MANAGED BY:
SABTU
15 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

CELOTEH

Senin, 12 Maret 2018 11:15
Epifise Terbuka Masih Bisa Tinggi
AMAN: Obat peninggi badan boleh dikonsumsi. Obat tersebut sama halnya dengan susu tinggi kalsium. Namun, harus dikombinasi dengan olahraga.

PROKAL.CO, Ketika tampilan fisik selalu menjadi utama, beragam cara dilakukan untuk bisa mendapatkan tubuh ideal. Melalui proses panjang atau dengan cara instan, keduanya adalah pilihan tiap-tiap insan. Namun, tidak sedikit orang yang tergoda memilih cara instan untuk mendapatkan lekuk tubuh sempurna. Mengonsumsi obat peninggi badan, salah satunya.

“Sebenarnya obat peninggi badan jika mengandung kalsium dan vitamin D yang cukup tinggi, sama saja dengan mengonsumsi susu,” ujar dr Sonny Gosal AIFO. Praktis serta mudah dikonsumsi, obat peninggi badan tidak pernah sepi pembeli. Khasiatnya setara dengan meminum susu kaya kalsium yang baik untuk pertumbuhan tulang.

Kalsium harus dikombinasi dengan vitamin D untuk membantu metabolisme saat diserap tulang. Namun, mengonsumsi obat peninggi badan tanpa olah fisik akan membuat tinggi badan tidak tumbuh maksimal. “Harus disertai dengan olahraga yang gerakannya mampu memanjangkan tulang,” tutur pria yang membuka praktik di Rumah Terapi Cedera Olahraga itu.

Dengan berolahraga, kalsium dan vitamin D dapat diterima oleh tulang saat sedang aktif bergerak. Kala tubuh terlelap, pemanjangan tulang terjadi karena nutrisi telah bekerja saat berolahraga tadi. “Lalu usahakan istirahat yang cukup. Jangan suka begadang,” tegasnya.

Sebelum mengonsumsi obat peninggi badan atau susu kaya kalsium, Anda bisa melakukan pemeriksaan lempeng epifise dengan ahli medis. Pemeriksaan ini dilakukan untuk melihat apakah lempeng epifise masih terbuka atau tertutup. “Karena lempeng ini sangat dipengaruhi oleh faktor genetik dan usia,” ungkapnya.

Epifise berada di ruas ruang jari tangan serta tulang panjang tubuh. Lempeng ini akan menutup seiring menuanya seseorang. “Epifise perempuan tertutup saat berusia 19 tahun, sedangkan pria berusia 21 tahun,” sambungnya.

Saat melakukan rontgen, kondisi epifise akan tampak. “Jika masih terbuka lebar, maka kesempatan seseorang untuk terus tumbuh tinggi cukup besar. Demikian jika sebaliknya. Kalau tidak bisa tinggi lagi, tidak perlu mengonsumsi obat tersebut,” tutupnya. (*/day/*/yuv/k8)


BACA JUGA

Minggu, 09 Desember 2018 06:20

Icip-Icip Olahan Sambal Gami

SIAPA tidak kenal sambal gami? Olahan khas Bontang itu kini…

Minggu, 09 Desember 2018 06:18

Tips Olah Ayam Bakar Nikmat

SAAT ini, banyak ditemukan tempat makan yang menjual ayam bakar.…

Senin, 03 Desember 2018 10:07

Anak Ngambek, Bunda Jangan Stress, Lakukan Ini

Ketika mengajak anak ke mal atau ketika mereka menginginkan sesuatu,…

Minggu, 02 Desember 2018 10:06

Percaya Diri dengan Tubuh Mini

TIDAK sedikit dari kaum hawa harus menghadapi berbagai tekanan yang…

Minggu, 02 Desember 2018 06:26

Terinspirasi Pernikahan Sendiri

Tangan kanan Widy berhati-hati tatkala melukis di punggung tangan kliennya.…

Minggu, 02 Desember 2018 06:22

17 Jam Melayani Satu Keluarga

PENGALAMAN adalah guru terbaik, hal itu diyakini Widyasari yang sudah…

Minggu, 02 Desember 2018 06:18

Belajar dari Pengalaman untuk Menjadi Orang Besar

NYARIS seluruh daerah terpencil di Kalimantan pernah disambangi Widyasari untuk…

Minggu, 02 Desember 2018 06:16

Inovasi Kue Tradisional

BANYAK orang berlomba-lomba mengembangkan kreativitas demi menciptakan menu terbaru. Salah…

Minggu, 02 Desember 2018 06:13

Terang Bulan Cake

HENNY Chandra tertarik membuat keik dengan konsep dari terang bulan…

Selasa, 27 November 2018 11:35

Cantik dengan Tomat, Begini Caranya...

Tomat kaya akan beta-karoten, vitamin C dan lycopene, ini yang membuat…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .