MANAGED BY:
SABTU
15 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

UTAMA

Jumat, 09 Maret 2018 08:41
Gubernur Minta Rizal Mundur
-

PROKAL.CO, SAMARINDA  –  Ditetapkannya Rizal Effendi sebagai calon wakil gubernur menggantikan Nusyirwan Ismail mendampingi Andi Sofyan Hasdam tak begitu mulus. Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak menyebut, proses Rizal belum sesuai prosedur. Sejak pendaftaran hingga ditetapkan sebagai cawagub, Rizal disebut belum berkoordinasi dengan dirinya.

Menurut Faroek, pejabat negara baik gubernur, wali kota, maupun bupati yang akan mengikuti pilkada harus mengundurkan diri. Dia mengungkapkan, hingga kemarin, Rizal belum berkoordinasi untuk menyatakan berhenti. “Setelah itu, saya mesti melayangkan surat ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) bahwa wali kota yang bersangkutan ingin maju ke pilkada,” ujarnya. Nah, setelah menteri menyetujui, itu yang menjadi dasar gubernur memberikan cuti. “Semua harus ada dasar,” terangnya.

Setelah menteri menyetujui, Faroek melanjutkan, biasanya ada perintah untuk menunjuk pj wali kota. “Jadi, bukan wakilnya yang otomatis jadi penjabat (Pj) wali kota Balikpapan,” ucap dia. Penunjukan penjabat wali kota adalah kewenangan gubernur. Faroek menerangkan, yang mengangkat wali kota adalah presiden, bukan DPRD. “Saya hanya mengingatkan saja, jangan sampai salah langkah,” tegasnya.

Ditanya soal surat cuti, Faroek mengatakan sudah sampai kepadanya kemarin pagi. “Tapi saya minta dikaji lebih dulu,” ujarnya. Gubernur Kaltim dua periode itu mengungkapkan, hal tersebut juga berlaku kepada Syaharie Jaang saat maju pilkada.

Ketua tim pemenangan Andi Sofyan Hasdam-Rizal Effendi (AnNuR) Muhammad Husni Fachruddin menuturkan, cuti Rizal sedang dalam proses. Informasi terakhir yang dia dapat, surat cuti sudah sampai di meja gubernur.

Soal Rizal belum berkoordinasi dengan orang nomor wahid Kaltim itu, pria yang akrab disapa Ayub menduga lantaran proses pendaftaran dan penetapan yang begitu cepat. “Bayangkan, hanya dalam hitungan hari semua berjalan,” ujarnya.

Dia menerangkan, Rizal mendapat surat keputusan dari partai pengusung pada 1 Maret. Dua hari kemudian, dia mendaftarkan diri. “Pada 5–6 Maret tes kesehatan, dan ditetapkan pada Rabu (7/3) lalu. Pada hari yang sama Pak Rizal berangkat umrah,” jelasnya.

Kemungkinan jadwal yang padat membuat Rizal belum sempat berkoordinasi secara langsung dengan gubernur. “Tapi saya yakin, beliau pasti meminta staf atau ajudan untuk berkoordinasi dengan Pemprov Kaltim,” ungkapnya.

Ayub menerangkan, sepulang Rizal umrah baru menghadap gubernur. Ditanya kapan Rizal kembali ke Tanah Air, Ayub menyebut, Rabu (14/3) mendatang. Menanggapi pernyataan gubernur yang menyebut Rizal mesti mengajukan pengunduran diri, Ayub menjelaskan, “Setahu saya sih hanya cuti, mungkin KPU Kaltim yang lebih mengerti.”

Diwawancara terpisah, komisioner KPU Kaltim Rudiansyah menjelaskan, syarat majunya kepala daerah ke pilkada yang masih dalam satu provinsi adalah bersedia cuti selama proses kampanye berlangsung. “Memang ada aturan yang menyebut kepala daerah mesti mengundurkan diri, tapi itu untuk kepala daerah dari provinsi satu maju di pilkada provinsi lain,” terangnya.

Yang jelas, kata dia, untuk kepala daerah yang maju di pilkada dalam provinsi yang sama harus cuti di luar tanggungan negara. Berbeda bila kandidat berstatus aparatur sipil negara (ASN). Bila statusnya ASN, mutlak harus berhenti.

Rudi menjelaskan, saat pendaftaran sang bakal calon harus menyertakan surat pernyataan bersedia mengundurkan diri. Nah, lima hari setelah ditetapkan sebagai calon, kandidat tersebut wajib memberikan bukti surat yang menyatakan pengunduran diri sudah diterima oleh instansi yang bersangkutan untuk diproses. “Terakhir, pada 30 hari sebelum pemungutan suara, calon harus menunjukkan surat keputusan pemberhentian dirinya,” pungkasnya. (*/fch/dwi/k8)


BACA JUGA

Jumat, 14 Desember 2018 22:17

Pendirian Pabrik Semen di Kutai Timur Berlanjut

SAMARINDA - Tidak lama lagi, pabrik semen yang pertama di…

Jumat, 14 Desember 2018 22:14

Gubernur Tanya Isu Sawit ke Dubes Belgia, Begini Jawabannya...

SAMARINDA - Gubernur Kaltim Isran Noor melakukan pertemuan dengan Dubes…

Jumat, 14 Desember 2018 09:57

Bos Bank Indonesia Bilang, Harga Tiket Pesawat 2,1 Juta Masih Wajar

SAMARINDA - Gubernur Kaltim Isran Noor rapat bersama dengan Tim…

Jumat, 14 Desember 2018 08:25

Pahala yang Sia-Sia

CATATAN: BAMBANG ISWANTO (Dosen Institut Agama Islam Negeri Samarinda) URUSAN…

Jumat, 14 Desember 2018 07:41

Banyak Pemdes Ngutang di Toko Bangunan, Sisa ADD Dipertanyakan

PENAJAM – Puluhan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) mendatangi kantor…

Jumat, 14 Desember 2018 07:37

NGANGGUR DAH..!! Kontrak Ribuan Honorer Bakal Dihapus

PENAJAM – Keberadaan tenaga harian lepas (THL) atau tenaga honorer…

Kamis, 13 Desember 2018 22:01

CATAT NIH..!! Selama Dua Tahun, Tak Ada Proyek Besar di Kaltim

SAMARINDA - Gubernur Kaltim Isran Noor mengungkapkan periode tahun 2019…

Kamis, 13 Desember 2018 11:27
Kemelut Seleksi Komisioner KPU Kaltim

5 Pansel Komisioner KPU Kaltim Diminta Keterangan Lebih 5 Jam

SAMARINDA – Kerja panitia seleksi (pansel) komisioner KPU Kaltim periode…

Kamis, 13 Desember 2018 10:32

Jumlah Pemilih di Kaltim Bertambah, TPS-nya Juga Bengkak

SAMARINDA- KPU Kaltim akhirnya melaksanakan pleno terbuka rekapitulasi daftar pemilih…

Kamis, 13 Desember 2018 10:15

Persentase Kemiskinan Kaltim Dibawah Nasional, Pemprov Jangan "Silau"

SAMARINDA - Persentase kemiskinan Kaltim berkisar 5 persen lebih rendah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .