MANAGED BY:
KAMIS
19 JULI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SAMARINDA

Minggu, 11 Maret 2018 18:26
Sampaikan Solusi Penistaan Agama di Rapimnas Demokrat
Jaang Bicara Dihadapan 11.000 Kader
Syaharie Jaang berbicara di hadapan kader Demokrat se Indonesia.

PROKAL.CO,

BOGOR- Ketua DPD Partai Demokrat Kaltim Syaharie Jaang mendapat amanah dari partainya untuk memberikan sumbangsih pemikiran sebagai salah satu solusi penistaan agama di hadapan 11.000-an kader Demokrat se Indonesia. Calon Gubernur Kaltim ini berdiri di atas panggung Rapat pimpinan nasional (Rapimnas) Partai Demokrat pada sesi acara 'Rakyat Beraspirasi & Demokrat Beri Solusi', di SICC, Bogor, Minggu (11/3).

Dalam sesi ini, Demokrat menjaring aspirasi dari masyarakat dilanjutkan dengan pemberian solusi atas masalah yang dihadapi. Untuk sesi pertama, Demokrat mendengarkan aspirasi dari para tokoh dan pemuka agama. Para pemuka agama menyampaikan banyak keluhan. Maraknya penistaan dan kriminalisasi terhadap pemuka agama sampai isu toleransi antar umat agama.

Romo Andre sebagai perwakilan gereja Katolik Indonesia berharap Demokrat melakukan pendidikan politik untuk melawan radikalisme agama. Tujuannya demi persatuan bangsa. Setelah ketua Dewan Pembina Partai Demokrat EE Mangindaan merespon aspirasi pemuka agama, Jaang selaku kader terbaik Demokrat dengan banyak meraih berbagai penghargaan nasional sebagai Walikota Samarinda ini, lantas merespon aspirasi pemuka agama.

Dengan modal apa yang telah diterapkannya di Samarinda dalam memelihara kerukunan dan kondusifitas kota, Jaang dengan lugas menyampaikan pemikirannya dihadapan Presiden RI ke 6 yang juga ketua umum Partai Demokrat. Jaang mengajak semua pihak untuk menjaga Peraturan Bersama Dua Menteri yakni Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri Nomor 9 dan 8 tahun 2006 tentang Pedoman Pelaksanaan Tugas Kepala Daerah/Wakil Kepala Daerah dalam Pemeliharaan Kerukunan Umat Beragama, Pemberdayaan Forum Kerukunan Umat Beragama, dan Pendirian Rumah Ibadat yang dikeluarkan pada saat pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Aturan ini, sebut Jaang bisa menjadi sarana untuk merawat keberagaman dan toleransi umat beragama serta mencegah terjadinya penistaan agama. “Untuk menjaga bagaimana peraturan di era pak SBY ini kita jaga rawat dan tunjukkan kepada rakyat,” ucapnya.

Menurutnya penting untuk merawat peraturan yang telah dikeluarkan di era SBY, yang mana terus diterapkan di kota Samarinda.  Sebelumnya, Ee Mangindaan menegaskan para pemuka agama harus mencari kebenaran dari isu-isu penistaan agama yang berkembang. Jika terbukti benar, Demokrat mendukung kasus tersebut diusut sesuai aturan hukum yang berlaku. "Kalau ada penistaan kita saring dulu apa benar tidak. Mari kita selesaikan secara hukum yang berlaku," pungkasnya. (pro)

berita syaharie jaang Rapimnas Demokrat

Kotak Masuk
x

Doni Wardana <skdoni@yahoo.com>

Lampiran16.39 (1 jam yang lalu)
   
ke Denny, Denny, ardillah.achmad, Linda, Iklan, saya, Deborah, Deborah, deborahfransina, Desman, Desman
Jaang Bicara Dihadapan 11.000 Kader
**Sampaikan Solusi Penistaan Agama di Rapimnas Demokrat
BOGOR. Ketua DPD Partai Demokrat Kaltim Syaharie Jaang mendapat amanah dari partainya untuk memberikan sumbangsih pemikiran sebagai salah satu solusi penistaan agama di hadapan 11.000-an kader Demokrat se Indonesia.
Calon Gubernur Kaltim ini berdiri di atas panggung Rapat pimpinan nasional (Rapimnas) Partai Demokrat pada sesi acara 'Rakyat Beraspirasi & Demokrat Beri Solusi', di SICC, Bogor, Minggu (11/3).
Dalam sesi ini, Demokrat menjaring aspirasi dari masyarakat dilanjutkan dengan pemberian solusi atas masalah yang dihadapi.
Untuk sesi pertama, Demokrat mendengarkan aspirasi dari para tokoh dan pemuka agama. Para pemuka agama menyampaikan banyak keluhan. Maraknya penistaan dan kriminalisasi terhadap pemuka agama sampai isu toleransi antar umat agama.
Romo Andre sebagai perwakilan gereja Katolik Indonesia berharap Demokrat melakukan pendidikan politik untuk melawan radikalisme agama. Tujuannya demi persatuan bangsa.
Setelah ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Ee Mangindaan merespon aspirasi pemuka agama, Jaang selaku kader terbaik Demokrat dengan banyak meraih berbagai penghargaan nasional sebagai walikota Samarinda ini, lantas merespon aspirasi pemuka agama.
Dengan modal apa yang telah diterapkannya di Samarinda dalam memelihara kerukunan dan kondusifitas kota, Jaang dengan lugas menyampaikan pemikirannya dihadapan Presiden RI ke 6 yang juga ketua umum Partai Demokrat.
Jaang mengajak semua pihak untuk menjaga Peraturan Bersama Dua Menteri yakni Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri Nomor 9 dan 8 tahun 2006 tentang Pedoman Pelaksanaan Tugas Kepala Daerah/Wakil Kepala Daerah dalam Pemeliharaan Kerukunan Umat Beragama, Pemberdayaan Forum Kerukunan Umat Beragama, dan Pendirian Rumah Ibadat yang dikeluarkan pada saat pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono.
Aturan ini, sebut Jaang bisa menjadi sarana untuk merawat keberagaman dan toleransi umat beragama serta mencegah terjadinya penistaan agama.
"Untuk menjaga bagaimana peraturan di era pak SBY ini kita jaga rawat dan tunjukkan kepada rakyat," ucapnya.
Menurutnya penting untuk merawat peraturan yang telah dikeluarkan di era SBY, yang mana terus diterapkan di kota Samarinda. 
Sebelumnya, Ee Mangindaan menegaskan para pemuka agama harus mencari kebenaran dari isu-isu penistaan agama yang berkembang. Jika terbukti benar, Demokrat mendukung kasus tersebut diusut sesuai aturan hukum yang berlaku.
"Kalau ada penistaan kita saring dulu apa benar tidak. Mari kita selesaikan secara hukum yang berlaku," pungkasnya.
 

BACA JUGA

Rabu, 18 Juli 2018 10:32

Pimpinan Termuda Partai Se-Indonesia

TANA PASER – Meski terlahir bukan dari keluarga politikus, Priyan Dita Arie Sandy sejak duduk…

Rabu, 18 Juli 2018 10:11

Psikolog Rekomendasikan Observasi

SAMPAI kemarin (17/7), kepolisian masih menelusuri penyebab timbulnya aksi brutal Sarifuddin, dua hari…

Rabu, 18 Juli 2018 10:11

Belum Bisa Disebut Gangguan Jiwa

Kejadian yang menimpa Muhammad Riharja (38), membuat masyarakat Benua Etam terenyuh dan geram. Entah…

Selasa, 17 Juli 2018 23:22

Kini, Daftar Perkara Cukup Lewat Online

SAMARINDA – Transparansi harus terus digaungkan, lembaga peradilan pun harus terus mengedepankan…

Selasa, 17 Juli 2018 10:44

Gerindra Lagi Seksi, Target Menang di Kaltim

SAMARINDA - Ketua DPD Gerindra Kaltim Andi Harun memastikan semua daerah pemilihan (dapil) telah memiliki…

Selasa, 17 Juli 2018 08:42

KESETANAN..!! Pekerja Ruko Ngamuk, Kepala Orang Dicatuk Pakai Tukul, 1 Tewas

SAMARINDA–Banyak pengendara tiba-tiba menghentikan laju kendaraan saat melintas di persimpangan…

Selasa, 17 Juli 2018 08:39

Disperkim Ingin seperti Bandung

SAMARINDA–Tidak terawatnya Taman Cerdas adalah hal biasa bagi masyarakat Samarinda. Betapa tidak,…

Selasa, 17 Juli 2018 08:38

Lelek Pentol Manula Tewas Dihantam Motor

SAMARINDA–Kayuhan sepeda tua Tarso cukup pelan. Sesekali wajahnya berpaling ke belakang. Melihat…

Selasa, 17 Juli 2018 08:38

Kaltim yang Masih Jadi Favorit

Air, darat, dan udara. Semua moda transportasi itu ada di Kaltim. Sebuah provinsi yang bisa dibilang…

Senin, 16 Juli 2018 12:34
Pekerja BPU Cukup Bayar Rp 16.800 Per Bulan

Tingkatkan Peran PKH di Masyarakat

SAMARINDA–Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Samarinda, terus berupaya…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .