MANAGED BY:
KAMIS
21 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Selasa, 13 Maret 2018 07:02
Tak Kalah Penting dari Pariwisata
- Mansyah Kelana

PROKAL.CO, JIKA ditanya soal potensi ekonomi unggulan Berau, tak sedikit yang menyebut sektor pariwisata sebagai jawabannya. Tanpa mengesampingkan nilai jual dari keindahan dan panorama di Bumi Batiwakkal, menjaga ketahanan pangan tentu juga tak kalah penting.

Dari luas wilayah mencapai 34 ribu kilometer persegi, Pemkab Berau baru menyisihkan 500 hektare (ha) untuk produksi pertanian. Saat ini, sekitar 305 hektare sudah digarap.  

Asisten II Setkab Berau, Mansyah Kelana menjelaskan, pertanian merupakan fondasi pembangunan ekonomi di daerah tersebut. Karena itu, dia mengaku sangat mengapresiasi keputusan Bank Indonesia memilih Tanjung Redeb dan Teluk Bayur sebagai sentra produksi dan pembinaan petani.

“Untuk padi organik ataupun non-organik mungkin belum maksimal, karena ada lahan yang belum digarap. Tapi kami sudah punya produksi jagung. Di Kaltim, produksi kami masih yang tertinggi, mencapai 56.588 ton, atau berkontribusi 62,7 persen terhadap keseluruhan,” ungkapnya saat menghadiri panen perdana sentra padi organik di Kampung Labanan Jaya, Kecamatan Teluk Bayur, Kamis (8/3) pekan lalu.

Dia berharap, lebih banyak komoditas pangan dikembangkan di Berau. Khusus untuk padi, dengan tambahan jenis organik, Mansyah menargetkan produksi bisa naik hingga tiga kali lipat. Target itu tentu sesuai dengan prakiraan angka produktivitas maksimal, dari program yang kini tengah berjalan.

Terkait struktur perekonomian di Berau, Kepala KPw-BI Kaltim Muhamad Nur menyebut, pertanian salah satu aspek penting. Tak hanya sebagai pendorong laju pertumbuhan ekonomi, tapi juga menjadi garansi atas ketahanan pangan di daerah.

“Pariwisata juga potensi yang harus dikembangkan. Tapi jangan lupakan sektor pangan, karena dampaknya lebih masif, terutama untuk inflasi. Karena semua orang Indonesia masih makan nasi, suplai beras pun harus jelas. Kalau terganggu, kita akan terus menghadapi masalah,” tuturnya.

Nur menilai, Kaltim memang masih memiliki tantangan besar untuk mendongkrak sektor pertanian, yang porsinya terhadap struktur produk domestik regional bruto (PDRB) masih minim, di angka 8 persen. Jauh tertinggal dari sektor pertambangan yang berkontribusi 46 persen.

“Coba lihat daerah lain, ekonominya tumbuh dengan baik karena menjadi daerah penguasa pasar pangan. Terutama untuk beras,” ungkapnya.

Lewat perhitungan yang jeli dan upaya yang konsisten, Nur yakin, Kaltim bisa melakukan hal yang sama. Setidaknya, kata dia, saat ini masih banyak lahan belum digarap.

“Jika panen raya seperti pada klaster padi ini berlanjut, bukan tak mungkin kitabisa menjadi produsen pangan potensial. Minimal, untuk memenuhi kebutuhan di dalam daerah. Berau masih punya potensi besar untuk mengembangkan pertanian. Walaupun bukan lumbung padi utama, tapi setidaknya kita kembangkan lahan yang sudah disediakan untuk pertanian,” tutupnya. (*/ctr/man/k8)


BACA JUGA

Rabu, 20 Juni 2018 06:32

Tarif Rental Mobil Melambung

TEGAL – Meski Lebaran sudah lima hari berlalu, namun tarif rental mobil masih cukup tinggi. Kenaikan…

Rabu, 20 Juni 2018 06:32

Lima Bulan, 4.343 Izin Usaha Masuk

MANADO — Iklim investasi di Manado menjanjikan. Buktinya, periode Januari hingga Mei tahun ini,…

Rabu, 20 Juni 2018 06:31

Pacu Inflasi Tinggi

MANADO — Omzet sejumlah ritel meningkat saat momen Lebaran. Bahkan, sejak tiga hari sebelum perayaan…

Rabu, 20 Juni 2018 06:30

Minta Kelonggaran Aturan KPR

SURABAYA – Pengembang properti meminta kelonggaran regulasi kredit pemilikan rumah (KPR). Itu…

Selasa, 19 Juni 2018 06:18

Suku Bunga Acuan Naik, Deposito Dilirik

BALIKPAPAN – Banyaknya instrumen investasi membuat deposito sempat ditinggalkan. Terlebih, tahun…

Selasa, 19 Juni 2018 06:16

Diimbau Tidak Bawa Keluarga ke Kaltim

SAMARINDA - Pemerintah Daerah (Pemda) Kaltim mengimbau masyarakat yang mudik pada libur Lebaran tahun…

Selasa, 19 Juni 2018 06:12

Lewati Prediksi, Penumpang Mudik Tumbuh 25 Persen

BALIKPAPAN – PT Angkasa Pura I Balikpapan memprediksi puncak arus balik di Bandara Internasional…

Selasa, 19 Juni 2018 06:11

Kunjungan Wisata di Samarinda Meningkat

SAMARINDA - Jelang berakhirnya libur Idulfitri, kunjungan masyarakat ke beberapa objek wisata di Samarinda…

Selasa, 19 Juni 2018 06:10

RI Ambil Peluang dari Perang Dagang Tiongkok–AS

JAKARTA – Perang dagang antara Amerika Serikat dan Tiongkok bakal membuat perekonomian global…

Selasa, 19 Juni 2018 06:09

Pasokan BBM Aman

JAKARTA – Perayaan Idulfitri tahun ini ikut mendongkrak penyaluran BBM jenis gasoline sebesar…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .