MANAGED BY:
MINGGU
27 MEI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Selasa, 13 Maret 2018 07:15
UMKM Kaltim Lebih Agresif

Serap 31 Persen Kucuran Kredit Perbankan

MAKIN TINGGI: Rasio serapan UMKM atas kredit perbankan di Kaltim melampaui rata-rata nasional. (DOK/KP)

PROKAL.CO, SAMARINDA – Sepanjang2017, realisasi penyaluran kredit usaha rakyat (KUR) di Kaltim memang jauh dari maksimal. Namun, jika melihat portofolio pembiayaan perbankan yang berkantor di daerah ini, serapan segmen usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sudah tergolong tinggi.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melaporkan, UMKM di Kaltim menyumbang porsi 31,65 persen atas pasar kredit perbankan. Rasio itu melebihi rata-rata UMKM di seluruh Indonesia, yang masih mendapat porsi kurang dari 30 persen.

Kepala OJK Kaltim Dwi Ariyanto menjelaskan, keberadaan dan peranan UMKM dalam perekonomian sangat signifikan dan strategis dalam mendukung sektor riil. Segmentasi usaha ini, kata dia, bisa memberi pengaruh paling besar terhadap kegiatan ekonomi. Misalnya, sebagai penyedia lapangan pekerjaan terbesar.

“Selain itu, UMKM terbukti lebih kuat bertahan saat krisis global. Kalau krisis, sektor besar lebih banyak kena imbas. Makanya, untuk kredit risikonya lebih aman ketimbang korporasi,” ujarnya saat diwawancarai Kaltim Post, Senin (12/3).

Karena itu, menurut dia, perbankan tak salah jika memberi porsi lebih besar terhadap UMKM. “Kita ingin supaya dananya terserap maksimal di segmen itu,” ungkapnya.

Dengan porsi 31,65 persen bagi UMKM, Dwi menilai, kinerja perbankan Kaltim sudah tergolong bagus. Tahun lalu, dia menyebut, OJK dan Bank Indonesia masih mewajibkan perbankan agar memberi porsi minimal 10 persen, dan 15 persen untuk tahun ini. Mandat tersebut terus dinaikkan angkanya setiap tahun.

“Bank-bank sudah berkomitmen memenuhi rasio pembiayaan UMKM, terhadap total portfolio kredit, yang minimal 10 persen itu,” ujarnya.

Di Kaltim, dia membeberkan, kredit UMKM paling banyak tersalur ke sektor perdagangan besar dan eceran, yang tahun lalu menyerap 47,33 persen, atau senilai Rp 10,09 triliun. Selanjutnya, UMKM dari sektor pertanian, perburuan dan kehutanan, dengan nilai Rp 3,02 triliun, atau 14,19 persen dari total kredit UMKM.

Sebelumnya, penyaluran KUR yang dicanangkan pemerintah pusat tak tersalur optimal di Kaltim. Dari Rp 8,60 miliar kuota yang disediakan tahun lalu, Rp 1,44 miliar atau sekitar 17 persen yang terserap. Bahkan, dari enam daerah yang dijatah mendapat pinjaman bersubsidi itu, tak ada debitur dari Balikpapan dan Bontang.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UMKM (Disperindagkop) Kaltim Fuad Asaddin. Dia menyampaikan, dibanding rasio rata-rata nasional, serapan KUR di Benua Etam memang belum dimanfaatkan secara optimal.

Sepanjang tahun lalu, Fuad menyebut, dari sisi nominal serapan terbesar dicatatkan debitur dari Samarinda, dengan nilai Rp 842 juta. Sedangkan dari sisi rasio atas target serapan, paling tinggi dicatatkan Paser, sebesar 43,6 persen. Yakni, Rp 355 juta dari Rp 814 juta yang ditargetkan. (*/ctr/man2/k8)


BACA JUGA

Jumat, 25 Mei 2018 06:40

Pemerintah Dituntut Tegas

SAMARINDA - Seiring dilakukannya moratorium lahan perkebunan, Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia…

Jumat, 25 Mei 2018 06:38

Kualitas Pelamar Kerja Jadi Perhatian

SAMARINDA - Kualitas sumber daya manusia (SDM) jadi masalah utama minimnya perusahaan di Bumi Etam merekrut…

Jumat, 25 Mei 2018 06:38

Mulai Awasi Ekonomi Digital, Bisa Cabut Izin Usaha

Menjawab tantangan ekonomi di era generasi Z, kepengurusan Komisioner Komisi Pengawas Persaingan Usaha…

Jumat, 25 Mei 2018 06:32

Diskon hingga 90 Persen dan Voucher Total Rp 1 Miliar

Lazada, destinasi belanja online nomer 1 di Indonesia dan Asia Tenggara turut memeriahkan Bulan Suci…

Jumat, 25 Mei 2018 06:32

H-10, Harga Pangan Rawan Naik

JAKARTA — Meski harga pangan relatif stabil, namun Satgas Pangan Polri mendeteksi harga ayam dan…

Kamis, 24 Mei 2018 06:58

Bisnis Otomotif Kian Optimistis

BALIKPAPAN - Memasuki kuartal II 2018, penjualan industri otomotif di Kaltim diyakini membaik. Adanya…

Kamis, 24 Mei 2018 06:56

Jumlah Petani Jadi Atensi

SAMARINDA - Pemerintah dituntut terus berinovasi dalam meningkatkan produksi beras di Kaltim. Selain…

Kamis, 24 Mei 2018 06:53

Terancam Alami Penurunan Produksi

BALIKPAPAN - PT Pertamina (Persero) diharapkan segera melakukan investasi minyak dan gas bumi (migas)…

Kamis, 24 Mei 2018 06:51

Ekonomi Syariah Jadi Prioritas

SAMARINDA - Bank Indonesia berusaha terus mengembangkan ekonomi syariah. Pasalnya, saat ini sektor bank…

Kamis, 24 Mei 2018 06:48

Kertajati Bisa untuk Pesawat Badan Lebar

JAKARTA – Bandara Internasional Jawa Barat Kertajati segera dioperasikan. Rencananya, Presiden…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .