MANAGED BY:
MINGGU
19 AGUSTUS
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Selasa, 13 Maret 2018 07:15
UMKM Kaltim Lebih Agresif

Serap 31 Persen Kucuran Kredit Perbankan

MAKIN TINGGI: Rasio serapan UMKM atas kredit perbankan di Kaltim melampaui rata-rata nasional. (DOK/KP)

PROKAL.CO, SAMARINDA – Sepanjang2017, realisasi penyaluran kredit usaha rakyat (KUR) di Kaltim memang jauh dari maksimal. Namun, jika melihat portofolio pembiayaan perbankan yang berkantor di daerah ini, serapan segmen usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sudah tergolong tinggi.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melaporkan, UMKM di Kaltim menyumbang porsi 31,65 persen atas pasar kredit perbankan. Rasio itu melebihi rata-rata UMKM di seluruh Indonesia, yang masih mendapat porsi kurang dari 30 persen.

Kepala OJK Kaltim Dwi Ariyanto menjelaskan, keberadaan dan peranan UMKM dalam perekonomian sangat signifikan dan strategis dalam mendukung sektor riil. Segmentasi usaha ini, kata dia, bisa memberi pengaruh paling besar terhadap kegiatan ekonomi. Misalnya, sebagai penyedia lapangan pekerjaan terbesar.

“Selain itu, UMKM terbukti lebih kuat bertahan saat krisis global. Kalau krisis, sektor besar lebih banyak kena imbas. Makanya, untuk kredit risikonya lebih aman ketimbang korporasi,” ujarnya saat diwawancarai Kaltim Post, Senin (12/3).

Karena itu, menurut dia, perbankan tak salah jika memberi porsi lebih besar terhadap UMKM. “Kita ingin supaya dananya terserap maksimal di segmen itu,” ungkapnya.

Dengan porsi 31,65 persen bagi UMKM, Dwi menilai, kinerja perbankan Kaltim sudah tergolong bagus. Tahun lalu, dia menyebut, OJK dan Bank Indonesia masih mewajibkan perbankan agar memberi porsi minimal 10 persen, dan 15 persen untuk tahun ini. Mandat tersebut terus dinaikkan angkanya setiap tahun.

“Bank-bank sudah berkomitmen memenuhi rasio pembiayaan UMKM, terhadap total portfolio kredit, yang minimal 10 persen itu,” ujarnya.

Di Kaltim, dia membeberkan, kredit UMKM paling banyak tersalur ke sektor perdagangan besar dan eceran, yang tahun lalu menyerap 47,33 persen, atau senilai Rp 10,09 triliun. Selanjutnya, UMKM dari sektor pertanian, perburuan dan kehutanan, dengan nilai Rp 3,02 triliun, atau 14,19 persen dari total kredit UMKM.

Sebelumnya, penyaluran KUR yang dicanangkan pemerintah pusat tak tersalur optimal di Kaltim. Dari Rp 8,60 miliar kuota yang disediakan tahun lalu, Rp 1,44 miliar atau sekitar 17 persen yang terserap. Bahkan, dari enam daerah yang dijatah mendapat pinjaman bersubsidi itu, tak ada debitur dari Balikpapan dan Bontang.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UMKM (Disperindagkop) Kaltim Fuad Asaddin. Dia menyampaikan, dibanding rasio rata-rata nasional, serapan KUR di Benua Etam memang belum dimanfaatkan secara optimal.

Sepanjang tahun lalu, Fuad menyebut, dari sisi nominal serapan terbesar dicatatkan debitur dari Samarinda, dengan nilai Rp 842 juta. Sedangkan dari sisi rasio atas target serapan, paling tinggi dicatatkan Paser, sebesar 43,6 persen. Yakni, Rp 355 juta dari Rp 814 juta yang ditargetkan. (*/ctr/man2/k8)


BACA JUGA

Minggu, 19 Agustus 2018 12:11

Tingkatkan Persentase Ibu Menyusui

PADA 2015 ada satu kelompok baru terbentuk, bernama FormASI asal Balikpapan. Komunitas ini terbentuk…

Sabtu, 18 Agustus 2018 06:18

Manjakan Konsumen lewat Semarak Kemerdekaan

BALIKPAPAN  -  Long weekend pekan ini dimanfaatkan ACE Hardware dengan menggeber penjualan.…

Sabtu, 18 Agustus 2018 06:16

Tekan Impor Migas

JAKARTA  -  Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta PT Pertamina (Persero) untuk mengurangi…

Sabtu, 18 Agustus 2018 06:15

Enggan Bergantung Komoditas

SAMARINDA  -   Perekonomian Kaltim pada triwulan II 2018 mengalami pertumbuhan sebesar…

Sabtu, 18 Agustus 2018 06:15

Dua Kapal Tertunda, Logistik Masih Aman

BALIKPAPAN  -   Cuaca buruk dan gelombang tinggi yang terjadi dua pekan terakhir, membuat…

Sabtu, 18 Agustus 2018 06:13

Bulan Depan, Harga TBS Diprediksi Membaik

SAMARINDA  -  Tren penurunan harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di Kaltim kembali…

Sabtu, 18 Agustus 2018 06:11

Optimistis Rupiah Kukuh di Kisaran 14.000 Per USD

JAKARTA  –   Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2019 telah…

Sabtu, 18 Agustus 2018 06:08

Tahun Depan, Gaji ASN Naik 5 Persen

JAKARTA  –  Kabar baik menghampiri Aparatur Sipil Negara (ASN). Berdasar Rancangan Anggaran…

Sabtu, 18 Agustus 2018 06:06

Target Turunkan Angka Kemiskinan 8,5 Persen

JAKARTA  –   Pemerintah bertekad menurunkan angka kemiskinan di Tanah Air mencapai 8,5…

Sabtu, 18 Agustus 2018 06:03

Belum Swasembada Kedelai

SURABAYA  –  Tingginya konsumsi kedelai di Tanah Air masih belum diimbangi dengan suplai…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .