MANAGED BY:
SENIN
10 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

MASKULIN

Minggu, 11 Maret 2018 08:14
Pemuda Multitalenta

Prima Yudha Amrullah

TERAMPIL: Kegemaran Prima Yudha Amrullah di dunia seni membawanya berkarya ke berbagai bidang mulai fotografi hingga tata rias. Totalitas juga membawanya menjadi wedding organizer yang bisa diandalkan.

PROKAL.CO, All in one. Begitulah kesan ingin diberikan Prima Yudha Amrullah kepada pelanggan yang menggunakan jasanya untuk melangsungkan pernikahan. Lelaki yang akrab disapa Odi tersebut begitu multitasking. Mengerjakan dekorasi, make-up, gaun, hingga foto. Wedding organizer (WO) pun tak luput digeluti.

 

MIMPI memiliki wedding organizer telah diinginkan Prima Yudha Amrullah sejak di bangku kuliah. Saat itu, ia mengenyam pendidikan S-1 Pertanian di Universitas Mulawarman (Unmul) Samarinda. Sejak periode tersebut, laki-laki yang akrab disapa Odi itu telah aktif mengikuti Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Teater Yupa. Bukan sebagai pemain panggung, Odi lebih senang tugas di balik layar. Lebih tepatnya penata artistik. Kegemarannya itu mendapat apresiasi kala dinobatkan dalam penghargaan penata artistik terbaik se-Indonesia di Jogjakarta, 2005 silam.

“Saya suka hal-hal berbau seni. Walaupun sibuk, saya menikmati. Biasanya setelah selesai acara baru terasa capek,” tutur laki-laki kelahiran Samarinda, 14 Agustus 1986 tersebut, saat ditemui di Karang Asam, Samarinda, Rabu (7/3).

Kini, keinginan menjadi WO didapatkannya. Semua berawal pada 2011 ketika laki-laki berambut pirang tersebut mengenyam pendidikan S-2 di Manajemen Fakultas Ekonomi Unmul. Waktu itu, seorang teman berniat foto pre-wedding. Odi dipercaya menjadi fotografer pada sesi pemotretan tersebut.

“Padahal waktu itu saya belum punya kamera. Jadi, teman saya yang pre-wedding itu meminjamkan kameranya. Kalau hobi foto, sebenarnya sudah mulai sejak kuliah S-1, tapi hanya memakai kamera handphone,” ujar dia.

Hasil jepretan Odi menuai pujian dari teman sebaya. Tawaran memotret pun terus berlanjut dari teman ke teman. Hanya, karena belum memiliki kamera, saat ada job Odi selalu meminjam aset rekannya itu. Rasa tak nyaman karena selalu meminjam, berikut tingkat permintaan yang berkembang, pertengahan 2012, Odi membeli kamera sendiri dengan uang hasil beasiswa. Ia masih belum memasang tarif. Pertimbangannya, karena semua tawaran datang dari kalangan teman.

Hingga lulus S-2 pada akhir 2012, Odi yang sering berkumpul dengan senior kian paham dunia fotografi. Ajakan mengikuti workshop photography di Balikpapan diikuti. Sempat ragu, rasa penasaran meredakan keengganannya.

Di workshop itulah niatan kian mendalami fotografi  tebersit. Workshop yang mengikutsertakan model dengan konsep dan kostum bertema India dan Tiongkok memberi kesan mendalam untuknya. “Saya pikir, kayaknya saya juga bisa membuat konsep tersebut,” kenang dia.

Pulang dari workshop, Odi mulai beraksi. Dia mulai memotret perempuan dengan berbagai konsep. Kekasihnya pada saat itu yang menjadi kelinci percobaan. Semua serba mandiri. Sang kekasih sendiri yang merias wajahnya agar makin menarik dibidik lensa. Lama-lama, Odi mendapat inspirasi baru dan mencoba merias sang pacar lewat tutorial di YouTube. Tak sampai di situ, kostumnya pun dijahit sendiri.

“Karena mama bisa menjahit, jadi sejak kecil saya sudah sering memerhatikan dan akhirnya bisa juga menjahit,” ujar dia.

Akibat ide isengnya itu, jadilah sesi foto dengan berbagai kostum. Model mulai berganti-ganti. Keluarga dan teman sesekali menjadi objek foto. Odi pun tak lupa mengajak kawan-kawannya memotret bersama.

Hingga suatu ketika, seorang fotografer senior membuka workshop di Samarinda. Odi dipercaya menyiapkan kostum dan merias model. “Kalau sebelumnya saya ikut workshop bayar, saat itu justru saya yang dibayar. Dapat tambahan ilmu pula,” celetuk dia.

Sayap Odi kian melebar. Permintaan merambah ke luar Samarinda. Balikpapan dan Bontang, dua di antaranya.

Kemampuan memotret pun terus terasah. Perangkat fotografinya kian mutakhir. Lampu studio didatangkan untuk meningkatkan karya. Meski belum memiliki studio, ia tak kehabisan akal dengan menyulap ruang tamu menjadi tempat pemotretan. Merasa kurang puas, garasi mobil tak ketinggalan mendapat renovasi menjadi studio foto sederhana.

Studio ukuran 3x8 meter dibuat penuh berwarna putih. Satu per satu pelanggan mulai datang minta difoto. Jadwal memotret pun kian padat.

Demi meningkatkan kepuasan klien, Odi menambah pernak-pernik untuk studio. Mulai bunga, kursi, hingga boneka. Lama-lama, pernak-pernik makin banyak. “Kebetulan waktu itu ada teman mau ulang tahun. Saya menawarkan diri mendekor acaranya secara gratis. Tapi, sebatas dekorasi meja. Seiring berjalannya waktu, banyak yang minta dekor,” ujar dia.

Hingga pada akhir 2016, Odi dipercaya temannya yang akan melangsungkan pernikahan. Merasa tak sanggup sendiri, Odi lalu merekrut teman-temannya untuk bekerja tim, terdiri dari enam orang. Lalu, pada Januari 2017 saat pernikahan temannya tersebut, pertama kalinya Odi menjadi WO, mendekorasi, merias pengantin, dan memotret.

“Sejak saat itulah, akhirnya job mulai datang sampai sekarang. Namanya I’am karena saat berbicara dengan orang lain lebih senang dengan kata saya, bukan aku. Jadi kepikiran untuk membuat nama usaha I’am saja. Ada I’am Creative Design n Photography untuk desain undangan dan foto, I’am Brushed untuk make-up, dan I’am Official Team untuk dekorasi dan WO. Gaun pengantin akan mulai digarap tahun ini,” tutup dia. (*/yuv/bby/k15)

loading...

BACA JUGA

Minggu, 09 Desember 2018 10:38

Sukses Butuh Proses

TANGANNYA terampil menari dengan kuas. Peralatan rias wajah sudah dia…

Rabu, 05 Desember 2018 09:46

Ini 5 Kiat Jaga Ginjal Anda Tetap Sehat

 Saat memasuki usia lanjut, salah satu pengobatan yang paling menjadi…

Selasa, 04 Desember 2018 10:56

Asyiknya PDKT Sambil Jalan Kaki

Calon pasangan yang sedang dalam masa pendekatan atau penjajakan (PDKT)…

Minggu, 02 Desember 2018 10:01

Empat Menit Singkat dengan Tabata

OLAHRAGA berintensitas tinggi tak hanya pliometrik. Ada pula olahraga yang…

Minggu, 18 November 2018 08:42

Memori 90-an dalam Mainan

Masih ingatkah dengan permainan hits pada era 90-an? Kami ingin…

Selasa, 13 November 2018 10:51
Ini Penjelasan Tentang Stroke

Stroke Kini Menyerang Remaja

Stroke termasuk jenis penyakit paling mematikan, yang tidak hanya menyasar…

Minggu, 11 November 2018 09:50

Modal Nekat Merintis Bisnis

JASA penyedia jahit semakin banyak. Peminat untuk membuat pakaian ke…

Minggu, 11 November 2018 09:47

Totalitas Menangani Pelanggan

MASIH teringat jelas di benak Bella Gita Sari saat awal…

Rabu, 07 November 2018 13:57

2,8 Juta Orang Setiap Tahun Mati karena Alkohol

ALKOHOL telah membunuh 2,8 juta orang setiap tahun secara global berdasarkan catatan…

Minggu, 04 November 2018 11:50

Jadikan Haters sebagai Motivasi

KESUKSESAN yang datang di hidup Mohammad Boy Elditha saat ini…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .