MANAGED BY:
JUMAT
22 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

KALTIM

Sabtu, 10 Maret 2018 11:49
BIKIN JENGKEL..!! Lagi-Lagi, Monyet Kembali Resahkan Petani

Mau Diburu, Khawatir Hukum

BELUM ADA SOLUSI: Tampak sejumlah monyet melintas di areal pertanian di Kilometer 25–28 Kampung Tembudan, Kecamatan Talisayan.

PROKAL.CO, BATU PUTIH – Menjelang masa panen, petani padi gunung Kampung Tembudan mulai waswas. Ini karena koloni monyet kembali menyerang areal lahan pertanian warga di Kilometer 25-26. Nah, mengantisipasi menurunnya produktivitas petani dan kekhawatiran gagal panen akibat serangan hewan itu, petani melakukan penjagaan intensif beberapa pekan terakhir hingga musim panen.

“Sudah beberapa minggu terakhir, saya bersama petani lainnya (kawasan Kilometer 25-28, Red) menginap di kebun. Jika tidak begitu, puluhan hektare lahan padi gunung sebelum panen akan rusak,” kata Kurdiah, warga setempat, Jumat (9/3).

Memang serangan monyet kian meresahkan petani. Biasanya, hewan berekor itu menyerang pada pagi dan sore hari secara bergerombolan. Saking banyaknya monyet itu, warga mengaku kesulitan melakukan pengusiran. Beberapa metode telah dilakukan, namun gagal. Salah satunya menggunakan anjing. “Saking banyaknya itu monyet, malah anjingnya yang dikejar oleh monyet,” akunya.

Suasana warga lainnya juga berkata senada. Berbagai macam cara telah dilakukan, namun belum ampuh mengatasi hama tersebut. Malah, kata dia, populasinya tiap tahun kian bertambah. Dia pernah berpikir untuk melakukan perburuan. Namun, hal itu bertentangan dengan hukum. Selain hewan yang dikategorikan dilindungi, penggunaan senjata api (senpi) rakitan jenis penabur dalam tiga tahun terakhir dilarang.

“Bingung saya mau lakukan apalagi. Di sisi lain, belum ada solusi yang diberikan pemerintah terkait. Apakah monyet lebih istimewa (dilindungi) daripada masyarakat. Apalagi, ini berbicara sumber ekonomi kami,” kesalnya. Dirinya mengharapkan pemerintah daerah maupun pihak terkait segera menuntaskan permasalahan hama monyet di Kampung Tembudan. (jun/iza/k11)


BACA JUGA

Jumat, 22 Juni 2018 11:25

Tidak Banyak, tapi Sudah Jalankan Perintah Bupati

TANA PASER – Pernyataan Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Paser Sunar 'Arus yang…

Jumat, 22 Juni 2018 11:20

Dini Hari, Bontang Membara

BONTANG – Keheningan malam di Jalan RE Martadinata, Gang Merpati, RT 33, Kelurahan Loktuan, Bontang…

Jumat, 22 Juni 2018 10:30

Dini Hari, Bontang Membara

BONTANG – Keheningan malam di Jalan RE Martadinata, Gang Merpati, RT 33, Kelurahan Loktuan, Bontang…

Jumat, 22 Juni 2018 10:24

Di Hadapan Warga Ikapakarti, Ini Pernyataan Rusmadi

BALIKPAPAN- Walaupun Rusmadi Wongso lahir di Kota Samarinda, namun darah yang mengalir di tubuhnya tak…

Jumat, 22 Juni 2018 10:19

Rusmadi Wongso: Kita Serahkan kepada Allah

BALIKPAPAN- Diunggulkan oleh lembaga survei terpercaya, LSI Denny JA, sebagai calon pemenang Pemilihan…

Jumat, 22 Juni 2018 08:10

Tes Urine, Positif Hukumannya Pecat

SANGATTA – Peredaran gelap narkotika sekarang ini sangat masif. Sehubungan hal itu, pemeriksaan…

Kamis, 21 Juni 2018 11:48

Diizinkan sebelum Ada Larangan

PENAJAM – Masih ada pejabat di Pemkab Penajam Paser Utara (PPU) yang menambah cuti setelah berakhirnya…

Kamis, 21 Juni 2018 11:47

Pemkab PPU Usulkan 175 Formasi CPNS

PENAJAM – Kepastian mengenai formasi calon pegawai negeri sipil (CPNS) yang ditetapkan untuk Kabupaten…

Kamis, 21 Juni 2018 11:46

Kenaikan Harga Daging Sapi Masih Normal

TANA PASER – Kebutuhan masyarakat menjelang Idulfitri lalu yakni daging sapi melonjak tinggi di…

Kamis, 21 Juni 2018 11:42

Halalbihalal Ketua, Wakil Ketua, dan Sekretaris DPRD Kaltim

SAMARINDA – Momentum Idulfitri 1439 Hijriah dimanfaatkan Ketua DPRD Kaltim HM Syahrun, Wakil Ketua…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .