MANAGED BY:
KAMIS
20 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Senin, 12 Maret 2018 07:01
Usung Kamera Canggih dan Fitur MyEmoji

Samsung Galaxy S9 dan S9+

MANJAKAN PENGGIAT MEDSOS: Jo Semidang, IT & Mobile Marketing Director Samsung Electronics Indonesia, saat peluncuran Galaxy S9 dan S9+ di Jakarta, Jumat (9/3) lalu. (SAMSUNG ELECTRONICS INDONESIA UNTUK KALTIM POST)

PROKAL.CO, SAMSUNG Galaxy S9 dan S9+ resmi hadir di Indonesia, Jumat (9/3) pekan lalu. Dengan menawarkan konsep kamera baru sebagai fitur unggulan, duo smartphone besutan pabrikan Korea itu diyakini bakal mendapat sambutan antusias oleh pasar di Tanah Air.

Galaxy S9 dan S9+ kembali mengusung dengan lensa dual aperture, untuk memperbarui kemampuan kamera low light, dengan menyediakan bukaan rana f/2.4 dan f/1.5. Teknologi tersebut juga mampu menangkap video super slow motion, hingga 960 fps. Ditambah fitur MyEmoji yang bisa dipersonalisasi, ponsel tersebut memastikan konsumen dapat menghasilkan konten visual yang lebih atraktif dan menyenangkan. 

Pengembangan fitur tersebut bukan tanpa alasan. Berdasarkan data dari Facebook, sekitar 130 juta penduduk Indonesia aktif di media sosial. Produk media visual seperti foto dan video merupakan konten dengan engagement rate terbaik dibanding konten lainnya.

Sementara data dari Locowise awal tahun ini menyebutkan, konten video mendapat engagement rate hingga 9,7 persen, sementara foto 8,55 persen. Lalu, sekitar 44 persen menggunakan smartphone memanfaatkan perangkat mereka untuk mengambil foto dan merekam video.

Ketertarikan masyarakat Indonesia pada konten visual juga dapat dilihat dari tingginya preferensi sosial media yang sering diakses. Seperti YouTube, Facebook, WhatsApp, Instagram dan Line. “Samsung memahami lahirnya kebutuhan baru dari generasi sosial. Generasi yang memanfaatkan teknologi untuk selalu terhubung. Konten visual menjadi bahasa universal mereka, dan dianggap sebagai cara baru untuk berkomunikasi dan aktualisasi diri. Sebagai konsekuensi, mereka membutuhkan perangkat yang dapat mendukung era baru dalam berkomunikasi. Kamera menjadi jantung dari hadirnya konten visual,” ungkap Jo Semidang, IT & Mobile Marketing Director Samsung Electronics Indonesia, saat peluncuran di Jakarta, pekan lalu.

Teknologi dual aperture pada Samsung Galaxy S9 dan S9+, bekerja dengan konsep menyerupai iris mata manusia yang mengembang dan mengerut. Yakni dengan otomatis menangkap cahaya lebih, saat lokasi pengambilan dan perekaman minim cahaya, ataupun terlalu terang. Keunggulan tersebut memungkinkan penggunanya mengabadikan momen di berbagai tempat dan situasi.

“Lewat fitur ini, pengguna tidak perlu khawatir saat mengambil gambar di tempat terang, karena lensa akan langsung menyesuaikan ke f/2.4, sehingga hasil foto tetap tajam dan detail. Sebaliknya, lensa akan langsung menyesuaikan ke f/1.5 saat harus menangkap objek di tempat yang minim pencahayaan, dan hasil foto tetap jernih,” tambah Tito Rikardo, fotografer profesional, sekaligus co-founder Theuppermost.

Masih soal fitur pengambilan gambar. Samsung Galaxy S9 dan S9 juga dilengkapi Motion Detection otomatis. Yakni fitur cerdas yang mampu mendeteksi gerakan objek dalam tiap tangkapannya, dan secara otomatis melakukan perekaman yang pengguna perlu lakukan hanya mempersiapkan pengambilan gambar.

Untuk menambahkan sentuhan personal pada video super slow motion, pengguna dapat memilih musik dari playlist favorit mereka. Lewat satu sentuhan, pengguna dapat mengedit dan berbagi video super slow motion karya mereka.

Samsung Galaxy S9 dan S9+ juga menggunakan teknologi AR pada kemampuan kameranya, untuk membuat emoji yang lebih personal. Saat menangkap wajah pengguna, dua varian ponsel ini akan memetakan lebih dari 100 jenis ekspresi dengan model 3D, yang mencerminkan dan meniru ekspresi pengguna. Dari situ, dihasilkan 18 emoji diri dalam format GIF. Jika mungkin bosan dengan tren emoji sebelumnya, Samsung juga telah bekerja sama dengan Disney, agar pengguna dapat menggunakan karakter kartun.

“Dengan My Emoji, mengekspresikan suasana hati sekarang bisa lebih unik dan menyenangkan. Sebuah cara baru yang membuat komunikasi saya melalui chat dan media sosial semakin seru dan personal,” ujar Kelly Tandiono, aktris sekaligus Triathlete.

Galaxy S9 dan S9+ membawa inovasi desain layar Infinity Display yang disukai pengguna setianya. Dengan kontras adaptif, pengguna bisa mengoperasikan smartphone, bahkan di bawah sinar matahari langsung.

Menawarkan pengalaman suara premium, Galaxy S9 dan S9+ menanamkan pengeras suara stereo dari AKG di kedua sisi. Pengguna dapat menonton film favorit mereka atau mendengarkan album terbaru dari artis favorit mereka dengan kualitas suara jelas, tajam dan kaya. Ditambah lagi, teknologi Dolby Atmos juga tersaji untuk menciptakan efek suara 360 derajat. Melalui gabungan kedua fitur tersebut, pengguna dapat merasakan pengalaman lebih seru dan impresif saat menikmati hiburan mulai dari menyaksikan film, bermain game atau menonton video konser favorit dalam genggaman.

Lebih dari itu, dari sisi keamanan, Galaxy S9 dan S9+ memperkenalkan cara baru yang cepat dan mudah untuk mengunci dan membuka perangkat melalui teknologi intelligent scan –kemampuan pemindaian iris dan pengenalan wajah–. Untuk pengamanan data pribadi yang lebih komprehensif, juga ada fitur dedicated fingerprint, yang memberikan pilihan bagi penggunanya untuk penggunaan sidik jari berbeda, dalam mengakses secure folder.

Galaxy S9 berlayar 5.8 inch dengan kapasitas RAM 4GB dan memori 64 GB dibanderol Rp 11,5 juta. Sedangkan Galaxy S9+ yang berlayar 6.2 inch dengan kapasitas RAM 6GB dan memori 64 GB, harganya Rp 12,99 juta. Lalu Galaxy S9+ dengan kapasitas 256 GB, dibanderol harga Rp 14,49 juta.

Galaxy S9 dan S9+ tersedia di Indonesia dalam tiga pilihan warna. Yakni midnight black, coral blue, dan lilac purple. Menandai peluncuran Galaxy S9 dan S9+ di Indonesia, Samsung menyelenggarakan penjualan Iangsung perdananya di Mal Kelapa Gading 3 Jakarta Timur, Central Park Jakarta Barat, Sun Plaza Medan, dan Pakuwon Mall Surabaya, secara serempak pada 16 hingga 18 Maret, pekan ini. (man2/k15)


BACA JUGA

Kamis, 20 September 2018 07:59

Obligasi Daerah Masih Wacana

BALIKPAPAN - Aturan terkait penerbitan obligasi daerah yang dinilai bertele-tele dan cukup lama membuat…

Rabu, 19 September 2018 07:03

Rupiah Kembali Bergolak

JAKARTA - Nilai tukar rupiah kembali tidak berdaya di hadapan dolar Amerika Serikat (USD). Berdasar…

Rabu, 19 September 2018 07:01

Transaksi Tunai Meningkat

SAMARINDA - Jumlah transaksi tunai di Kaltim pada triwulan II 2018 mengalami peningkatan jika dibandingkan…

Rabu, 19 September 2018 06:56

Siapkan 1,4 Juta Ton Pupuk

BONTANG – Kebutuhan pupuk dalam negeri dipastikan aman. Terutama saat musim tanam pada Oktober…

Rabu, 19 September 2018 06:54

Aduan Konsumen Kaltim Terbanyak di Kalimantan

SAMARINDA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kaltim tampaknya harus bekerja ekstra memperbaiki literasi…

Rabu, 19 September 2018 06:54

Subsidi Energi Membengkak

JAKARTA – Realisasi subsidi energi tahun ini diperkirakan meningkat menjadi Rp 149 triliun. Angka…

Rabu, 19 September 2018 06:52

Sukses Kembangkan Lapangan Lama

BALIKPAPAN - Pertamina EP Asset 5 berhasil mencapai target lifting minyak mentah 2018. Produksi minyak…

Rabu, 19 September 2018 06:50

Andalkan Event Internasional

JAKARTA - Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mencatat realisasi investasi penanaman modal dalam…

Rabu, 19 September 2018 06:48

Binaan Pupuk Kaltim Ekspor Lobster ke Hong Kong

BONTANG – Melalui program Creating Shared Value (CSV), PT Pupuk Kalimantan Timur (PKT) mengekspor…

Rabu, 19 September 2018 06:46

Neraca Perdagangan Defisit, Kadin: Itu Sudah Lebih Baik

JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat total defisit neraca perdagangan Indonesia pada Agustus…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .