MANAGED BY:
JUMAT
22 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SELISIK/LAPSUS

Jumat, 09 Maret 2018 08:33
Bagus untuk Rambut dan Kulit
-Ilustrasi.

PROKAL.CO, MENYANTAP kepiting memang lezat. Sama dengan panganan lainnya yang berasal dari laut, kepiting kaya protein hewani. Lebih tinggi ketimbang udang dan rajungan. Namun, jangan terbuai kelezatan. Nutrisionis dari RSUD Abdul Wahab Sjahranie (AWS) Samarinda, Saraheni, menyarankan untuk tidak menyantap kepiting terlalu banyak.

Dia menjelaskan, protein merupakan zat gizi makro untuk pertumbuhan sel tubuh. Mulai kolagen hingga darah. “Kalsium dalam kepiting juga bagus untuk rambut dan kulit. Kepiting termasuk hewan yang memiliki asam amino lengkap,” ujarnya.

Dia melanjutkan, kepiting atau jenis seafood lainnya memang biasa dihidangkan pada saat momen khusus. Sebab, sajian makanan itu bisa dibilang istimewa.

Pada saat Imlek, kata dia, kepiting memang banyak disuguhkan. Sarah menyebut, hal tersebut mungkin bagian dari kepercayaan. “Mungkin karena warnanya merah, sehingga dipercaya mendatangkan rezeki. Tapi, sebaiknya simak dulu kandungan gizi kepiting,” kata Sarah.

Kepiting juga kaya lemak. Mulai asam lemak jenuh, lemak tak jenuh, trigliserida, hingga kolesterol. Menurut Sarah, asam lemak jenuh dan kolesterol paling banyak terkandung pada kepiting. Bila dikonsumsi dalam jumlah besar, keduanya bisa memicu penyakit degeneratif seperti jantung.

Dia mengatakan, dalam 100 gram kepiting mengandung sedikitnya 16 gram asam lemak jenuh. Sementara kandungan kolesterolnya mencapai 78 miligram. “Bila dibandingkan dengan lobster, kepiting jauh lebih rendah. Per 100 gram, lobster mengandung 95 miligram kolesterol. Kemudian, udang sebanyak 152 miligram. Telur paling tinggi, yakni 210 miligram per 100 gram,” terang Sarah.

Sarah menyebut, kepiting tak selamanya jahat. Sebab, kandungan asam lemak tak jenuh di dalamnya bisa menjadi penyeimbang. Di dalam kepiting juga terdapat omega 3, AHA, DHA, dan vitamin. Zat gizi mikro seperti zinc, kalium, tembaga, dan lain-lain juga terdapat di tubuh kepiting. Berbicara soal kepiting bertelur, jelas Sarah, nilai gizinya pun berlipat ganda.

“Rasa kepiting dan telurnya memang enak. Bila diolah terasa creamy. Tapi, waspada, kolesterol dan asam lemak jenuh juga semakin tinggi,” kata dia menyalakan rambu waspada.

Dia mengatakan, normalnya seseorang diperbolehkan menyantap kepiting tak lebih dari 100 gram per hari. Bila terlalu banyak, disarankan mengimbangi dengan menyantap sayur untuk mendapatkan serat.

“Hindari pula bahan makanan lain yang mengandung kolesterol. Misal, sudah makan kepiting, jangan lagi makan udang. Cukup,” kata dia.

Untuk penderita penyakit degeneratif seperti jantung hingga gangguan hati, tidak dianjurkan untuk mengonsumsi kepiting. Penderita penyakit hati dengan gangguan empedu, misalnya, sama sekali tidak diperbolehkan untuk menyantap kepiting atau makanan berlemak lain.

“Sebab, kandungan kolesterol tidak bisa diolah dengan baik oleh tubuh. Jadi, akan terus menumpuk dalam darah. Hal itu memicu penyakit jantung koroner dan lain-lain,” jelasnya. (tim kp)


BACA JUGA

Jumat, 08 Juni 2018 09:09

Menggantung Asa di Program Pusat

GAP antara si kaya raya dan miskin papa masih terbentang lebar. Kesenjangannya tak hanya tentang pendapatan,…

Jumat, 08 Juni 2018 09:05

Teliti Developer sebelum Membeli Rumah

NEGARA mengatur rakyatnya memiliki hak terhadap papan yang memadai, sebagaimana tertulis dalam UUD 1945.…

Jumat, 08 Juni 2018 09:03

TAK MUDAH..!! Rumah yang Bisa Dikredit dengan Harga Bersahabat

SEPTIANI (23), kini berumah tangga dengan Ivandi (23). Tidak hanya berdua, mereka kini memiliki putri…

Jumat, 08 Juni 2018 09:01

Warga Susah dapat Rumah, Reduksi dengan DP Nol Persen

MENDIRIKAN jutaan unit hunian tak serta-merta mengurangi kesenjangan kepemilikan rumah. Warga tetap…

Senin, 04 Juni 2018 22:00

Siraman Rohani untuk Generasi Menunduk

CATATAN: M RIDHUAN SAYA termasuk generasi menunduk. Pada zaman digital saat ini, khususnya pekerja media,…

Senin, 04 Juni 2018 21:10

DAI, DEMI PAMRIH KEPADA ILAHI

Tak ada kata istirahat dalam dakwah. Islam menyebar lewat perjuangan, yang kini dilanjutkan para dai.…

Senin, 04 Juni 2018 21:02

Jatuh Bangun Empat Dekade

SIANG itu, meski matahari sedang terik-teriknya, Hasyim masih saja sibuk dengan cangkul, kapak, serta…

Senin, 04 Juni 2018 08:37

Menyesuaikan Gaya, Menyentuh Anak Muda

MUHAMMADIYAH salah satu organisasi Islam Tanah Air yang punya peran besar dalam menyebarkan dakwah.…

Senin, 04 Juni 2018 08:30

Santun Jadi Modal Utama

DALAM memberikan nasihat dakwah, yang pertama adalah dengan hikmah. Ini prinsip pertama yang hendaknya…

Senin, 04 Juni 2018 08:24

“Siapa Pun Harus Bisa Menikmati Dakwah”

EKSISTENSI Hidayatullah sudah hampir lima dekade. Tak hanya di Balikpapan, pondok pesantren yang didirikan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .