MANAGED BY:
SENIN
21 MEI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SELISIK/LAPSUS

Senin, 12 Maret 2018 09:06
Minimal Hadir di 75 Persen Kabupaten/Kota
SYARAT MUTLAK: Sekretariat tetap menjadi kewajiban bagi setiap partai di daerah. Setidaknya bertempat di bangunan yang sama selama tahapan pemilu berlangsung. (SAIPUL ANWAR/KP)

PROKAL.CO, KEBERHASILAN sebuah partai mendapat tiket sebagai peserta pemilu begitu ditentukan eksistensi di daerah. Cukup banyak persyaratan yang mesti dipenuhi agar partai-partai baru terverifikasi sejak di level daerah.

Sebagaimana tertuang dalam Undang-Undang 7/2017 tentang Pemilihan Umum, partai selain berbadan hukum sesuai Undang-Undang tentang Partai Politik, wajib memiliki kepengurusan di seluruh provinsi. Di level provinsi itu, keterpenuhan pengurus mesti meliputi 75 persen kabupaten/kota.

Sebagai contoh, Kaltim yang memiliki 10 kabupaten/kota mengharuskan parpol menempatkan kepengurusan di delapan daerah agar terverifikasi. Tak sampai di situ, kepengurusan di 50 persen kecamatan kabupaten/kota wajib dipenuhi pula.

Secara keseluruhan, cabang partai di daerah wajib memiliki anggota sekurang-kurangnya 1.000 atau 1/1.000 dari jumlah penduduk. Partai wajib membuktikan ketentuan tersebut dengan kepemilikan kartu tanda anggota.

Begitu persyaratan terlengkapi, partai mesti memiliki kantor tetap untuk kepengurusan selama tahapan pemilu berlangsung. “Yang berarti ketika September sudah mulai kampanye, sampai tahapan penetapan parpol pemenang, posisi sekretariat partai tetap di situ,” jelas Kepala Bidang Politik Dalam Negeri, Badan Kesbangpol Kaltim, Abdul Munif, Jumat (2/3). “Masalah ngontrak atau punya sendiri, yang penting selama pemilu berada di situ.”

Di daerah, perlakuan terhadap partai oleh pemerintah setempat sama seperti ormas. Ketika lembaga telah berbadan hukum, masalah administrasi seperti Surat Keterangan Terdaftar (SKT) menjadi kewenangan Kementerian Dalam Negeri. Mengantongi SKT, partai sekadar melapor kepada pemerintah setempat untuk bermarkas di daerah. “Sekadar melapor dengan surat keterangan bahwa mereka ada di sini. Melampirkan kepengurusan dan surat yang ditandatangani kepengurusan pusat, juga AD/ART secara lengkap,” urai Munif.

Meski demikian, keberadaan parpol di provinsi dan kabupaten/kota tak begitu saja mendapat bantuan keuangan dari pemerintah daerah. Negara mengatur partai-partai penerima bantuan keuangan adalah mereka yang memiliki wakil di legislatif. “Meski mereka ikut pemilu tapi tak dapat kursi, ya, tetap tidak dapat,” jelasnya.

Angka bantuan keuangan kepada partai bukan didapat dari hasil lobi-lobi atau kedekatan. Besaran yang diterima mutlak sesuai jumlah suara yang didapat ketika pemilu. Pada periode mendatang, satu suaranya bakal dihargai Rp 1.200, sesuai Peraturan Pemerintah (PP) 1/2018 tentang Bantuan Keuangan kepada Partai Politik, perubahan kedua atas PP 5/2009.

Dalam Pasal 5, disebutkan bahwa besaran bantuan keuangan parpol dari Rp 108 per suara dinaikkan menjadi Rp 1.000 di tingkat nasional. Sedangkan tingkat kabupaten/kota adalah Rp 1.500 per suara sah. (tim kp)


BACA JUGA

Jumat, 11 Mei 2018 09:41
Nasib Beruang Madu di Kaltim

Lirik Jerman, Siap Go International

SEJAK UU 23/2014 tentang Pemerintah Daerah berlaku, Dinas Kehutanan Kaltim memegang kendali atas Kesatuan…

Jumat, 11 Mei 2018 09:10

Eksklusif namun Dilupakan

DOSEN Kehutanan Universitas Mulawarman Samarinda Rustam menyebut, sejak awal pendiriannya pada 2005,…

Jumat, 11 Mei 2018 09:06

Tunggu Serah-Terima Aset

KONDISI Kawasan Wisata Pendidikan Lingkungan Hidup (KWPLH) Balikpapan terombang-ambing. Terutama pengelolaan…

Jumat, 11 Mei 2018 09:03

Perlu Kolaborasi Dinas Kehutanan dan Pro Natura

OLEH: AGUSDIN(Perintis dan Pemerhati KWPLH) SEBELUM merintis KWPLH, saya bergabung dalam penyelamatan…

Jumat, 27 April 2018 13:43

Belum Ada Pasien Kanker Akibat Kopi

KOPI jadi simalakama. Mulanya tanaman tersebut mengandung antioksidan, zat yang melindungi tubuh dari…

Jumat, 27 April 2018 13:40

Bisnis Kopi, Antara Rasa dan Citra

EMPAT bulan menjelang akhir 2015, Semenjana hadir memenuhi dahaga penikmat kopi. Adalah Rifki Ramadhan…

Jumat, 27 April 2018 13:30

Kopi Itu Seksi

TIDAK hanya sekolah barista atau pembuat kopi, tempat belajar bagi mereka yang menyukai proses sangrai…

Jumat, 27 April 2018 09:25

MENGGUGAT KENIKMATAN SECANGKIR KOPI

Secangkir kopi bukan sekadar bubuk hitam dan air gula. Ini soal sensasi kegembiraan, magnet penyatu,…

Jumat, 27 April 2018 09:21

Kopi Instan, Pilihan Aman?

SECANGKIR kopi tubruk, bagi sebagian orang satu hal wajib dan pantang untuk dilewatkan setiap hari.…

Jumat, 27 April 2018 08:58

Pro-Kontra Kopi, Sudah Biasa

Oleh: Kris Nugraha(Penikmat kopi dan pemilik kedai Republik Coffee) BILA bicara soal pro-kontra, kopi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .