MANAGED BY:
MINGGU
24 MARET
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN
Selasa, 13 Maret 2018 07:27
Menari di Hadapan Turis Mancanegara

Marrang Bailluk

LINCAH: Aksi Marrang Bailluk ketika membawakan tari kolosal saat class meeting sekolah mereka. (IST)

PROKAL.CO, DIAMBILdari bahasa Berau, Marrang Bailluk memiliki makna yang sangat menggambarkan identitas mereka. Kata marrang mempunyai arti gemar atau hobi. Sedangkan bailluk adalah menari atau berjoget. “Kami ingin menunjukkan kepada orang lain jika aku dan teman-teman enggak sekadar tampil, namun juga menari karena hobi. Kegiatan yang digemari pasti akan dibawakan dengan penuh totalitas karena hati terasa senang melakukannya,” terang Roy Naldy Zezar Goza Asmara selaku ketua.

Oh iya, Marrang Bailluk sendiri mulai ada sejak 2011. Awalnya, mereka merupakan ekstrakurikuler dari SMK 1 Berau. Namun seiring berjalannya waktu, akhirnya mereka memutuskan menjadikan ini sebagai sanggar supaya para alumni maupun orang dari luar sekolah bisa belajar di sini. “Tujuan utama kami adalah melestarikan tari tradisional daerah Berau ke semua kalangan, enggak hanya satu atau dua pihak aja,” terang siswa kelas X itu.

Cowok yang terpilih menjadi salah satu kandidat ketua OSIS sekolahnya tersebut mengungkapkan, jika Marrang Bailluk ingin menjadi rumah bagi generasi muda yang ingin mengenal dan mengembangkan bakat seni tari yang dimiliki. Misi yang dimiliki adalah mengajak remaja di Berau agar senang dan mau memperkenalkan identitas budaya mereka ke banyak kalangan.

Saat ini, Marrang Bailluk memiliki 37 anggota. Jika enggak ada acara, mereka biasanya rutin berlatih setiap Kamis sore. Namun, porsinya bisa bertambah empat kali lipat hingga full tujuh hari kalau akan tampil di event atau jelang lomba. Semua anggota wajib menguasai Tari Dayak, Jepen, dan Dalling. Sesi latihan diisi kelenturan badan, belajar gerakan dasar, penyamaan tempo serta koreografi.

Menjelang tampil, kendala yang kerap mereka hadapi adalah masalah kostum. Selain meminjam dari dinas pariwisata, enggak jarang para anggota membuat kostum dan aksesori sendiri. Keren ya? Oh ya, Marrang Bailluk juga telah meraih beberapa prestasi, lho. Mulai dari Juara I Lomba Tari Tradisional Pekan Raya Berau, Juara III Lomba Tari Tradisional Pasar Barambang, Juara I Lomba Tari Kabupaten Berau 2017, dan lain-lain.

Selain mengikuti lomba, Marrang Bailluk juga sering dipercaya mengisi berbagai acara. Salah satu pengalaman berharga yang mereka dapatkan adalah ketika tampil di hadapan para wisatawan dari Korea Selatan. “Saat hari jadi Berau pada September 2017, ada rombongan turis yang secara resmi ke sini dan kami menari untuk menyambut mereka. Bangga banget rasanya ketika mereka menikmati penampilanku dan teman-teman. Apalagi bisa memperkenalkan budaya asli Berau,” kata Roy bangga.

Ke depannya, Marrang Bailluk berharap bisa dikenal dan dikenang oleh masyarakat Berau. “Kami selalu menampilkan yang terbaik dan membawa budaya asli Berau dan Kalimantan Timur. Penginnya juga, semoga suatu saat nanti kami bisa mendapat ruangan atau tempat pribadi untuk berlatih dan kostum yang memadai. Amin,” tutupnya semangat. (*/yjm/*/ewy/k15)


BACA JUGA

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*