MANAGED BY:
KAMIS
21 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

MASKULIN

Minggu, 11 Maret 2018 08:11
Dulu Tak Dibayar Kini Banjir Orderan
MATANGKAN KONSEP: Menghadapi banyak klien dengan isi kepala dan karakter berbeda, Prima Yudha Amrullah selalu terbuka menerima masukan pengguna jasanya.

PROKAL.CO, TAK perhitungan saat menjalankan bisnis, rupanya tidak mematikan usaha yang dijalani Prima Yudha Amrullah. Awal mula berbisnis, justru laki-laki yang akrab disapa Odi tersebut sering tak dibayar. Namun kini, usahanya kian berkembang.

“Untuk dekorasi pernikahan, karena saya bekerja dengan tim, paling tidak ada honor bisa diberikan untuk teman-teman,” kenangnya.

Sebab, awal mula membuka usaha, pelanggannya adalah kawan-kawan sendiri. Tanpa promo atau iklan, usaha yang mulai ditekuni sejak 2013 tersebut menyebar mulut ke mulut. Media sosial yang dimiliki sebatas tempat menyimpan dokumentasi acara. “Semua mengalir saja,” ujar laki-laki kelahiran Samarinda, 14 Agustus 1986 tersebut.

Jumlah pelanggan dahulu memang bisa dihitung jari. Dalam sebulan, job foto kadang hanya empat orderan. Job makeup malah kadang tidak ada sama sekali dalam sebulan. Apalagi job dekorasi pernikahan, beberapa bulan kadang baru ada lagi. Namun, kini hampir tiap minggu ada saja booking untuk sesi foto. Dalam sebulan ada saja ingin di-makeup. Dekorasi pernikahan juga tidak sampai lama sudah ada lagi. Bahkan, pernah ada dua pelanggan booking pada hari yang sama.

“Saya mengutamakan yang booking duluan. Walaupun nilainya lebih murah tetap harus menjaga kepercayaan pelanggan,” ujarnya.

Bagi pelanggan yang booking, Odi tidak mewajibkan untuk memberikan uang muka. Kadang ada yang bayar uang muka, kadang juga tidak. Intinya hanya kepercayaan. Beruntungnya, hingga kini belum ada pelanggan memberikan harapan palsu. Kalau seandainya ada, Odi tidak masalah. “Rezeki ada aja. Sudah ada yang mengatur,” tutur dia.

Empat tahun menjalankan usaha, bertemu pelanggan dengan bermacam-macam karakter sudah ditemui Odi. Mulai yang biasa-biasa saja hingga pelanggan cerewet. Namun, dia tidak mempermasalahkan selama keinginan pelanggan masuk akal.

“Intinya saling berkomunikasi saja. Sebelum bekerja, konsep pelanggan pasti didengarkan terlebih dahulu lalu didiskusikan. Setelah itu, barulah kami berusaha mewujudkan konsep yang diinginkan pelanggan. Kalau tim saya ada ide terbaik, kami tawarkan ke pelanggan. Bergantung pelanggan, setuju atau tidaknya,” terang dia.

Dia mengatakan, kalau ide dari timnya tidak disetujui, biasanya akan ditawarkan ke pelanggan lainnya. Dia bersyukur, sejauh ini belum ada yang komplain dengan kinerjanya. Kalaupun nantinya ada, tentunya akan diterima sebagai masukkan agar lebih baik ke depannya. (*/yuv/bby/k16)

 

loading...

BACA JUGA

Minggu, 17 Juni 2018 00:46

Waspada Kolesterol Pasca Lebaran

JAKARTA – Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FK UI) Ari Fahrial Syam mengimbau agar…

Sabtu, 16 Juni 2018 13:16

Gini Loh, Supaya Ngga Ngantuk Abis Begadang Nonton Piala Dunia

Pertandingan Piala Dunia 2018 malam ini tentu menjadi keseruan tersendiri bagi Anda yang gemar olahraga…

Minggu, 10 Juni 2018 12:22

Serunya Fotografi Jalanan

DUNIA fotografi sudah semakin berkembang pesat di zaman yang serbacanggih saat ini. Tidak hanya menggunakan…

Minggu, 10 Juni 2018 12:19
Kisah Kautsar si Pencinta Kura-Kura

Dari Hobi Jadi Bisnis

SEJAK 2012 Kautsar Eka Wardhana mulai mengoleksi kura-kura. Sebab, dia memang menyukai hewan bercangkang…

Minggu, 10 Juni 2018 12:18

Begini Cara Tepat Merawat Kura-Kura Air

MEMELIHARA sekaligus berternak kura-kura memerlukan perawatan yang tepat. Menurut Kautsar Eka Wardhana,…

Minggu, 10 Juni 2018 12:17

Pelihara Ratusan Kura-Kura, Digigit Sampai Berdarah

MEMELIHARA kura-kura merupakan hal yang menyenangkan bagi Kautsar Eka Wardhana. Sejak 2012, pria yang…

Minggu, 10 Juni 2018 05:29

Lapangan Pekerjaan untuk Masyarakat Bayur

SHEILA Achmad memilih bekerja di lapangan daripada memerhatikan usaha yang dikelolanya di balik meja.…

Minggu, 03 Juni 2018 10:40

Desain Pakaian, Dipesan Hingga Luar Daerah

DENGAN tatapan serius, tangan Muhammad Gusti Fahrizal mengayunkan pena. Garis demi garis tercoret pada…

Minggu, 03 Juni 2018 10:39

Desainer Serba Bisa

PENDIDIKAN tinggi tak membuat Muhammad Gusti Fahrizal tergiur untuk jadi pegawai. Padahal orangtua menginginkannya…

Minggu, 03 Juni 2018 10:33

Rumah Literasi Wadah Berbagi Informasi

SEJAK 2016 membangun komunitas Literasi Papadah, Mahmuddin Bashar dan kawan-kawannya mendapatkan beragam…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .