MANAGED BY:
SABTU
22 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Selasa, 13 Maret 2018 07:00
Lebih Luas Berlakukan Wajib Daftar

Aturan Baru Fintech Segera Terbit

-Ilustrasi

PROKAL.CO, NUSA DUA – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) akan menerbitkan aturan main baru financial technology (fintech). Beleid dalam bentuk Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) itu paling lambat terbit semester pertama ini.

Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK Nurhaida mengatakan, otoritas memang telah memiliki aturan fintech berupa POJK Nomor 77/POJK.01/2016 tentang Layanan Pinjam Meminjam Uang Berbasis Teknologi Informasi (Peer to Peer/P2P Lending). Aturan baru tersebut nantinya bersifat lebih umum dan akan mencakup semua jenis usaha fintech.

“Kami optimistis, terbit kuartal I 2018. Tapi kalau kemudian ada masukan dari industri yang masih harus diakomodasi, maka butuh waktu. Semoga, paling lambat semester I 2018 selesai,” papar Nurhaida di Nusa Dua, Bali, Senin (12/3).

Sukarela Batunanggar, deputi Komisioner OJK Institute, menambahkan regulasi tersebut bakal mewajibkan seluruh fintech mendaftarkan identitasnya kepada OJK. Artinya, hal ini juga berlaku pada fintech di luar sektor pinjam meminjam uang berbasis teknologi informasi.

“Jadi, semua fintech, meskipun bukan fintech keuangan, tapi sepanjang memberikan atau menawarkan jasa berupa produk keuangan, ya harus mencatatkan diri ke OJK,” ungkap Sukarela.

Jika memang OJK menemukan fintech yang nekat tidak mendaftarkan identitasnya, operasionalnya akan dilarang. Dia menegaskan, POJK baru ini bukanlah revisi dari regulasi sebelumnya. Sukarela justru menyebut, ada kemungkinan untuk merevisi terhadap POJK Nomor 77/POJK.01/2016 guna mengikuti POJK yang baru.

Lebih lanjut, dia menyatakan, POJK baru akan mengatur mengenai tata kelola, manajemen risiko, dan transparansi dari setiap fintech. Setelah semua lembaga keuangan digital itu terdaftar, OJK bakal memasukkannya dalam pemetaan pengawasan.

Nurhaida menambahkan fintech juga diharapkan memberikan edukasi kepada nasabahnya untuk menciptakan pemahaman secara menyeluruh. Berdasarkan catatan OJK, jumlah fintech P2P yang terdaftar di OJK baru sebanyak 36 perusahaan, sedangkan 42 lainnya masih dalam proses.

“Total pinjamannya mencapai Rp 3 triliun atau meningkat 17,1 persen dibanding catatan tahun lalu (year to date/ytd),” kata Nurhaida.

Adapun, total penyedia dana juga naik 14,82 persen menjadi 115.897. Sementara jumlah peminjam sudah mencapai 330.154 atau naik 27,16 persen. (ant/man/k8)


BACA JUGA

Sabtu, 22 September 2018 00:08

AH MASAK SIH..?? Pelemahan Rupiah Untungkan Kaltim

SAMARINDA   -  Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) diklaim menguntungkan…

Jumat, 21 September 2018 07:15

Kredit Macet Kaltim Tertinggi di Kalimantan

SAMARINDA - Masyarakat Kaltim dituntut bijak dalam berutang. Saat ini, Bumi Etam menjadi daerah dengan…

Jumat, 21 September 2018 07:13

Pertamina Butuh Investasi USD 56 M

SAMARINDA – PT Pertamina tampaknya harus bekerja ekstra untuk meningkatkan produksi minyak dan…

Jumat, 21 September 2018 07:10

CGV Balikpapan Hadirkan Studio Velvet

BALIKPAPAN - CGV Cinemas Balikpapan terus berinovasi untuk memenangi persaingan bisnis layar lebar.…

Jumat, 21 September 2018 07:00

Suku Bunga Acuan Bisa Naik Lagi

JAKARTA – Bank Sentral AS (The Fed) bulan ini diyakini kembali menaikkan Fed Funds Rate (FFR).…

Jumat, 21 September 2018 06:53

Perluasan Area Pelabuhan Jalan di Tempat

BALIKPAPAN - Ketidakpastian pembangunan jembatan Penajam Paser Utara-Balikpapan membuat proyek pengembangan…

Jumat, 21 September 2018 06:50

BTN Bidik Pertumbuhan Bisnis 20 Persen

JAKARTA - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk mencatatkan penyaluran kredit komersial hingga Agustus…

Jumat, 21 September 2018 06:49

Pangsa Pasar Taiwan Kian Menggoda

JAKARTA - Kementerian Perdagangan menyatakan kinerja ekspor non-migas Indonesia ke Taiwan pada semester…

Jumat, 21 September 2018 06:48

Listrik Kejar Kenaikan Konsumsi

JAKARTA – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengejar kenaikan konsumsi listrik…

Jumat, 21 September 2018 06:47

Maksimalkan Pembangunan Infrastruktur

JAKARTA - Pemerintah Indonesia bersama Pemerintah Korea Selatan berkomitmen melanjutkan kerja sama di…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .