MANAGED BY:
SABTU
22 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Senin, 12 Maret 2018 06:58
ALAMAK, Awal Tahun Sektor Ritel Lesu
Survei Bank Indonesia mengindikasikan adanya penurunan pertumbuhan penjualan eceran atau ritel pada Januari 2018. Melambatnya kinerja sektor tersebut, salah satunya dipicu penurunan penjualan untuk makanan, minuman, dan tembakau

PROKAL.CO, JAKARTA - Survei Bank Indonesia mengindikasikan adanya penurunan pertumbuhan penjualan eceran atau ritel pada Januari 2018. Melambatnya kinerja sektor tersebut, salah satunya dipicu penurunan penjualan untuk makanan, minuman, dan tembakau.

Berdasarkan survei tersebut, Indeks Penjualan Riil (IPR) pada Januari lalu terkontraksi alias tumbuh minus 1,8 persen dibanding bulan yang sama pada tahun lalu, atau secara year on year (yoy). Pada periode Desember 2017, pertumbuhannya masih positif 0,7 persen, juga secara year on year.

 Penurunan kinerja penjualan ritel tersebut seiring dengan berakhirnya faktor musiman perayaan Natal dan tahun baru.  Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Agusman menuturkan, berakhirnya faktor musiman berdampak pada kontraksi penjualan ritel pada sebagian besar kelompok makanan, minuman, dan tembakau yang pertumbuhannya terkontraksi 9,1 persen secara bulanan.

“Secara tahunan, penurunan penjualan terutama terjadi pada kelompok bahan tahan lama. Seperti peralatan informasi dan komunikasi, serta peralatan rumah tangga lainnya,” ujar Agusman dalam keterangan resmi, Jumat (9/3).

Sementara itu, penjualan kelompok barang lainnya masih menunjukkan peningkatan. Terutama sandang, barang budaya dan rekreasi, serta suku cadang dan aksesori.

Dia menyebut, penjualan eceran diperkirakan kembali meningkat pada Februari 2018 dengan pertumbuhan IPR sebesar 1 persen (yoy). Perbaikan tersebut diperkirakan didorong peningkatan penjualan kelompok makanan, minuman, dan tembakau, sandang, suku cadang, dan aksesori, serta barang lainnya. Adapun penjualan kelompok barang tahan lama masih relatif terbatas.

Prediksi itu juga berkaca pada hasil survei BI, yang mengindikasikan meredanya tekanan harga di tingkat pedagang eceran pada bulan depan, April 2018. Indikasi tersebut tecermin dari penurunan indeks ekspektasi harga umum (IEH) 3 bulan menjadi 155,1 dari 158,2 pada bulan sebelumnya. (man2/k15)


BACA JUGA

Sabtu, 22 September 2018 00:08

AH MASAK SIH..?? Pelemahan Rupiah Untungkan Kaltim

SAMARINDA   -  Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) diklaim menguntungkan…

Jumat, 21 September 2018 07:15

Kredit Macet Kaltim Tertinggi di Kalimantan

SAMARINDA - Masyarakat Kaltim dituntut bijak dalam berutang. Saat ini, Bumi Etam menjadi daerah dengan…

Jumat, 21 September 2018 07:13

Pertamina Butuh Investasi USD 56 M

SAMARINDA – PT Pertamina tampaknya harus bekerja ekstra untuk meningkatkan produksi minyak dan…

Jumat, 21 September 2018 07:10

CGV Balikpapan Hadirkan Studio Velvet

BALIKPAPAN - CGV Cinemas Balikpapan terus berinovasi untuk memenangi persaingan bisnis layar lebar.…

Jumat, 21 September 2018 07:00

Suku Bunga Acuan Bisa Naik Lagi

JAKARTA – Bank Sentral AS (The Fed) bulan ini diyakini kembali menaikkan Fed Funds Rate (FFR).…

Jumat, 21 September 2018 06:53

Perluasan Area Pelabuhan Jalan di Tempat

BALIKPAPAN - Ketidakpastian pembangunan jembatan Penajam Paser Utara-Balikpapan membuat proyek pengembangan…

Jumat, 21 September 2018 06:50

BTN Bidik Pertumbuhan Bisnis 20 Persen

JAKARTA - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk mencatatkan penyaluran kredit komersial hingga Agustus…

Jumat, 21 September 2018 06:49

Pangsa Pasar Taiwan Kian Menggoda

JAKARTA - Kementerian Perdagangan menyatakan kinerja ekspor non-migas Indonesia ke Taiwan pada semester…

Jumat, 21 September 2018 06:48

Listrik Kejar Kenaikan Konsumsi

JAKARTA – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengejar kenaikan konsumsi listrik…

Jumat, 21 September 2018 06:47

Maksimalkan Pembangunan Infrastruktur

JAKARTA - Pemerintah Indonesia bersama Pemerintah Korea Selatan berkomitmen melanjutkan kerja sama di…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .