MANAGED BY:
RABU
17 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

UTAMA

Senin, 12 Maret 2018 09:23
Bawakan Tari Datun Julut, Berharap Katrol Pariwisata

Tim Kesenian Kaltim Wakili Indonesia ke Belanda

DUTA SENI: Para anggota tim kesenian Kaltim setelah tampil di Anjungan Kaltim di TMII, akhir pekan lalu. (NOVARITA FOR KP)

PROKAL.CO, Puluhan negara sudah menjadi arena promosi tari dan kerajinan Kaltim. Kali ini Negeri Kincir Angin, Belanda, yang akan menjadi panggung unjuk gigi para penari dari Anjungan Kaltim di Taman Mini Indonesia Indah (TMII).

PRESTASI demi prestasi ditorehkan sanggar tari dari Anjungan Kaltim di TMII. Mereka mentas dari negara ke negara. Amsterdam, Belanda, akan menjadi tuan rumah berikutnya yang dikunjungi tim ini. Mereka bakal kembali mempromosikan tarian Kaltim di ajang Internasional Folklore Festival, 17 Maret 2018. Tim bertolak dari Tanah Air tiga hari sebelum itu.  

Pemimpin sanggar tari dan Anjungan Kaltim di TMII, Novarita, menyebut mereka sudah berkeliling ke puluhan negara untuk mewakili Indonesia dalam acara internasional. Mulai Turki, Yunani, Afrika Selatan, Italia, dan banyak lagi. Itu dilakukan sejak 2013.

"Sudah 21 negara yang mengundang anjungan Kaltim untuk berpromosi di bidang tari daerah Kaltim, bidang pameran kerajinan khas Kaltim, atau produk unggulan Kaltim," beber Novarita kepada Kaltim Post.

Para penari yang bakal tampil di Amsterdam nanti adalah Nova, Vanda, Nina, Setiyo, Helni, Yani, Susana, Murni, Hartami, Fitty, Isnani, Rama, dan Jucki. Mereka berlatih di bawah koordinasi Tiyo Taufik.

Belasan penari ini rencananya membawakan tari datun julut di Amsterdam, Belanda. Tarian ini populer di kalangan masyarakat Kayan/Kenyah yang mendiami pedalaman Berau, Kutai, Paser, dan Bulungan. 

Nova menceritakan, tarian ini diciptakan Raja Suku Dayak Kenyah di Apo Kayan bernama Nyik Selong. Sang Raja menciptakan tarian ini sebagai rasa syukur dan ungkapan kegembiraan atas kelahiran cucunya.

Tarian ini pun terus diminati dan jadi tarian yang paling sering dilakukan dalam upacara adat atau kegiatan-kegiatan tertentu, termasuk ketika menyambut tamu. Ketika tampil, penari akan mengenakan pakaian adat, dan melengkapi diri dengan beragam aksesori. Dari tutup kepala hingga hiasan di jari-jari. Para penari pun akan makin cantik dan menarik, sembari menari dengan gemulai.

"Untuk kostum penari didesain oleh Ibu Susan Khairani. Agar tampilan busana lebih variatif dan dinamis dengan unsur kearifan lokal," jelasnya.

Bukan hal mudah mencapai prestasi ini. Namun, diakui Nova prestasi ini juga tidak lepas dari peran para penari senior yang berprestasi di bidang seni. Seperti Tami Zairin yang merupakan mantan penari Bagong Kusudiardjo.

Nova mengatakan sangat bersyukur timnya mendapat dukungan banyak pihak. Khususnya dari Kaltim. Tiap instansi memberikan dukungan sesuai bidangnya. Mulai Dinas Pariwisata, kebudayaan, dan dukungan Dewan Kesenian Kaltim.

Melalui Badan Penghubung Kaltim, penari juga terus mendapatkan dukungan dari masyarakat Kaltim. Baik yang di Kaltim maupun yang bergabung dengan Kerukunan Masyarakat Kalimantan Timur di Jabodetabek. Sebab, dukungan dari masyarakat Kaltim juga berperan besar untuk mendorong semangat para seniman.

Tidak hanya dari Pemprov Kaltim dan 10 pemkab/pemkot di Bumi Etam, sanggar tari ini mendapat dukungan dari lintas-kementerian. Selain itu, dukungan dari swasta juga mengalir.

"Biaya dari keberangkatan tim kesenian berasal dari para sponsor swasta yang peduli dengan pelestarian budaya Kalimantan Timur yang sangat unik dan eksotik," tutur Nova.

Diharapkan, selain membawa harum nama bangsa, terpilihnya tim kesenian Kaltim ini akan mengatrol pariwisata di Benua Etam. Saat ini, anjungan Kaltim di TMII sebagai pusat promosi dan informasi Kaltim di Jakarta. Nova mengatakan, biasanya wisatawan akan mengunjungi anjungan Kaltim dulu, baru mereka mengunjungi Kaltim langsung. "Jadi, anjungan Kaltim sebagai etalase budaya Kaltim di Jakarta," sebut Nova.

Di anjungan ini, tiap Jumat, Sabtu, dan Minggu diadakan pelatihan tari daerah Kaltim dan tari Nusantara. Di anjungan juga ada majalah dinding promosi tentang destinasi-destinasi yang ada di Kaltim. Jadi, wisatawan mancanegara dan wisatawan nusantara berminat datang ke Kaltim untuk melihat lebih dekat pesona pariwisata dan budaya Kaltim.

"Bapak Gubernur Kaltim juga sangat mendukung. Sehingga pengelola anjungan Kaltim TMII dari tahun ke tahun selalu meningkatkan prestasi dan kinerja yang baik," pungkas Nova. (nyc/dwi/k8)


BACA JUGA

Rabu, 17 Oktober 2018 10:46

Cerita Perjalanan Sunarman, Napi Palu yang Menyerahkan Diri ke Rutan Solo

Bencana gempa bumi dan tsunami yang terjadi di Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah (Sulteng) beberapa…

Rabu, 17 Oktober 2018 10:40

Waduh, Utang Luar Negeri Indonesia Naik, Tembus Rp 5.410 Triliun..!!

JAKARTA- Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia tumbuh sebesar USD 360,7 miliar atau Rp 5.410 triliun (kurs…

Selasa, 16 Oktober 2018 11:14

MAAF..!! Tol Balikpapan - Samarinda Molor, Ngga Jadi Diresmikan Jokowi

SAMARINDA- Tol Balikpapan-Samarinda batal diresmikan akhir tahun ini. Padahal mantan Gubernur Kaltim…

Senin, 15 Oktober 2018 11:42
Menelisik Prostitusi Online di Kota Semarang

Booking 1 Jam Rp 600 Ribu, Sehari Bisa Layani 4 Tamu

Lokalisasi Sunan Kuning (SK) bakal ditutup Pemkot Semarang pada 2019. Namun praktik prostitusi di Kota…

Senin, 15 Oktober 2018 11:36
Romo Leo Joosten Ginting Suka, Warga Belanda yang Lestarikan Budaya Batak Karo

Lestarikan Budaya Batak karena Cinta

Begitu menginjakkan kaki di Tapanuli Utara pada 1971, Leo Joosten langsung jatuh cinta dengan tanah…

Minggu, 14 Oktober 2018 14:11

INNALILLAHI..!! 12 Siswa Tewas Diterjang Banjir

JAKARTA – Kelas sore itu berubah jadi tragedi. Puluhan siswa yang tengah belajar diterjang air…

Minggu, 14 Oktober 2018 14:09

Premium Tak Naik, Tapi Pasokan Dikurangi?

Pengamat Ekonomi Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Bhima Yudistira menilai,…

Minggu, 14 Oktober 2018 08:06

Sikat Persebaya, Borneo FC Bidik Papan Atas

SURABAYA – Gairah Borneo FC kembali membuncah. Tekad bersaing di papan atas makin kuat. Suntikan…

Sabtu, 13 Oktober 2018 11:10

Rumah DP 0 Persen Diluncurkan Anies

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan berharap rumah DP 0 persen dapat meringankan warga…

Sabtu, 13 Oktober 2018 10:28

Dua Kali Dipanggil Mangkir, Ketua DPRD Itu Dibawa Polisi

JAKARTA – Isu bahwa Ketua DPRD Samarinda Alphad Syarif ditangkap polisi terjawab. Ya, Mabes Polri…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .