MANAGED BY:
RABU
19 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SAMARINDA

Jumat, 09 Maret 2018 10:12
Kasus Korupsi Bansos
Masuk lewat Honorer
-

PROKAL.CO, MESKI bukan pimpinan di LPK Jmicron, melainkan hanya bendahara, Ednand AD menjadi pesakitan. Hasil penyidikan Polres Samarinda diketahui bahwa Ednand yang berperan aktif dalam urusan LPK Jmicron.

“Saya ajukan permohonan ketiga tempat, Biro Sosial, Bappeda Kaltim, dan DPRD Kaltim,” kata terdakwa Ednand, saat diberi kesempatan oleh majelis hakim menanggapi keterangan para saksi.

Dia mengetahui permohonan itu disetujui dari saksi Abdullah, pegawai honorer di Sekretariat DPRD Kaltim. Dikonfrontasi atas cuitan terdakwa itu, Abdullah mengatakan bahwa semula terdakwa meminta bantuan kepada dirinya.

“Saya usulkan, ajukan saja permohonan bantuan ke pemprov dan DPRD,” terangnya. JPU Doni pun langsung menyoal keterangan Abdullah dalam berita acara pemeriksaan (BAP), bahwa saksi yang memberikan informasi bahwa permohonan yang diajukan terdakwa telah disetujui Pemprov Kaltim sebesar Rp 1,45 miliar.

“Kok bisa, saksi tahu permohonan disetujui,” tanya jaksa Doni. Soal itu, saksi mengaku mengetahui setelah mengakses APBD 2014 di DPRD Kaltim.

Keterangan tersebut sontak disoal anggota majelis hakim, Fery Haryanta. “Kok bisa? Saksi hanya honorer, tapi bisa pegang APBD,” tanyanya. “Ada kerja sama apa saksi dengan terdakwa,” timpal Ketua Majelis Joni Kondolele.

Saksi Abdullah menegaskan, hanya membantu kala itu, tidak bermaksud apapun. “Saya hanya bantu, tidak dapat sepeser pun,” ujarnya.

Terdakwa Ednand pun tak tinggal diam, dia langsung menyela keterangan saksi itu. Menurut dia, justru saksilah yang memintanya untuk segera mencairkan dana itu setelah disetujui Pemprov Kaltim. “Bahkan ada potongan yang harus saya setorkan kepada dia karena sudah membantu pencairan,” terangnya.

Jumlahnya 30 persen dari total hibah yang diterima atau senilai Rp 435 juta. Uang itu diserahkan dua kali. Yakni pada 7 Januari 2014 sebesar Rp 225 juta sedangkan sisanya pada 22 Januari 2014. Menyerahkannya pun tak boleh transfer, harus tunai yang dimasukkan dalam plastik dan dibalut dengan minuman kotak.

“Itu dia yang minta untuk diberikan begitu, Pak Hakim. Saya punya saksi saat saya serahkan uang itu ke dia (saksi Abdullah, Red),” ucap Ednand.

Mendengar pernyataan terdakwa itu, majelis hakim langsung memerintahkan JPU untuk menghadirkan saksi yang dimaksud terdakwa, serta menghadirkan kembali Abdullah dalam sidang berikutnya pada 14 Maret mendatang. (*/ryu/kri/k16)

 

loading...

BACA JUGA

Selasa, 18 Desember 2018 22:04

HUJAN AIR MATA....Tujuh Korban Dikuburkan Dalam Satu Liang Lahat

SAMARINDA - Tujuh jenazah korban kebakaran di Blok CK Perumahan…

Selasa, 18 Desember 2018 12:56
Duka Kebakaran di Loa Bakung

Kebakaran Makan 7 Korban Jiwa, Ini Kata Wali Kota Samarinda

SAMARINDA - Kebakaran memakan 7 korban jiwa di Perumahan Korpri…

Selasa, 18 Desember 2018 12:35
Duka Kebakaran di Loa Bakung

SSB Putra LBK Kehilangan Rafli "Si Gelandang Pekerja Keras"

SAMARINDA - Korban tewas satu keluarga akibat kebakaran di Perumahan…

Selasa, 18 Desember 2018 10:45

Kuasa Hukum 5 Anggota DPRD Samarinda Balas Komentar Gubernur, Ini Kata Dia...

SAMARINDA- Kuasa hukum 5 anggota DPRD Samarinda Asran Siri dan…

Selasa, 18 Desember 2018 10:26

Kebakaran di Perum Korpri Loa Bakung, Tujuh Orang Jadi Korban

SAMARINDA - Kebakaran merenggut korban satu keluarga terjadi di Jl…

Selasa, 18 Desember 2018 08:57
BREAKING NEWS

INNALILLAHI....Sekeluarga Meninggal dalam Musibah Kebakaran di Loa Bakung

SAMARINDA- Akhir tahun 2018 menjadi duka mendalam bagi warga Samarinda.…

Selasa, 18 Desember 2018 08:50

Elite Politik Main Batu Bara

SAMARINDA – Sektor pertambangan batu bara telah menjadi komoditas politik…

Senin, 17 Desember 2018 10:07

Target Menurunkan Persentase Pengangguran Belum Tercapai

SAMARINDA - Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kaltim menargetkan…

Senin, 17 Desember 2018 09:31

Pemprov Harus Tegas

SAMARINDA–Pemerintah wajib mengevaluasi kinerja kontraktor pembangunan Jembatan Mahkota IV alias…

Senin, 17 Desember 2018 06:00

KENAPA SIH..?? Lima Anggota DPRD Samarinda Itu Kukuh Ngga Mau di PAW

SAMARINDA – Pergantian antarwaktu (PAW) lima penghuni Basuki Rahmat, sebutan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .