MANAGED BY:
RABU
19 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SELISIK/LAPSUS

Jumat, 09 Maret 2018 08:33
Bagus untuk Rambut dan Kulit
-Ilustrasi.

PROKAL.CO, MENYANTAP kepiting memang lezat. Sama dengan panganan lainnya yang berasal dari laut, kepiting kaya protein hewani. Lebih tinggi ketimbang udang dan rajungan. Namun, jangan terbuai kelezatan. Nutrisionis dari RSUD Abdul Wahab Sjahranie (AWS) Samarinda, Saraheni, menyarankan untuk tidak menyantap kepiting terlalu banyak.

Dia menjelaskan, protein merupakan zat gizi makro untuk pertumbuhan sel tubuh. Mulai kolagen hingga darah. “Kalsium dalam kepiting juga bagus untuk rambut dan kulit. Kepiting termasuk hewan yang memiliki asam amino lengkap,” ujarnya.

Dia melanjutkan, kepiting atau jenis seafood lainnya memang biasa dihidangkan pada saat momen khusus. Sebab, sajian makanan itu bisa dibilang istimewa.

Pada saat Imlek, kata dia, kepiting memang banyak disuguhkan. Sarah menyebut, hal tersebut mungkin bagian dari kepercayaan. “Mungkin karena warnanya merah, sehingga dipercaya mendatangkan rezeki. Tapi, sebaiknya simak dulu kandungan gizi kepiting,” kata Sarah.

Kepiting juga kaya lemak. Mulai asam lemak jenuh, lemak tak jenuh, trigliserida, hingga kolesterol. Menurut Sarah, asam lemak jenuh dan kolesterol paling banyak terkandung pada kepiting. Bila dikonsumsi dalam jumlah besar, keduanya bisa memicu penyakit degeneratif seperti jantung.

Dia mengatakan, dalam 100 gram kepiting mengandung sedikitnya 16 gram asam lemak jenuh. Sementara kandungan kolesterolnya mencapai 78 miligram. “Bila dibandingkan dengan lobster, kepiting jauh lebih rendah. Per 100 gram, lobster mengandung 95 miligram kolesterol. Kemudian, udang sebanyak 152 miligram. Telur paling tinggi, yakni 210 miligram per 100 gram,” terang Sarah.

Sarah menyebut, kepiting tak selamanya jahat. Sebab, kandungan asam lemak tak jenuh di dalamnya bisa menjadi penyeimbang. Di dalam kepiting juga terdapat omega 3, AHA, DHA, dan vitamin. Zat gizi mikro seperti zinc, kalium, tembaga, dan lain-lain juga terdapat di tubuh kepiting. Berbicara soal kepiting bertelur, jelas Sarah, nilai gizinya pun berlipat ganda.

“Rasa kepiting dan telurnya memang enak. Bila diolah terasa creamy. Tapi, waspada, kolesterol dan asam lemak jenuh juga semakin tinggi,” kata dia menyalakan rambu waspada.

Dia mengatakan, normalnya seseorang diperbolehkan menyantap kepiting tak lebih dari 100 gram per hari. Bila terlalu banyak, disarankan mengimbangi dengan menyantap sayur untuk mendapatkan serat.

“Hindari pula bahan makanan lain yang mengandung kolesterol. Misal, sudah makan kepiting, jangan lagi makan udang. Cukup,” kata dia.

Untuk penderita penyakit degeneratif seperti jantung hingga gangguan hati, tidak dianjurkan untuk mengonsumsi kepiting. Penderita penyakit hati dengan gangguan empedu, misalnya, sama sekali tidak diperbolehkan untuk menyantap kepiting atau makanan berlemak lain.

“Sebab, kandungan kolesterol tidak bisa diolah dengan baik oleh tubuh. Jadi, akan terus menumpuk dalam darah. Hal itu memicu penyakit jantung koroner dan lain-lain,” jelasnya. (tim kp)


BACA JUGA

Jumat, 14 Desember 2018 08:20

Menolak Pernikahan Anak

Soal nikah bawah umur tak hanya urusan pencegahan. Tetapi juga…

Jumat, 14 Desember 2018 08:17

Dihantui Depresi dan KDRT

PERNIKAHAN anak masih kerap terjadi. Usia belasan tahun pun, jika…

Jumat, 14 Desember 2018 08:14

Lampu Hijau dari Regulasi?

MENIKAH memang dambaan setiap pasangan untuk meresmikan dan menghalalkan jalinan…

Senin, 10 Desember 2018 08:41

Ada Mafia Tanah di IMTN

Sindikat mafia tanah menyasar Balikpapan bagian utara. Mufakat jahat melibatkan…

Senin, 10 Desember 2018 08:34

Bisa Dibatalkan di Pengadilan

TAKTIK berbekal IMTN, Sudarman lolos mengantongi sertifikat dari BPN Balikpapan.…

Senin, 10 Desember 2018 08:19

“Pemainnya Itu-Itu Saja”

SEGEL yang merupakan dokumen dasar dalam penerbitan IMTN menjadi muara…

Senin, 10 Desember 2018 08:15

Tanah Kosong Paling Banyak Diincar

BALIKPAPAN menjadi kota dengan kasus sengketa tanah tertinggi di Kaltim. Kemajuan Kota…

Jumat, 07 Desember 2018 08:25

Sektor Swasta Lebih Akomodatif

KELUHAN penyandang difabel di Kaltim ternyata sudah lama menjadi sorotan…

Senin, 26 November 2018 08:26

Ngos-ngosan Oemar Bakri Mengejar Sejahtera

Dua puluh lima November, kemarin, diperingati sebagai Hari Guru. Jadi…

Senin, 26 November 2018 08:20

Gaji Ratusan Ribu bagi Penentu Wajah Pendidikan

NASIB guru honorer di Kaltim memerlukan perhatian pemerintah. Terutama, masalah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .