MANAGED BY:
KAMIS
24 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SELISIK/LAPSUS

Jumat, 09 Maret 2018 08:33
Bagus untuk Rambut dan Kulit
-Ilustrasi.

PROKAL.CO, MENYANTAP kepiting memang lezat. Sama dengan panganan lainnya yang berasal dari laut, kepiting kaya protein hewani. Lebih tinggi ketimbang udang dan rajungan. Namun, jangan terbuai kelezatan. Nutrisionis dari RSUD Abdul Wahab Sjahranie (AWS) Samarinda, Saraheni, menyarankan untuk tidak menyantap kepiting terlalu banyak.

Dia menjelaskan, protein merupakan zat gizi makro untuk pertumbuhan sel tubuh. Mulai kolagen hingga darah. “Kalsium dalam kepiting juga bagus untuk rambut dan kulit. Kepiting termasuk hewan yang memiliki asam amino lengkap,” ujarnya.

Dia melanjutkan, kepiting atau jenis seafood lainnya memang biasa dihidangkan pada saat momen khusus. Sebab, sajian makanan itu bisa dibilang istimewa.

Pada saat Imlek, kata dia, kepiting memang banyak disuguhkan. Sarah menyebut, hal tersebut mungkin bagian dari kepercayaan. “Mungkin karena warnanya merah, sehingga dipercaya mendatangkan rezeki. Tapi, sebaiknya simak dulu kandungan gizi kepiting,” kata Sarah.

Kepiting juga kaya lemak. Mulai asam lemak jenuh, lemak tak jenuh, trigliserida, hingga kolesterol. Menurut Sarah, asam lemak jenuh dan kolesterol paling banyak terkandung pada kepiting. Bila dikonsumsi dalam jumlah besar, keduanya bisa memicu penyakit degeneratif seperti jantung.

Dia mengatakan, dalam 100 gram kepiting mengandung sedikitnya 16 gram asam lemak jenuh. Sementara kandungan kolesterolnya mencapai 78 miligram. “Bila dibandingkan dengan lobster, kepiting jauh lebih rendah. Per 100 gram, lobster mengandung 95 miligram kolesterol. Kemudian, udang sebanyak 152 miligram. Telur paling tinggi, yakni 210 miligram per 100 gram,” terang Sarah.

Sarah menyebut, kepiting tak selamanya jahat. Sebab, kandungan asam lemak tak jenuh di dalamnya bisa menjadi penyeimbang. Di dalam kepiting juga terdapat omega 3, AHA, DHA, dan vitamin. Zat gizi mikro seperti zinc, kalium, tembaga, dan lain-lain juga terdapat di tubuh kepiting. Berbicara soal kepiting bertelur, jelas Sarah, nilai gizinya pun berlipat ganda.

“Rasa kepiting dan telurnya memang enak. Bila diolah terasa creamy. Tapi, waspada, kolesterol dan asam lemak jenuh juga semakin tinggi,” kata dia menyalakan rambu waspada.

Dia mengatakan, normalnya seseorang diperbolehkan menyantap kepiting tak lebih dari 100 gram per hari. Bila terlalu banyak, disarankan mengimbangi dengan menyantap sayur untuk mendapatkan serat.

“Hindari pula bahan makanan lain yang mengandung kolesterol. Misal, sudah makan kepiting, jangan lagi makan udang. Cukup,” kata dia.

Untuk penderita penyakit degeneratif seperti jantung hingga gangguan hati, tidak dianjurkan untuk mengonsumsi kepiting. Penderita penyakit hati dengan gangguan empedu, misalnya, sama sekali tidak diperbolehkan untuk menyantap kepiting atau makanan berlemak lain.

“Sebab, kandungan kolesterol tidak bisa diolah dengan baik oleh tubuh. Jadi, akan terus menumpuk dalam darah. Hal itu memicu penyakit jantung koroner dan lain-lain,” jelasnya. (tim kp)


BACA JUGA

Senin, 21 Januari 2019 08:42

Waspada Rayuan Kosmetik Ilegal

Kulit putih, mulus, dan bercahaya jadi impian banyak perempuan, bahkan,…

Senin, 21 Januari 2019 08:38

Iklan Artis Bukan Jaminan

TOKO daring kerap menjadi tempat mudah menemukan kosmetik ilegal. Dari…

Senin, 21 Januari 2019 08:33

Raup Miliaran dari Kosmetik Ilegal

AWAL tahun Balikpapan dan Samarinda disapa oleh pengungkapan kosmetik ilegal…

Jumat, 18 Januari 2019 07:52

PILEG RASA PILWALI

Pemain lama yang tak sekali-dua kali duduk di Karang Paci…

Jumat, 18 Januari 2019 07:46

Gagal, Keluarga Bisa Ikut Stres

ALAT peraga kampanye (APK) berdiri di tempat-tempat strategis. Berharap bisa…

Jumat, 18 Januari 2019 07:41

Suara Sah Harus Ditentukan Lebih Dulu

PEMILIHAN legislatif 2019 akan menggunakan metode Sainte Lague dalam menentukan…

Senin, 14 Januari 2019 08:38

Nelayan Hanya Kaya Lautan

Takkan ada ikan gurih di meja makan, tanpa ada jerih…

Senin, 14 Januari 2019 08:23

Terancam Zonasi Segara

MENGGELUTI profesi nelayan di tengah gempuran pertambangan di Kaltim, bukan…

Senin, 14 Januari 2019 08:07

Nelayan Penjaga Kedaulatan

BERBAGAI persoalan ternyata dihadapi nelayan di Kaltim. Tak hanya persoalan…

Senin, 14 Januari 2019 07:56

Diklaim Bawa Perubahan

NELAYAN sebagai tulang punggung industri perikanan nasional memiliki fungsi penting.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*