, Mobil dan Motor Disita

Samarinda - Jajaran Badan Narkotika Nasional Provinsi Kaltim membongkar jaringan…

Rabu, 12 Desember 2018 21:00

Tower Lampu Hias di Taman Samarendah Ternyata Sumbangan XL

SAMARINDA- - Tower lampu hias di bagian tengah Taman Samarendah…

Rabu, 12 Desember 2018 09:18

Rapat 30 Menit, Inspektur Tambang Dapat Pembagian Laptop

SAMARINDA - Menindak lanjuti tuntutan Komite Lawan Tambang yang berunjuk…

Rabu, 12 Desember 2018 08:20

Tersangka Kasus Pasar Baqa Bertambah

SAMARINDA – Jumlah tersangka dalam dugaan korupsi pembangunan Pasar Baqa…

Senin, 10 Desember 2018 21:48

Mahasiswa Nyerocos dan Mengejek, Wagub Sempat Berang

SAMARINDA  - Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi merasa berang terhadap…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .