MANAGED BY:
SELASA
19 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SAMARINDA

Jumat, 09 Maret 2018 10:12
Kasus Korupsi Bansos
Masuk lewat Honorer
-

PROKAL.CO, MESKI bukan pimpinan di LPK Jmicron, melainkan hanya bendahara, Ednand AD menjadi pesakitan. Hasil penyidikan Polres Samarinda diketahui bahwa Ednand yang berperan aktif dalam urusan LPK Jmicron.

“Saya ajukan permohonan ketiga tempat, Biro Sosial, Bappeda Kaltim, dan DPRD Kaltim,” kata terdakwa Ednand, saat diberi kesempatan oleh majelis hakim menanggapi keterangan para saksi.

Dia mengetahui permohonan itu disetujui dari saksi Abdullah, pegawai honorer di Sekretariat DPRD Kaltim. Dikonfrontasi atas cuitan terdakwa itu, Abdullah mengatakan bahwa semula terdakwa meminta bantuan kepada dirinya.

“Saya usulkan, ajukan saja permohonan bantuan ke pemprov dan DPRD,” terangnya. JPU Doni pun langsung menyoal keterangan Abdullah dalam berita acara pemeriksaan (BAP), bahwa saksi yang memberikan informasi bahwa permohonan yang diajukan terdakwa telah disetujui Pemprov Kaltim sebesar Rp 1,45 miliar.

“Kok bisa, saksi tahu permohonan disetujui,” tanya jaksa Doni. Soal itu, saksi mengaku mengetahui setelah mengakses APBD 2014 di DPRD Kaltim.

Keterangan tersebut sontak disoal anggota majelis hakim, Fery Haryanta. “Kok bisa? Saksi hanya honorer, tapi bisa pegang APBD,” tanyanya. “Ada kerja sama apa saksi dengan terdakwa,” timpal Ketua Majelis Joni Kondolele.

Saksi Abdullah menegaskan, hanya membantu kala itu, tidak bermaksud apapun. “Saya hanya bantu, tidak dapat sepeser pun,” ujarnya.

Terdakwa Ednand pun tak tinggal diam, dia langsung menyela keterangan saksi itu. Menurut dia, justru saksilah yang memintanya untuk segera mencairkan dana itu setelah disetujui Pemprov Kaltim. “Bahkan ada potongan yang harus saya setorkan kepada dia karena sudah membantu pencairan,” terangnya.

Jumlahnya 30 persen dari total hibah yang diterima atau senilai Rp 435 juta. Uang itu diserahkan dua kali. Yakni pada 7 Januari 2014 sebesar Rp 225 juta sedangkan sisanya pada 22 Januari 2014. Menyerahkannya pun tak boleh transfer, harus tunai yang dimasukkan dalam plastik dan dibalut dengan minuman kotak.

“Itu dia yang minta untuk diberikan begitu, Pak Hakim. Saya punya saksi saat saya serahkan uang itu ke dia (saksi Abdullah, Red),” ucap Ednand.

Mendengar pernyataan terdakwa itu, majelis hakim langsung memerintahkan JPU untuk menghadirkan saksi yang dimaksud terdakwa, serta menghadirkan kembali Abdullah dalam sidang berikutnya pada 14 Maret mendatang. (*/ryu/kri/k16)

 


BACA JUGA

Selasa, 19 Juni 2018 12:45
Kalau Rusmadi Gubernurnya

Tahun Pertama, 100 Ribu Lowongan Kerja

SAMARINDA: Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Kalimantan Timur pada Agustus 2017 mencapai 6,91 persen…

Senin, 18 Juni 2018 10:53

Air Mancur Masjid Agung Hiasi Malam Lebaran

TANA PASER – Malam Lebaran 1439 Hijriah di ibu kota Tanah Grogot, dihiasi hiburan baru di sekitar…

Senin, 18 Juni 2018 10:28

PKL Makin Ramai di Mahkota II

SAMARINDA - Keberadaan pedagang kaki lima (PKL) di sisi Jembatan Mahkota II semakin menjamur. Tidak…

Senin, 18 Juni 2018 10:26

WASPADA..!! Lalu Lintas Padat Menjelang Siang

SAMARINDA - Jembatan Mahakam masih menjadi akses vital bagi pengendara, baik roda dua maupun empat.…

Senin, 18 Juni 2018 09:52

SURGA INTERNETAN..!! Rusmadi-Safaruddin Bakal Realisasikan 5 Ribu Wifi Gratis di Seluruh Kaltim

SAMARINDA - Perubahan Kalimantan Timur menuju Kaltim Bermartabat tinggal menunggu waktu. Melalui teknologi,…

Minggu, 17 Juni 2018 11:45

Kedapatan Bolos, Sanksi Menanti

SAMARINDA­–Cuti bersama Aparatur Sipil Negara (ASN) berakhir 20 Juni mendatang. Abdi negara…

Minggu, 17 Juni 2018 11:44

Harmonis di Hari Fitri

TAMPIL kompak bersama istri dan anak-anak saat Idulfitri membuat suasana semakin hangat. Kekompakan…

Minggu, 17 Juni 2018 11:43

Menahan Rindu demi Tugas

BAGI Riezky Dwi Anggoro, Lebaran kali ini berbeda. Dia harus bisa menahan rindu walau berat. Bagaimana…

Minggu, 17 Juni 2018 11:43

Selalu Siap Hadapi si Jago Merah

KALA hari raya tiba, rasanya lebih syahdu jika melewatinya bersama keluarga besar. Namun itu tak berlaku…

Sabtu, 16 Juni 2018 12:24

Open House Terakhir Awang Faroek, Ini Harapannya ...

SAMARINDA-Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak menggelar open house di Pendopo Lamin Etam, kemarin (15/6). …
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .