MANAGED BY:
MINGGU
24 MARET
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN
Minggu, 11 Maret 2018 08:21
Pasukan Pelestari Sapeq

PROKAL.CO, Perkembangan sapeq hingga kini enggak terlepas dari tangan-tangan anak muda yang peduli dengan alat musik kebanggaan Benua Etam dalam melestarikannya. Seperti dua komunitas sapeq berikut ini. Yuk, simak!

 

Sapeqq Player Samarinda

Ingin Kenalkan Musik Tradisi

Hadir sejak 2014, kini Samarinda Sapeqq Player makin dikenal masyarakat Samarinda. Memiliki 20 anggota aktif dari latar belakang yang berbeda, mereka semua bersatu untuk mengaku, mempertahankan, dan mengembangkan tradisi musik sapeq asli Kalimantan Timur. Serta, sejarahnya enggak luput sebagai bahan pembelajaran dan ditularkan kepada masyarakat luas. “Bukan cuma sapeq, ke depannya kami juga ingin memperkenalkan alat musik tradisional yang belum banyak orang mengetahuinya,” ungkap Asfian Nur Gusprada.

Beberapa anggota Sapeqq Player Samarinda rutin mengikuti Festival Mahakam tiap tahunnya, juga mengisi beberapa event yang ada di Kota Tepian. Mereka juga sangat terbuka bagi solois ataupun teman-teman yang pengin bergabung dan belajar alat musik sapeq. Bagi kalian yang kepo, bisa langsung kunjungi profil pada Instagram @sapeqqplayersmr. Di sana, kalian bisa lihat dokumentasi hingga jadwal tampil di event yang ada.

Dalam waktu dekat, mereka akan segera merilis project terbaru. Mengaransemen lagu-lagu nasional, plus video klip yang enggak kalah kece untuk dinikmati. Tentunya semua anggota berharap, kids zaman now lebih mengenal dan mendengarkan musik tradisional. Dan semua instrumental sapeq yang ada dapat tergali dan dipelajari banyak orang. (*/yun/*/ewy/k15)

 

Sapeq Ansamble of Balikpapan Society

Perjuangan Melestarikan Budaya Kaltim

Komunitas ini sudah ada sejak 2015. Namun, baru diresmikan tahun lalu. Orang-orang yang ada di sini, kebanyakan berasal dari sanggar seni dan sekolah yang berbeda. Kemudian, bersatu karena hobi yang sama, yaitu bermain sapeq. Enggak mudah untuk memainkannya, butuh waktu sekitar tiga bulan biar fasih. Eits, buat yang mahir main gitar biasanya lebih cepat belajarnya. “Tangan gitaris cenderung sudah ahli memetik senar dan hafal tangga nada. Jadi, lebih gampang mengajarkannya,” kata Arya Wardhana sebagai anggota.

Lagu yang sering dibawakan, di antaranya ada Dyot Tapung Kita, Leleng, Leto, dan Datun Julud. Bahkan lagu modern juga bisa lho dibawakan. But, diperlukan enam senar atau lebih untuk bisa dimainkan. Anyway, enggak cuma eksis sebagai pengisi acara lokal aja lho, tapi aktif juga ikut perlombaan. Buat yang pengin belajar sapeq, langsung aja hubungi Instagram @sabs_balikpapan.

Maraknya modernisasi di Balikpapan, enggak membuat semangat memperjuangkan budaya Kaltim luntur. “Main band itu sudah biasa. Jadi, pengin upgrade diri lebih dengan main sapeq. Lagi pula melestarikan budaya itu jangan cuma orangtua aja. Anak muda wajib ambil bagian. Biar tetap terjaga,” ungkap Adetama Kurnia selaku anggota. (*/ray/*/ewy/k15)

 

loading...

BACA JUGA

Rabu, 30 Januari 2019 07:18

Dogfight Kembali ke Pakem

Ace Combat 7 Genre: Flight 3D Shooting Mesin: PS4 dan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*