MANAGED BY:
SENIN
25 MARET
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

CELOTEH

Senin, 12 Maret 2018 11:15
Epifise Terbuka Masih Bisa Tinggi
AMAN: Obat peninggi badan boleh dikonsumsi. Obat tersebut sama halnya dengan susu tinggi kalsium. Namun, harus dikombinasi dengan olahraga.

PROKAL.CO, Ketika tampilan fisik selalu menjadi utama, beragam cara dilakukan untuk bisa mendapatkan tubuh ideal. Melalui proses panjang atau dengan cara instan, keduanya adalah pilihan tiap-tiap insan. Namun, tidak sedikit orang yang tergoda memilih cara instan untuk mendapatkan lekuk tubuh sempurna. Mengonsumsi obat peninggi badan, salah satunya.

“Sebenarnya obat peninggi badan jika mengandung kalsium dan vitamin D yang cukup tinggi, sama saja dengan mengonsumsi susu,” ujar dr Sonny Gosal AIFO. Praktis serta mudah dikonsumsi, obat peninggi badan tidak pernah sepi pembeli. Khasiatnya setara dengan meminum susu kaya kalsium yang baik untuk pertumbuhan tulang.

Kalsium harus dikombinasi dengan vitamin D untuk membantu metabolisme saat diserap tulang. Namun, mengonsumsi obat peninggi badan tanpa olah fisik akan membuat tinggi badan tidak tumbuh maksimal. “Harus disertai dengan olahraga yang gerakannya mampu memanjangkan tulang,” tutur pria yang membuka praktik di Rumah Terapi Cedera Olahraga itu.

Dengan berolahraga, kalsium dan vitamin D dapat diterima oleh tulang saat sedang aktif bergerak. Kala tubuh terlelap, pemanjangan tulang terjadi karena nutrisi telah bekerja saat berolahraga tadi. “Lalu usahakan istirahat yang cukup. Jangan suka begadang,” tegasnya.

Sebelum mengonsumsi obat peninggi badan atau susu kaya kalsium, Anda bisa melakukan pemeriksaan lempeng epifise dengan ahli medis. Pemeriksaan ini dilakukan untuk melihat apakah lempeng epifise masih terbuka atau tertutup. “Karena lempeng ini sangat dipengaruhi oleh faktor genetik dan usia,” ungkapnya.

Epifise berada di ruas ruang jari tangan serta tulang panjang tubuh. Lempeng ini akan menutup seiring menuanya seseorang. “Epifise perempuan tertutup saat berusia 19 tahun, sedangkan pria berusia 21 tahun,” sambungnya.

Saat melakukan rontgen, kondisi epifise akan tampak. “Jika masih terbuka lebar, maka kesempatan seseorang untuk terus tumbuh tinggi cukup besar. Demikian jika sebaliknya. Kalau tidak bisa tinggi lagi, tidak perlu mengonsumsi obat tersebut,” tutupnya. (*/day/*/yuv/k8)


BACA JUGA

Minggu, 24 Maret 2019 13:24

Lapar Palsu, Apa Itu?

Pernahkah Anda merasa lapar padahal baru saja melahap sepiring nasi…

Minggu, 24 Maret 2019 12:14

Nasi Bakar, Paduan Bumbu dan Lauk Eksotis

PADA umumnya nasi bakar adalah nasi berbumbu santan seperti nasi…

Minggu, 24 Maret 2019 12:13

Kuotie dan Swekiau, Garing dan Lembut

MERUPAKAN dua hidangan yang memiliki bahan sama namun proses masak…

Minggu, 24 Maret 2019 12:12

Sensasi Sambal Tempoyak Bikin Ketagihan

SEPERTI judulnya, bahan baku utama adalah sambal tempoyak. Olahan yang…

Minggu, 24 Maret 2019 12:08

Harus Tahu Watak Klien

MERINTIS usaha outbound training belasan tahun silam membuat Fitri Susilowati…

Minggu, 24 Maret 2019 12:06

Tak Sekadar Bisnis, Berikan Edukasi

Demi mencapai keberhasilan, pebisnis memiliki cara masing-masing. Paling penting, berani…

Minggu, 24 Maret 2019 12:04

Wajib Berikan Pengarahan pada Tim

SAAT masih awal merintis, Fitri Susilowati memiliki sepuluh orang yang…

Kamis, 21 Maret 2019 22:04

Ini Manfaat Air Rebusan Daun Serai

Serai atau lebih dikenal dengan sereh, sering digunakan sebagai bumbu…

Selasa, 19 Maret 2019 15:20

Ini Penyebab Mendadak Merinding, Jangan Khawatir....

Setiap orang memang memiliki reaksi fisik yang berbeda-beda ketika dihadapkan…

Minggu, 17 Maret 2019 10:51

Program Hamil Alami Melalui Senam Yoga

SESEGERA mungkin memiliki anak setelah menikah tentu menjadi dambaan semua…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*