MANAGED BY:
SELASA
18 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

KALTARA

Minggu, 11 Maret 2018 18:48
Rumah PNS Diperjualbelikan, Pemkab Tak Bisa Apa-Apa
RUMAH PNS: Perumahan Korpri di daerah Jelarai Tanjung Selor. Beberapa pemilik rumah menjual dan menyewakan.VICTOR/BP

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Menjual rumah di perumahan PNS tidak hanya dilakukan oleh oknum di Tarakan. Di Tanjung Selor, beberapa oknum menjual rumah di Perum Korpri. Selain dijual, ada oknum pegawai yang mendapat hunian di Perum Korpri menyewakan kepada masyarakat umum. Namun, jual-beli dan sewa hunian di Perum Korpri tidak diketahui Sekkab Bulungan Safril.

Pria yang juga ketua Korpri Bulungan itu mengaku belum ada aturan tegas soal kepemilikan hunian di Perum Korpri. “Sejak awal kami hanya memfasilitasi. Kami belum melakukan larangan terhadap pegawai yang ingin menjual rumahnya itu,” ujarnya, Sabtu (10/3). Dia menyebut, setiap PNS yang ingin membeli rumah tersebut hanya mendapat jatah 1 rumah tipe 36 yang dibangun di atas lahan seluas 10x15 meter.

“Semestinya rumah yang diperuntukkan PNS itu tidak diperjualbelikan. Untuk saat ini baru sebatas imbauan atau anjuran saja dan belum ada aturannya,” ujarnya. Hal senada juga diungkapkan Bupati Bulungan Sudjati. Meski dia mengaku telah mengetahui ada beberapa PNS yang menjual rumah di Perum Korpri, dia menyatakan belum ada aturan yang mengikat.

“Semestinya itu tidak boleh diperjualbelikan dengan pihak lain yang bukan berstatus PNS dan ini harus ditindak tegas. Namun, sampai saat ini tidak ada aturan yang mengikat kepada mereka. Padahal, seharusnya jika ada pegawai yang ingin menjual rumah tersebut, harus sepengetahuan pengurus Korpri jualnya. Juga, harus ke sesama pegawai, bukan dijual ke umum dan calon pembeli juga harus memang tidak memiliki rumah,” jelasnya.

Sudjati menegaskan, ke depan akan menerapkan aturan larangan untuk menjual rumah yang dibangun untuk PNS. Mengingat, perumahan Korpri memang diperuntukkan PNS yang tidak memiliki rumah. Tanahnya pun disubsidi oleh negara. “Ke depan kita akan pastikan penerima rumah tersebut benar-benar orang yang layak untuk mendapatkannya, termasuk membuat kesepakatan terlebih dahulu sehingga tidak asal menerima pendaftaran. Evaluasi penempatannya juga perlu dilakukan,” ujarnya. (*/isa/fen/iza/k8)

 


BACA JUGA

Selasa, 18 Desember 2018 10:25

CTCE Beberkan Survei Jembatan Bulan

TANJUNG SELOR - Beberapa petinggi perusahaan dari Chinese Tiesiju Civil Engineering…

Selasa, 18 Desember 2018 09:41

Pesawat Susi Air Tergelincir, Begini Kondisi Pilot dan Penumpang

NUNUKAN – Pesawat Susi Air dengan nomor penerbangan SI-8342 dari…

Senin, 17 Desember 2018 07:22

Pertamina Survei Lokasi Rencana DPPU

TANJUNG SELOR – Peningkatan pelayanan dan ketahanan stok bahan bakar…

Minggu, 16 Desember 2018 08:02

Bulog Tambah Gudang

TANJUNG SELOR - Penduduk Bulungan terus bertambah. Hal ini tentu…

Jumat, 14 Desember 2018 07:36

Musnahkan Barang Ilegal

NUNUKAN – Pemusnahan barang milik negara hasil sitaan, dilakukan Kantor…

Jumat, 14 Desember 2018 07:34

Molor Lagi, Peresmian Paras Perbatasan

NUNUKAN – Semula pemerintah merencanakan akan meresmikan pusat jajanan serba…

Kamis, 13 Desember 2018 07:14

Waspadai Ancaman Perbatasan

TARAKAN – Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu mengingatkan aparat keamanan…

Kamis, 13 Desember 2018 07:12

Kalangan Nelayan Curiga Ada Permainan

TARAKAN – Perhimpunan Nelayan Kecil (PNK) Kota Tarakan kembali mengeluhkan…

Kamis, 13 Desember 2018 07:10

Pemkab Mulai Buru Wajib Pajak Restoran

NUNUKAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan sekarang mulai getol memburu…

Kamis, 13 Desember 2018 07:10

Bocah 4 Tahun Tewas Terseret Arus

TANJUNG SELOR – Suasana di kamar jenazah RSD dr H…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .