MANAGED BY:
KAMIS
24 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SAMARINDA

Minggu, 11 Maret 2018 10:16
Perwali Tidak Diterapkan

FPS: Banyak Pedagang Roti Mengeluh -

PROKAL.CO, SAMARINDA - Keberadaan minimarket modern kerap dianggap mematikan pedagang lokal. Kemudian muncul tudingan bahwa banyak waralaba nasional melanggar Peraturan Wali Kota (Perwali) Nomor 9/2015 tentang Penataan Pasar Modern. 

Sekretaris Forum Persatuan Saudagar (FPS) Kaltim Basnur mengatakan, perwali tersebut banyak menuangkan masalah teknis, namun hampir dilupakan. Misalnya, soal jarak maksimal berdiri waralaba nasional dengan pasar tradisional.

Perwali mengatur jarak tidak boleh di bawah 500 meter. Nyatanya bertolak belakang, banyak yang berdekatan dengan pasar tradisional. Padahal, pada Bab II Perwali, ada larangan membangun minimarket.

Pada Pasal 4 juga disebutkan, apabila sudah banyak pertokoan, tidak diperkenankan membangun (minimarket). “Kelayakan dan kepatutan di sekitar wilayahnya perlu diperhatikan,” ujarnya.

Meski begitu, banyak mini market baru berdiri  memakai kedok lokal. Hal itu bisa dideteksi dari ciri, tampilan, dan isi yang tidak jauh berbeda dengan minimarket nasional. “Waralaba nasional harus mengakomodasi semua produk lokal. Tapi, banyak UMKM (usaha mikro, kecil, dan menengah, Red) lokal yang tidak dapat berkembang. Mereka harus mengikuti merek waralaba nasional,” ungkapnya.

“Banyak pedagang roti mengeluh. Karena mereka mau masukin roti, tapi disuruh harus ubah merek, ikuti kemauan mereka (waralaba nasional) baru bisa masuk,” kata Bansur.

Hal itu tersebut membuatnya menganggap pemkot terkesan tidak adil dan membiarkan kejahatan terhadap pedagang kecil. “Satpol PP, BPPTSP (Badan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu, Red) maupun Dinas Perdagangan tidak melakukan fungsi pengawasan dan penindakan. Terkesan pembiaran,” sebutnya.

Apalagi persoalan tersebut sudah sangat lama dikeluhkan pedagang lokal, tapi tak kunjung direalisasikan pemkot. “Kami minta pemkot menghentikan izin minimarket baru walaupun mengaku lokal.  Perwali harus dijalankan,” tegasnya.

Bagi yang melanggar perwali, kata dia, sanksinya harus dicabut izinnya alias ditutup. “Kami juga meminta Pemkot Samarinda untuk mengevaluasi semua oknum organisasi perangkat daerah yang diduga bermain,” tutupnya. 

Pada Jumat, 9 Maret lalu, FPS mendatangi Sekkot Samarinda Sugeng Chairuddin dan Dinas Perdagangan untuk menyampaikan keluhan tersebut. “Pak Sugeng sudah janji sedang evaluasi kelurahan. Dua minggu lagi, kami akan diinfokan hasilnya,” tandasnya. (*/dq/kri/k16)

 

loading...

BACA JUGA

Kamis, 24 Januari 2019 10:13

Presiden Tunjuk Sani Jabat Sekda Kaltim

SAMARINDA - Kementerian Dalam Negeri menunjuk Abdullah Sani sebagai Sekretaris…

Selasa, 22 Januari 2019 09:13

MENGECEWAKAN..!! Pusat Hanya Menganggarkan Duit Segini untuk Normalisasi SKM

SAMARINDA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui…

Senin, 21 Januari 2019 11:06

Mulai Investigasi Pelaku Illegal Fishing

Memancing jadi perwujudan hobi banyak kalangan. Sebagian menjadikannya mata pencarian.…

Senin, 21 Januari 2019 11:04

Bahan Racun Terlalu Mudah Ditemukan

DAUD mengayun joran. Kail berumpan terayun menjauh dari tepian Sungai…

Senin, 21 Januari 2019 10:54

Masyarakat Ikut Mengawasi

PENGGUNAAN bahan kimia dan racun, atau setrum untuk menangkap ikan…

Senin, 21 Januari 2019 08:21

Gerindra Optimistis Menang di Mahulu

LONG BAGUN – Sorak serempak menghujani ruang rumah lamin Long…

Minggu, 20 Januari 2019 11:07

Oknum ASN Beli Sabu di "Kampung Bandar"

SAMARINDA - Teriakan polisi berpakaian sipil sembari mengacungkan tangan dan…

Minggu, 20 Januari 2019 11:06

"Saya Bukan Pembunuh"

WAJAH pucat, bibir sedikit mengelupas, dan matanya sayu. Langkahnya pelan,…

Minggu, 20 Januari 2019 11:06

Agendakan Konser Musik Jaz dan Klasik

Setelah mengadakan berbagai kegiatan di Jawa, Sumatra, dan Sulawesi, kini…

Minggu, 20 Januari 2019 11:05

Hanya Pemberhentian, Tanpa PAW

SAMARINDA–Pemprov Kaltim memberi penjelasan terkait polemik pemberhentian lima legislator di…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*