MANAGED BY:
MINGGU
24 MARET
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

KALTIM

Senin, 12 Maret 2018 08:20
Sindikat Pil Koplo Diciduk
TERLARANG: Ratusan keping pil koplo diamankan di Mapolsek Tanah Grogot, Jumat (9/3) lalu. (POLRES PASER UNTUK KALTIM POST)

PROKAL.CO, TANA PASER - Peredaran obat terlarang di wilayah Paser kembali terungkap. Pekan lalu, sindikat pengedar pil koplo kembali diamankan. Dalam semalam, Polres Paser menangkap tiga pelaku sekaligus.

Kapolres Paser melalui Kapolsek Tanah Grogot AKP Nur Askin mengatakan, penangkapan sindikat obat keras itu dilakukan di dua lokasi berbeda, Jumat (9/3) lalu. Berawal dari penggerebekan sebuah salon di belakang Kandilo Plaza pukul 19.00 Wita, polisi berhasil mengamankan AF dengan barang bukti obat jenis holi hexyphienidyl sebanyak 186 butir.

AF mengaku, ratusan obat terlarang itu diperoleh dari seseorang berinisial MF, yang tinggal di Jalan Cipto Mangunkusumo, RT 003, RW 04, Kecamatan Tanah Grogot. Lantas, anggota Opsnal Resnarkoba Polres Paser bersama Polsek Tanah Grogot melakukan penggerebekan kembali di lokasi tersebut sekitar pukul 21.00 Wita.

“Dari tangan MF ditemukan 1.380 butir holi dan 129 butir pil yurindo yang disimpan di rumah. Mf mengaku memperoleh barang-barang terlarang itu dari seseorang berinisial Nr yang berada di Desa Sungai Tuak,” ucap Nur Askin, didampingi Kanit Reskrim Polsek Tanah Grogot Bripka Jahiruddin.

Setelah melakukan pengembangan, anggota opsnal kembali melakukan pengintaian di lokasi yang telah diinformasikan pelaku sebelumnya. Sekitar pukul 23.00 Wita, seseorang yang mengaku berinisial Nr diciduk di sebuah rumah di RT 004, Desa Sungai Tuak.

Dari tangannya, polisi tidak menemukan obat keras, tapi pelaku mengakui bahwa dia adalah pemasok ribuan butir pil terlarang untuk Mf.

Selain ribuan pil koplo, Polres Paser juga mengamankan satu ponsel hitam yang diduga digunakan sebagai alat transaksi. Ketiga pelaku pun digiring ke Mapolsek Tanah Grogot untuk menjalani pemeriksaan lanjutan.

“Berdasarkan perbuatannya, ketiga pelaku yakni Af, Mf, dan Nr dijerat Pasal 197 dan Pasal 196, Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009, tentang Kesehatan,” ungkapnya. (*/ns/man/k16)


BACA JUGA

Sabtu, 23 Maret 2019 09:53

Perusahaan Sawit PHK 390 Karyawan

SANGATTA – Perusahaan kelapa sawit PT Anugerah Energitama (AE) di…

Sabtu, 23 Maret 2019 09:52

Masa Kampanye Rawan, Aparat Kerja Keras

SANGATTA – Rawannya pesta demokrasi di Kutai Timur mulai terlihat.…

Sabtu, 23 Maret 2019 09:42

Bankaltimtara Paser Tes Urine Seluruh Pegawainya

TANA PASER–Sebanyak 153 pegawai tetap, kontrak, maupun outsourching Bankaltimtara Cabang…

Sabtu, 23 Maret 2019 09:41

Sembilan OPD Ditenggat Akhir Maret

PENAJAM–Jelang berakhirnya Maret, masih ada organisasi perangkat daerah (OPD) di…

Sabtu, 23 Maret 2019 09:40

Pencairan TPP Mengacu Perbup Lama

TANA PASER–Tunjangan tambahan penghasilan pegawai (TPP) PNS dua bulan terakhir…

Jumat, 22 Maret 2019 15:54

Buron 5 Tahun, Jaksa Tangkap Terpidana Korupsi Dana Perjalanan DPRD Kukar

Samarinda - Tim Intelijen Kejaksaan Negeri Kutai Kartanegara bersama tim…

Jumat, 22 Maret 2019 10:16

436.624 Rokok Ilegal Dimusnahkan

SANGATTA–Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai tipe madya Pabean…

Jumat, 22 Maret 2019 10:05

Masyarakat Diminta Ekstra-Waspada

TANJUNG REDEB–Wakil Bupati Berau Agus Tantomo mengaku terkejut membaca berita…

Jumat, 22 Maret 2019 10:00

Atasi Ancaman Stunting

SAMARINDA - Kasus stunting terus menjadi sorotan di Tanah Air,…

Jumat, 22 Maret 2019 09:58

“Jangan Sampai Warga Tidak Diperhatikan"

TANA PASER — Setelah musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*