MANAGED BY:
MINGGU
16 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

KALTIM

Senin, 12 Maret 2018 08:20
Sindikat Pil Koplo Diciduk
TERLARANG: Ratusan keping pil koplo diamankan di Mapolsek Tanah Grogot, Jumat (9/3) lalu. (POLRES PASER UNTUK KALTIM POST)

PROKAL.CO, TANA PASER - Peredaran obat terlarang di wilayah Paser kembali terungkap. Pekan lalu, sindikat pengedar pil koplo kembali diamankan. Dalam semalam, Polres Paser menangkap tiga pelaku sekaligus.

Kapolres Paser melalui Kapolsek Tanah Grogot AKP Nur Askin mengatakan, penangkapan sindikat obat keras itu dilakukan di dua lokasi berbeda, Jumat (9/3) lalu. Berawal dari penggerebekan sebuah salon di belakang Kandilo Plaza pukul 19.00 Wita, polisi berhasil mengamankan AF dengan barang bukti obat jenis holi hexyphienidyl sebanyak 186 butir.

AF mengaku, ratusan obat terlarang itu diperoleh dari seseorang berinisial MF, yang tinggal di Jalan Cipto Mangunkusumo, RT 003, RW 04, Kecamatan Tanah Grogot. Lantas, anggota Opsnal Resnarkoba Polres Paser bersama Polsek Tanah Grogot melakukan penggerebekan kembali di lokasi tersebut sekitar pukul 21.00 Wita.

“Dari tangan MF ditemukan 1.380 butir holi dan 129 butir pil yurindo yang disimpan di rumah. Mf mengaku memperoleh barang-barang terlarang itu dari seseorang berinisial Nr yang berada di Desa Sungai Tuak,” ucap Nur Askin, didampingi Kanit Reskrim Polsek Tanah Grogot Bripka Jahiruddin.

Setelah melakukan pengembangan, anggota opsnal kembali melakukan pengintaian di lokasi yang telah diinformasikan pelaku sebelumnya. Sekitar pukul 23.00 Wita, seseorang yang mengaku berinisial Nr diciduk di sebuah rumah di RT 004, Desa Sungai Tuak.

Dari tangannya, polisi tidak menemukan obat keras, tapi pelaku mengakui bahwa dia adalah pemasok ribuan butir pil terlarang untuk Mf.

Selain ribuan pil koplo, Polres Paser juga mengamankan satu ponsel hitam yang diduga digunakan sebagai alat transaksi. Ketiga pelaku pun digiring ke Mapolsek Tanah Grogot untuk menjalani pemeriksaan lanjutan.

“Berdasarkan perbuatannya, ketiga pelaku yakni Af, Mf, dan Nr dijerat Pasal 197 dan Pasal 196, Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009, tentang Kesehatan,” ungkapnya. (*/ns/man/k16)


BACA JUGA

Sabtu, 15 Desember 2018 10:42

Musyawarah, Loh Kok Kepala BPN Tak Ada...??

PENAJAM–Pembayaran atas lahan warga Kelurahan Pantai Lango, Kecamatan Penajam, Kabupaten…

Sabtu, 15 Desember 2018 10:39

LUMAYANLAH..!! UMK Paser 2019 Sebesar Ini...

TANA PASER–Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Paser (Disnakertrans) Sancoyo…

Sabtu, 15 Desember 2018 10:36

144 Personel Satpol PP Jalani Tes Urine

PENAJAM–Ratusan personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Penajam…

Sabtu, 15 Desember 2018 10:26

16 Ribu KTP Elektronik Dimusnahkan

SANGATTA–Beberapa petugas terlihat asyik menyusun ribuan potongan kartu tanda penduduk…

Sabtu, 15 Desember 2018 10:25

Bonus Porprov Diusulkan Rp 8 Miliar

BONTANG–KONI Kota Bontang meminta anggaran untuk bonus atlet peraih medali…

Sabtu, 15 Desember 2018 10:24

Penumpang Pesawat Perintis Kini Melonjak

SANGATTA–Menjelang hari raya Natal dan tahun baru, penumpang pesawat perintis…

Sabtu, 15 Desember 2018 10:23

Impikan Beras Basah Serupa Maladewa

BONTANG–Pembenahan Pulau Beras Basah hampir rampung. Destinasi wisata yang menjadi…

Sabtu, 15 Desember 2018 10:22

Bawaslu Minta Peran Aktif Masyarakat

TANJUNG REDEB–Dalam tiga bulan terakhir sejak masa kampanye pemilihan umum…

Sabtu, 15 Desember 2018 07:10

16 Ribu KTP Elektronik Dimusnahkan

SANGATTA  –  Beberapa petugas terlihat asyik menyusun ribuan potongan kartu…

Sabtu, 15 Desember 2018 07:09

Bonus Porprov Diusulkan Rp 8 Miliar

BONTANG  –  KONI Kota Bontang meminta anggaran untuk bonus atlet…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .