MANAGED BY:
SELASA
19 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

KALTIM

Selasa, 13 Maret 2018 08:17
Ilmu Jadi Kunci Kemajuan Pembangunan
-

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB Memiliki sumber daya alam (SDA) yang melimpah tak menjadi patokan dapat mewujudkan kemajuan daerah. Semua itu harus didukung sumber daya manusia (SDM) andal, yakni yang menguasai ilmu pengetahuan untuk mengelola kekayaan SDA.

Penegasan itu disampaikan Bupati Berau Muharram dalam Sidang Terbuka Senat Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (Stiper) Berau dalam rangka wisuda IV di Hotel Bumi Segah, Senin (12/3).

“Mari bersama membangun daerah dengan menciptakan sarjana yang siap bersaing dalam dunia kerja,” ujar Bupati Muharram melalui Staf Ahli bidang Pendidikan Armyn Zulkifli.

Dia menegaskan, selama ini Pendapatan Daerah Regional Bruto (PDRB) Berau masih didominasi oleh sektor pertambangan. Padahal masih banyak sektor potensial yang bisa dikelola dan dimaksimalkan dalam meningkatkan pendapatan daerah. “Dengan diimbangi SDM andal, SDA yang melimpah tentu menjadi kunci utama dalam membangun dan memajukan daerah,” lanjutnya.

Pada wisuda kali ini, Stiper meluluskan 33 mahasiswa. Kepada para wisudawan diharapkan agar berperan serta dalam membangun Bumi Batiwakkal. Sesuai visi dan misi pemerintah daerah yang ingin mewujudkan Kabupaten Berau yang unggul, sejahtera, berdaya saing dan memanfaatkan sumber daya alam (SDA) berbasis sumber daya manusia (SDM).

Dalam mewujudkan visi dan misi tersebut harus diikuti peran aktif semua pihak termasuk wisudawan yang siap bersaing dalam dunia kerja. Perlu ada nilai tambah wisudawan.

“Nilai tambah yang dimaksud adalah mampu mengelola hasil bumi menjadi barang jadi yang siap diedarkan ke pasaran. “Wisudawan dituntut untuk memacu dan mengimplementasikan ilmu yang didapat dalam membantu pembangunan daerah,” lanjutnya.

Berikut perlu ada terobosan. Salah satunya penguatan dari dunia pendidikan yang dapat menghasilkan SDM handal dan memiliki pengetahuan yang mampu bersaing dengan negara luar. Meskipun perlu waktu cukup lama untuk bisa sampai pada tahap tersebut, namun upaya tersebut harus dilakukan dari sekarang.

“Selain ilmu pengetahuan yang tinggi, perlu juga dibekali dengan akhlak dan spiritual. Jadi, pembangunan yang dilaksanakan memiliki manfaat besar bagi masyarakat,” tambahnya. (hms5/san/k8)


BACA JUGA

Senin, 18 Februari 2019 10:22

Tiga Bulan Lagi, 500 PJU Terpasang

PENAJAM - Pemasangan lampu penerangan jalan umum (PJU) di Kabupaten…

Senin, 18 Februari 2019 10:13

Sambut TMMD, Pemkab Siapkan Rp 3,5 Miliar

JAKARTA - Bupati Mahakam Ulu (Mahulu) Bonifasius Belawan Geh diwakili…

Senin, 18 Februari 2019 09:38

Kapal Penyeberangan Belum Gunakan Pelampung

SANGATTA–Sejumlah kawasan di Kutai Timur (Kutim) belum memiliki infrastruktur komplet.…

Senin, 18 Februari 2019 09:34

Tiga Kecamatan Layak Miliki Pasar Modern

SENDAWAR - Membangun ekonomi modern menjadi tekad Pemkab Kutai Barat…

Sabtu, 16 Februari 2019 10:56

Banjir karena Drainase Buntu

TANA PASER–Mengurangi dampak banjir, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Paser…

Sabtu, 16 Februari 2019 10:56

Pemberkasan, Empat Peserta CPNS Absen

PENAJAM–Sebanyak 156peserta tes calon pegawai negeri sipil (CPNS) yang lolos…

Sabtu, 16 Februari 2019 10:54

Aktifkan Jargas, PPU Tunggu HET

PENAJAM–Jaringan gas (jargas) rumah tangga di Kaltim bakal diresmikan hari…

Sabtu, 16 Februari 2019 10:53

Gara-Gara Ini, 10 OPD Dibayangi Sanksi

PENAJAM–Seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di Pemkab Penajam Paser Utara…

Sabtu, 16 Februari 2019 10:47

Ribuan Karyawan Jadi Pemilih Tambahan

SENDAWAR–Jumlah pemilih di Kutai Barat (Kubar) terus bertambah. Ini karena…

Sabtu, 16 Februari 2019 10:42

Semangat Naik Water Cannon hingga Lupa Pakai Sandal

Tak lagi menggunakan sandal, penghuni panti asuhan Ar Rayan di…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*