MANAGED BY:
SENIN
25 MARET
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

MASKULIN

Minggu, 11 Maret 2018 10:39
Bore Up Tidak Presisi Bikin Piston Baret
BARET: Jarang ganti oli, sering geber motor, dan ukuran bore up piston yang tidak presisi adalah penyebab dinding piston cepat baret bahkan pecah.

PROKAL.CO, ANDA suka berkelana dengan sang kuda besi kesayangan? Jika ya, wajib perhatikan dan periksa kondisi sepeda motor secara berkala. Sebab, sering membawa motor dengan putaran mesin terlampau tinggi, dapat membuat goresan di sisi piston.

Tidak hanya itu, hemat dalam pemakaian oli juga membuat baret piston semakin dalam dan banyak. Kalau piston sudah tergores, beberapa kerugian akan Anda alami.

Performa mesin berkurang, kompresi bocor, kapasitas oli mesin berkurang, asap putih mengepul dari knalpot, serta komponen mesin lain bisa rusak adalah akibat baret di sisi peranti tersebut. Piston menjadi inti dari mesin. Jika rusak, kinerja tidak maksimal. Bahkan, sepeda motor tidak dapat digunakan sama sekali.

“Silinder yang mengelilingi piston saat bekerja adalah komponen vital. Kalau rusak, ya, bakal berpengaruh sama semua komponen mesin,” terang Suradi dari Baru Motor Sport Samarinda. Dalam blok silinder terdapat liner piston yang biasanya terbuat dari baja khusus, diasil silinder, atau bahan lain yang digunakan pabrikan.

Liner piston ini selain harus kuat juga wajib tahan pemuaian karena gesekan piston. Nah, jika Anda suka geber motor dan jarang ganti oli, gesekan antara kopling dan piston cukup kasar dan cepat. Akibatnya muncul baret tadi.

Lantas, bagi pencinta modifikasi mesin motor seperti bore up juga patut waspada. Anda harus memastikan bahwa posisi pen piston berada di tengah dengan ukuran presisi. Anda perlu alat ukur sigmat untuk memastikan hal tersebut. Jika tidak, bisa jadi setelah bore up alias mengganti piston dengan diameter lebih besar, posisi antara pen dan dinding piston tidak tepat alias sedikit miring. “Jadi saat dia naik turun dengan cepat, piston akan terus-menerus menabrak dinding tersebut. Akibatnya bisa baret bahkan pecah,” ungkapnya.

Sebelum terjadi hal demikian, pastikan Anda memakai sepeda motor yang kondisinya baik untuk touring atau berkelana. Sehingga, tidak hanya aman dan nyaman saat berkendara, sepeda motor bisa tahan lama alias panjang umur. (*/day/bby/k8)


BACA JUGA

Minggu, 17 Maret 2019 11:02

Iseng Berbuah Hasil

Tantangan terbesar dalam memulai usaha adalah diri sendiri. Termasuk melawan…

Minggu, 17 Maret 2019 11:01

Dulu Diremehkan, Kini Dibanggakan

JUMIATI Marcarolina Suhaime belajar banyak hal. Tak hanya teknik make-up…

Minggu, 17 Maret 2019 10:49

Fokus dan Profesional

HARI semakin sore. Jumiati Marcarolina Suhaime masih setia membagi kisah…

Minggu, 17 Maret 2019 10:47

Pesona Jelita

PARAS cantik perempuan, menjadi alasan banyak fotografer menyukai genre foto…

Senin, 11 Maret 2019 10:11
Xbootcamp Outdoor Workout Samarinda

Olahraga Sehat dan Bahagia

MESKI sudah diawali niat yang begitu kuat, tetap saja ada…

Senin, 11 Maret 2019 10:10

Antisipasi DOMS setelah Freeletics

SETIAP olahraga memiliki manfaat yang baik jika dilakukan berkala. Terlebih…

Senin, 11 Maret 2019 09:47

Harmoni Hitam Putih

Oleh: Fuad Muhammad, Fotografer Kaltim Post (fuadmuhammadhr) KETIKA mendengar foto…

Minggu, 03 Maret 2019 11:33

Dijuluki Pemburu Dollar

Jika sebagian remaja bingung memilih jurusan dan universitas idaman. Sandhy…

Minggu, 03 Maret 2019 11:31

Belajar Ikhlas dari Rugi Ratusan Juta

JIKA ada yang bilang bisnis adalah hal menantang, bisa jadi…

Minggu, 03 Maret 2019 11:24

Jujur dan Mengedukasi Klien

MENJALANI bisnis jasa, mengharuskan Sandhy Syahputra intens berkomunikasi dengan para…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*