MANAGED BY:
RABU
16 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SAMARINDA

Minggu, 11 Maret 2018 18:26
Sampaikan Solusi Penistaan Agama di Rapimnas Demokrat
Jaang Bicara Dihadapan 11.000 Kader
Syaharie Jaang berbicara di hadapan kader Demokrat se Indonesia.

PROKAL.CO,

BOGOR- Ketua DPD Partai Demokrat Kaltim Syaharie Jaang mendapat amanah dari partainya untuk memberikan sumbangsih pemikiran sebagai salah satu solusi penistaan agama di hadapan 11.000-an kader Demokrat se Indonesia. Calon Gubernur Kaltim ini berdiri di atas panggung Rapat pimpinan nasional (Rapimnas) Partai Demokrat pada sesi acara 'Rakyat Beraspirasi & Demokrat Beri Solusi', di SICC, Bogor, Minggu (11/3).

Dalam sesi ini, Demokrat menjaring aspirasi dari masyarakat dilanjutkan dengan pemberian solusi atas masalah yang dihadapi. Untuk sesi pertama, Demokrat mendengarkan aspirasi dari para tokoh dan pemuka agama. Para pemuka agama menyampaikan banyak keluhan. Maraknya penistaan dan kriminalisasi terhadap pemuka agama sampai isu toleransi antar umat agama.

Romo Andre sebagai perwakilan gereja Katolik Indonesia berharap Demokrat melakukan pendidikan politik untuk melawan radikalisme agama. Tujuannya demi persatuan bangsa. Setelah ketua Dewan Pembina Partai Demokrat EE Mangindaan merespon aspirasi pemuka agama, Jaang selaku kader terbaik Demokrat dengan banyak meraih berbagai penghargaan nasional sebagai Walikota Samarinda ini, lantas merespon aspirasi pemuka agama.

Dengan modal apa yang telah diterapkannya di Samarinda dalam memelihara kerukunan dan kondusifitas kota, Jaang dengan lugas menyampaikan pemikirannya dihadapan Presiden RI ke 6 yang juga ketua umum Partai Demokrat. Jaang mengajak semua pihak untuk menjaga Peraturan Bersama Dua Menteri yakni Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri Nomor 9 dan 8 tahun 2006 tentang Pedoman Pelaksanaan Tugas Kepala Daerah/Wakil Kepala Daerah dalam Pemeliharaan Kerukunan Umat Beragama, Pemberdayaan Forum Kerukunan Umat Beragama, dan Pendirian Rumah Ibadat yang dikeluarkan pada saat pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Aturan ini, sebut Jaang bisa menjadi sarana untuk merawat keberagaman dan toleransi umat beragama serta mencegah terjadinya penistaan agama. “Untuk menjaga bagaimana peraturan di era pak SBY ini kita jaga rawat dan tunjukkan kepada rakyat,” ucapnya.

Menurutnya penting untuk merawat peraturan yang telah dikeluarkan di era SBY, yang mana terus diterapkan di kota Samarinda.  Sebelumnya, Ee Mangindaan menegaskan para pemuka agama harus mencari kebenaran dari isu-isu penistaan agama yang berkembang. Jika terbukti benar, Demokrat mendukung kasus tersebut diusut sesuai aturan hukum yang berlaku. "Kalau ada penistaan kita saring dulu apa benar tidak. Mari kita selesaikan secara hukum yang berlaku," pungkasnya. (pro)

berita syaharie jaang Rapimnas Demokrat

Kotak Masuk
x

Doni Wardana <skdoni@yahoo.com>

Lampiran16.39 (1 jam yang lalu)
   
ke Denny, Denny, ardillah.achmad, Linda, Iklan, saya, Deborah, Deborah, deborahfransina, Desman, Desman
Jaang Bicara Dihadapan 11.000 Kader
**Sampaikan Solusi Penistaan Agama di Rapimnas Demokrat
BOGOR. Ketua DPD Partai Demokrat Kaltim Syaharie Jaang mendapat amanah dari partainya untuk memberikan sumbangsih pemikiran sebagai salah satu solusi penistaan agama di hadapan 11.000-an kader Demokrat se Indonesia.
Calon Gubernur Kaltim ini berdiri di atas panggung Rapat pimpinan nasional (Rapimnas) Partai Demokrat pada sesi acara 'Rakyat Beraspirasi & Demokrat Beri Solusi', di SICC, Bogor, Minggu (11/3).
Dalam sesi ini, Demokrat menjaring aspirasi dari masyarakat dilanjutkan dengan pemberian solusi atas masalah yang dihadapi.
Untuk sesi pertama, Demokrat mendengarkan aspirasi dari para tokoh dan pemuka agama. Para pemuka agama menyampaikan banyak keluhan. Maraknya penistaan dan kriminalisasi terhadap pemuka agama sampai isu toleransi antar umat agama.
Romo Andre sebagai perwakilan gereja Katolik Indonesia berharap Demokrat melakukan pendidikan politik untuk melawan radikalisme agama. Tujuannya demi persatuan bangsa.
Setelah ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Ee Mangindaan merespon aspirasi pemuka agama, Jaang selaku kader terbaik Demokrat dengan banyak meraih berbagai penghargaan nasional sebagai walikota Samarinda ini, lantas merespon aspirasi pemuka agama.
Dengan modal apa yang telah diterapkannya di Samarinda dalam memelihara kerukunan dan kondusifitas kota, Jaang dengan lugas menyampaikan pemikirannya dihadapan Presiden RI ke 6 yang juga ketua umum Partai Demokrat.
Jaang mengajak semua pihak untuk menjaga Peraturan Bersama Dua Menteri yakni Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri Nomor 9 dan 8 tahun 2006 tentang Pedoman Pelaksanaan Tugas Kepala Daerah/Wakil Kepala Daerah dalam Pemeliharaan Kerukunan Umat Beragama, Pemberdayaan Forum Kerukunan Umat Beragama, dan Pendirian Rumah Ibadat yang dikeluarkan pada saat pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono.
Aturan ini, sebut Jaang bisa menjadi sarana untuk merawat keberagaman dan toleransi umat beragama serta mencegah terjadinya penistaan agama.
"Untuk menjaga bagaimana peraturan di era pak SBY ini kita jaga rawat dan tunjukkan kepada rakyat," ucapnya.
Menurutnya penting untuk merawat peraturan yang telah dikeluarkan di era SBY, yang mana terus diterapkan di kota Samarinda. 
Sebelumnya, Ee Mangindaan menegaskan para pemuka agama harus mencari kebenaran dari isu-isu penistaan agama yang berkembang. Jika terbukti benar, Demokrat mendukung kasus tersebut diusut sesuai aturan hukum yang berlaku.
"Kalau ada penistaan kita saring dulu apa benar tidak. Mari kita selesaikan secara hukum yang berlaku," pungkasnya.
 
loading...

BACA JUGA

Rabu, 16 Januari 2019 13:00

Bayar Buat SIM di Polres Samarinda, Kini Bisa Pakai Go Pay

SAMARINDA - Gojek, penyedia layanan berbasis aplikasi menjalin koloborasi dengan…

Rabu, 16 Januari 2019 10:41

All Out Lindungi SK Gubernur

PARA pemohon intervensi itu menilai, posisi kelima dewan yang mencengkeram…

Rabu, 16 Januari 2019 09:06

Bankaltimtara Klaim Kuasai 19,27% DPK se Kaltim

SAMARINDA  - Bankaltimtara mengklaim telah menguasai 19,27% total Dana Pihak…

Selasa, 15 Januari 2019 10:38

Ramai-Ramai Ajukan Intervensi

SAMARINDA–Tensi tinggi masih menaungi kisruh pergantian antarwaktu (PAW) lima anggota…

Selasa, 15 Januari 2019 10:37

Jangan Hanya Jadi Pajangan

SAMARINDA–Peraturan Wali Kota (Perwali) Nomor 1 Tahun 2019 tentang Pengurangan…

Selasa, 15 Januari 2019 10:36

Antisipasi Jalur Air

SAMARINDA–Transportasimanusia dan barang melalui jalur air jadi salah satu titik…

Selasa, 15 Januari 2019 10:35

Menjarah Motor di Tempat Ibadah

SAMARINDA–Sebulan terakhir, tempat ibadah seolah jadi sasaran empuk pelaku kejahatan.…

Selasa, 15 Januari 2019 10:35

Telusuri hingga Identitas Pelanggan

SAMARINDA–Terselubung dan rapi. Itu jadi pola gerakan bisnis gelap prostitusi…

Selasa, 15 Januari 2019 08:01

Gubernur Hadir di Rakor OPD, Ini Pesannya

SAMARINDA - Gubernur Kaltim Isran Noor memberi sejumlah pesan kepada…

Selasa, 15 Januari 2019 08:00

Akhirnya Ngga Jadi Mangkrak..!! Museum Samarinda Dibuka 25 Februari

SAMARINDA  - Museum Samarinda di samping Taman Samarendah, akan diluncurkan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*