MANAGED BY:
RABU
26 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

KALTIM

Sabtu, 10 Maret 2018 11:34
NESTAPA..!! Masyarakat Meratus Belum Nikmati Listrik
JAGA HUTAN: Samuel Reza (kedua kiri) berkunjung ke perkampungan Dayak Meratus yang masuk ke wilayah Desa Muara Andeh.dok Pribadi/KP

PROKAL.CO, TANA PASER - Masyarakat yang tinggal di Desa Muara Andeh, Kecamatan Muara Samu, hingga saat ini belum menikmati akses listrik yang layak. Warga yang bermukim di sekitar pegunungan Meratus atau dikenal sebagai masyarakat Dayak Meratus ini hanya mengandalkan pelita sederhana untuk penerangan di malam hari.

Warga Dayak Meratus, tepatnya di wilayah RT 03 dan RT 04, hingga sekarang setiap hari mengandalkan secuil api yang dinyalakan dengan bahan bakar minyak tanah. Jika minyak tanah sulit didapatkan, warga mengandalkan getah meranti yang banyak diperoleh dari hutan-hutan di sekeliling permukiman.

Kepala Desa Muara Andeh Samuel Reza membenarkan kondisi tersebut. Dia menuturkan, dari zaman nenek moyang hingga zaman teknologi saat ini, warga Dayak Meratus belum pernah menikmati terangnya lampu pada malam hari. Dia memperkirakan, lima hingga sepuluh tahun mendatang, listrik tidak akan masuk ke perkampungan Meratus.

“Warga di RT lain pun belum bisa maksimal menikmati listrik. Jika mampu, mengandalkan mesin. Namun, hanya segelintir orang yang sanggup membeli mesin. Dua RT yang berjumlah kira-kira 60 kepala keluarga sama sekali belum menikmati listrik,” ujar Samuel, Kamis (8/3).

Menggunakan getah meranti, menurut Samuel, karena terpaksa, akibat sulitnya memperoleh minyak tanah. Getah meranti memang sejak zaman nenek moyang kerap digunakan sebagai bahan penerangan. Namun, getah meranti mengeluarkan asap hitam yang dapat mengganggu penghuni rumah.

“Saat pagi tiba, wajah penghuni rumah bisa saja menjadi hitam karena efek asap yang dihasilkan. Tetapi, itulah warga Dayak Meratus yang masih mempertahankan kebiasaan-kebiasaan nenek moyang,” ujarnya.

Warga Dayak Meratus adalah masyarakat yang masih mempertahankan tinggal di rumah kayu beratap daun. Merela terus berupaya menjaga alam yang menjadi tumpuan hidup. Samuel pun bertekad tidak membuka lahan di Muara Andeh selama menjabat kepala desa.

“Saya sangat senang ketika berkunjung ke Kampung Meratus, meski di tengah keterbatasan. Kami bangga mereka masih bisa menjaga alam serta mempertahankan keaslian rumah-rumah mereka. Saya bertekad tidak mengizinkan siapa pun membuka lahan di hutan Andeh yang masih asli ini,” tutupnya. (*/ns/san/k16)

 

 


BACA JUGA

Rabu, 26 September 2018 11:22

Gaji Menunggak, Ribuan TK2D Unjuk Rasa

SANGATTA–Tak kunjung digaji, ribuan tenaga kerja kontrak daerah (TK2D) Pemkab Kutim berunjuk rasa,…

Selasa, 25 September 2018 11:26

Usul Pemekaran Desa Makin Ramai

PENAJAM - Guyuran dana dari pemerintah pusat untuk desa, membuat usulan pemekaran desa terus bertambah…

Selasa, 25 September 2018 11:25

Caleg Jangan Terlalu Bernafsu Kampanye

TANA PASER – Tiga hari setelah ditetapkan daftar caleg tetap (DCT) pada 20 September, masa kampanye…

Selasa, 25 September 2018 11:24

Sasar Guru TK dan Kelompok Bermain

Pada 31 Juli 2018, Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) genap 15 tahun. Sejumlah kegiatan digelar untuk…

Selasa, 25 September 2018 11:22

Honorer K2 Dapat Satu Formasi CPNS

TANJUNG REDEB - Jelang dibukanya pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2018, Kabupaten Berau…

Selasa, 25 September 2018 11:21

Ancaman Karhutla Makin Serius

SANGATTA - Musim kemarau mulai menunjukkan mara bahaya di Kutai Timur (Kutim) dan sekitarnya. Kebakaran…

Selasa, 25 September 2018 11:20

Tugboat Bintang Setiawan 98 Diduga Lalai

TANJUNG REDEB – PT Pelindo IV menyebut tugboat Bintang Setiawan 98 tak menggunakan jasa pandu…

Selasa, 25 September 2018 11:19

Mahasiswa Tuntut Transparansi BME

BONTANG – Area lobi Balai Kota Bontang kemarin (24/9) siang lebih riuh. Belasan aktivis Himpunan…

Selasa, 25 September 2018 11:19

Sangatta Belum Punya Ikon Kota

SANGATTA – Kabupaten Kutai Timur (Kutim)hampir genap berusia 19 tahun. Namun, ternyata dianggap…

Selasa, 25 September 2018 11:18

Badak LNG Sertifikasi 40 Juru Las Migas

BONTANG – Sebagai upaya memberikan kesempatan kepada masyarakat Bontang, khususnya praktisi juru…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .