MANAGED BY:
SABTU
15 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

KALTIM

Sabtu, 10 Maret 2018 11:34
NESTAPA..!! Masyarakat Meratus Belum Nikmati Listrik
JAGA HUTAN: Samuel Reza (kedua kiri) berkunjung ke perkampungan Dayak Meratus yang masuk ke wilayah Desa Muara Andeh.dok Pribadi/KP

PROKAL.CO, TANA PASER - Masyarakat yang tinggal di Desa Muara Andeh, Kecamatan Muara Samu, hingga saat ini belum menikmati akses listrik yang layak. Warga yang bermukim di sekitar pegunungan Meratus atau dikenal sebagai masyarakat Dayak Meratus ini hanya mengandalkan pelita sederhana untuk penerangan di malam hari.

Warga Dayak Meratus, tepatnya di wilayah RT 03 dan RT 04, hingga sekarang setiap hari mengandalkan secuil api yang dinyalakan dengan bahan bakar minyak tanah. Jika minyak tanah sulit didapatkan, warga mengandalkan getah meranti yang banyak diperoleh dari hutan-hutan di sekeliling permukiman.

Kepala Desa Muara Andeh Samuel Reza membenarkan kondisi tersebut. Dia menuturkan, dari zaman nenek moyang hingga zaman teknologi saat ini, warga Dayak Meratus belum pernah menikmati terangnya lampu pada malam hari. Dia memperkirakan, lima hingga sepuluh tahun mendatang, listrik tidak akan masuk ke perkampungan Meratus.

“Warga di RT lain pun belum bisa maksimal menikmati listrik. Jika mampu, mengandalkan mesin. Namun, hanya segelintir orang yang sanggup membeli mesin. Dua RT yang berjumlah kira-kira 60 kepala keluarga sama sekali belum menikmati listrik,” ujar Samuel, Kamis (8/3).

Menggunakan getah meranti, menurut Samuel, karena terpaksa, akibat sulitnya memperoleh minyak tanah. Getah meranti memang sejak zaman nenek moyang kerap digunakan sebagai bahan penerangan. Namun, getah meranti mengeluarkan asap hitam yang dapat mengganggu penghuni rumah.

“Saat pagi tiba, wajah penghuni rumah bisa saja menjadi hitam karena efek asap yang dihasilkan. Tetapi, itulah warga Dayak Meratus yang masih mempertahankan kebiasaan-kebiasaan nenek moyang,” ujarnya.

Warga Dayak Meratus adalah masyarakat yang masih mempertahankan tinggal di rumah kayu beratap daun. Merela terus berupaya menjaga alam yang menjadi tumpuan hidup. Samuel pun bertekad tidak membuka lahan di Muara Andeh selama menjabat kepala desa.

“Saya sangat senang ketika berkunjung ke Kampung Meratus, meski di tengah keterbatasan. Kami bangga mereka masih bisa menjaga alam serta mempertahankan keaslian rumah-rumah mereka. Saya bertekad tidak mengizinkan siapa pun membuka lahan di hutan Andeh yang masih asli ini,” tutupnya. (*/ns/san/k16)

 

 


BACA JUGA

Jumat, 14 Desember 2018 10:55

Lebihi Batas Tarif, Sanksi Menanti

SAMARINDA–Memasuki akhir 2018, tim pengendalian inflasi daerah (TPID) Pemprov Kaltim…

Jumat, 14 Desember 2018 10:50

Sisa ADD Dipertanyakan

PENAJAM–Puluhan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) mendatangi kantor DPRD Kabupaten…

Jumat, 14 Desember 2018 10:49

Harga Eceran Tabung Melon Sulit Dikendalikan

TANA PASER–Tabung melon atau elpiji 3 kilogram (kg) yang merupakan…

Jumat, 14 Desember 2018 10:39

Keluhan Petani Sawit Belum Ada Solusi

SENDAWAR - Belum ada solusi dari pemerintah maupun asosiasi perkebunan…

Jumat, 14 Desember 2018 10:38

Mes Perusahaan Jadi Arang

TENGGARONG – Peristiwa kebakaran kembali melanda Kutai Kartanegara (Kukar), Kamis…

Jumat, 14 Desember 2018 10:34

Hoax Terpa Kutim Usai Pelaksanaan Porprov Kaltim VI, Kata Wakil Bupati Tidak Benar Ada Boikot

SANGATTA–Kabupaten Kutai Timur yang berhasil menjadi tuan rumah sekaligus meraih…

Jumat, 14 Desember 2018 10:33

Satu Personel Polres Terindikasi Narkoba

BONTANG–Ratusan anggota Polres Bontang menjalani tes urine dadakan untuk memastikan…

Jumat, 14 Desember 2018 10:31

Masih Banyak OPD Belum Setor RKA

SANGATTA–Semua organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab)…

Jumat, 14 Desember 2018 10:31

Jadi Penyadap Karet Sambil Jualan Sabu

BONTANG–Bekerja sebagai penyadap karet, penghasilan yang didapatkannya menurut anggapan PR…

Jumat, 14 Desember 2018 10:30

Masih Ada ASN GunakanElpiji Melon

TANJUNG REDEB–Persoalan tingginya harga elpiji 3 kilogram (kg) di tengah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .