MANAGED BY:
RABU
19 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

KALTARA

Minggu, 11 Maret 2018 18:50
Perusahaan Tambang Tak Peduli
Apa Harus Demo Dulu..?? Baru Peduli...
MINIM KONTRIBUSI: Kondisi jalan di Desa Apung menjadi salah satu keluhan masyarakat terhadap perusahaan.RUSDIYONO/BULUNGAN POST

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Pemerintah Desa Apung, Kecamatan Tanjung Selor, Bulungan, mengeluhkan keberadaan perusahaan pertambangan di wilayah tersebut yang kurang berkontribusi terhadap masyarakat desa.

Pasalnya, perusahaan dinilai kurang memberikan bantuan kepada masyarakat sejak beroperasi sekitar enam tahun lalu. Padahal, Desa Apung masuk ring satu daerah operasi perusahaan pertambangan.

Menurut Kepala Desa Apung Zainuddin, ada beberapa hal yang menjadi keluhan masyarakatnya. Di antaranya, kerusakan jalan, air bersih, kesehatan, dan pendidikan. Dia mengakui, selama ini, perusahaan sudah memberikan bantuan kesehatan dan pendidikan kepada masyarakat. Namun hanya seadanya, belum maksimal.

Kegiatan pertambangan perusahaan yang menghasilkan debu, juga dirasakan cukup mengganggu masyarakat. Pasalnya, sebagai desa terdekat dengan daerah tambang, debu yang dihasilkan ikut berdampak pada air bersih yang ditampung warga.

Desa yang dihuni sekitar 300 kepala keluarga (KK) di Satuan Permukiman (SP) VI dan 400 KK di SP V ini, kata Zainuddin, kebutuhan air bersihnya sebagian besar mengandalkan tadah hujan.

Itu karena belum beroperasinya instalasi pengolahan air (IPA) yang ada di daerah tersebut. Selain itu, tidak ada air bersih yang diberikan oleh pihak perusahaan. “Tidak ada niat baik dari perusahaan soal air bersih ini. Banyak masyarakat mengeluh soal debu, karena jarak dari tambang hanya sekitar 1 kilometer. Sebanyak 75 persen masyarakat kami memanfaatkan tadah hujan untuk kebutuhan air bersih,” ungkap Zainuddin yang dijumpai di kediamannya di SP VI, Sabtu (10/3).

Soal air bersih ini, dia mengungkapkan, masyarakat terus berteriak kepada perusahaan. Sebab, di awal perusahaan beroperasi, kata dia, ada penyampaian soal air bersih, namun hingga saat ini tidak ada realisasi.

Operasional perusahaan juga berdampak pada kerusakan jalan desa. Dia mengatakan, kendaraan perusahaan sudah biasa lalu lalang di jalan desa, bahkan hingga jalan tersebut rusak. Akan tetapi, tidak ada upaya dari perusahaan untuk memperbaiki atau membantu pemerintah desa dalam meningkatkan jalan.

“Jalanan diperbaiki oleh perusahaan kalau warga melakukan demo. Tapi, tidak ada niat dari perusahaan untuk membantu kalau tidak ada aksi dulu dari warga. Warga inginnya perusahaan membuat jalan sendiri karena ini kan jalannya masyarakat tapi digunakan oleh mereka. Harusnya mereka juga ikut memelihara dengan baik,” jelasnya.

Soal bantuan kesehatan kepada masyarakat, menurut dia, juga belum maksimal. Yang aneh, lanjut Zainuddin, adalah bahasa perusahaan terkait bantuan pendidikan untuk masyarakat. Dia menyebut, bantuan pendidikan yang diberikan lebih banyak untuk masyarakat yang bersedia melepaskan lahan ke perusahaan. Warga bersedia menjual lahannya untuk kegiatan penambangan perusahaan asalkan anaknya bisa dibantu biaya pendidikan.

“Ya, memang ada bantuan untuk anak-anak umumnya yang berprestasi, tapi ya apa adanya, belum maksimal,” bebernya.

Hal lain yang sempat menjadi keluhan masyarakat adalah penyerapan warga desa untuk bekerja di perusahaan. Dia mengatakan, warga desa sempat kesulitan jika ingin mendaftar pekerjaan di perusahaan tersebut. Namun, dalam setahun terakhir, warga lebih dipermudah jika mendaftar kerja di perusahaan. (rus/fen/jpg/iza/k8)


BACA JUGA

Selasa, 18 Desember 2018 10:26

Gubernur Mengaku Optimistis

TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara berusaha keras untuk…

Selasa, 18 Desember 2018 10:25

CTCE Beberkan Survei Jembatan Bulan

TANJUNG SELOR - Beberapa petinggi perusahaan dari Chinese Tiesiju Civil Engineering…

Selasa, 18 Desember 2018 10:25

Harus Ditindaklanjuti Sebelum 60 Hari

TARAKAN – Gubernur Kalimantan Utara Dr H Irianto Lambrie menginstruksikan…

Selasa, 18 Desember 2018 09:41

Pesawat Susi Air Tergelincir, Begini Kondisi Pilot dan Penumpang

NUNUKAN – Pesawat Susi Air dengan nomor penerbangan SI-8342 dari…

Selasa, 18 Desember 2018 08:56

Pastikan Perairan Indonesia saat Ini Aman

TANJUNG SELOR – Surat imbauan Konsulat Republik Indonesia di Tawau,…

Selasa, 18 Desember 2018 08:55

Embung Bengawan Sudah Difungsikan

TARAKAN - Masyarakat di Kecamatan Tarakan Utara segera menikmati distribusi…

Senin, 17 Desember 2018 07:22

Pertamina Survei Lokasi Rencana DPPU

TANJUNG SELOR – Peningkatan pelayanan dan ketahanan stok bahan bakar…

Minggu, 16 Desember 2018 08:02

Bulog Tambah Gudang

TANJUNG SELOR - Penduduk Bulungan terus bertambah. Hal ini tentu…

Jumat, 14 Desember 2018 07:36

Musnahkan Barang Ilegal

NUNUKAN – Pemusnahan barang milik negara hasil sitaan, dilakukan Kantor…

Jumat, 14 Desember 2018 07:34

Molor Lagi, Peresmian Paras Perbatasan

NUNUKAN – Semula pemerintah merencanakan akan meresmikan pusat jajanan serba…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .