MANAGED BY:
KAMIS
20 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Jumat, 09 Maret 2018 07:41
Gali Potensi Pajak dari Sektor Baru

Sepekan Pertama, Pelapor SPT Masih Minim

SUDAH DIMUDAHKAN: Kanwil Ditjen Pajak Kaltimra menyarankan agar wajib pajak memaksimalkan sistem online untuk melapor SPT.

PROKAL.CO, SAMARINDA  -   Peta potensi penerimaan pajak di wilayah Kaltim dan Kaltara sampai tahun lalu belum banyak berubah. Sektor pertambangan yang mencakup bisnis batu bara serta minyak dan gas bumi masih dominan.

Dari target penerimaan Rp 20,6 triliun tahun lalu, Kantor Wilayah Ditjen Pajak Kaltimra merealisasikan Rp 16,3 triliun, atau 79,18 persennya. Dari nilai tersebut, sektor pertambangan dan penggalian menyumbang 28,57 persen, dengan nilai setoran Rp 4,66 miliar dari 714 WP.

Kemudian disusul sektor perdagangan besar dan eceran, yang berkontribusi 14,64 persen dengan nominal Rp 2,38 triliun dari 19.324 WP. Di peringkat ketiga dan seterusnya, datang dari sektor konstruksi, transportasi dan perdagangan eceran, serta sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan.

Kepala Kanwil Ditjen Pajak Kaltimra Samon Jaya mengatakan, tahun ini pihaknya dibebani target penerimaan Rp 20,8 triliun. Untuk mengejar sasaran tersebut, pihaknya akan mematangkan pemetaan, guna mendapatkan potensi setoran sesuai data yang tercatat.

“Selain itu, kami juga akan mengupayakan potensi dari sektor lain. Jadi, jangan melulu berharap dari bisnis besar, seperti pertambangan,” ungkapnya kepada Kaltim Post.

PELAPOR SPT MASIH MINIM

Kanwil Ditjen Pajak Kaltimra juga mengimbau agar para wajib pajak melapor surat pemberitahuan tahunan (SPT) lebih awal dari tenggat 31 Maret nanti. Tujuannya, agar terhindar dari risiko gangguan teknis dan telat lapor.

Samon Jaya menyebut, Kantor Pelayanan Pajak (KPP) akan membuka pelayanan selama enam hari dalam sepekan, atau Senin sampai Sabtu pada dua minggu terakhir di bulan Maret. “Biasanya pada dua pekan terakhir baru kami menambah jadwal,” terangnya, Rabu (7/3).

Ditjen Pajak, disebut Samon telah memberikan kemudahan dengan menyediakan sistem online. “Yang penting WP telah memiliki e-fin, sudah bisa mengakses e-filing,” tutur dia.

Diakui Samon, sampai sekarang, jumlah pelapor online masih sangat minim. Sampai Rabu (7/3) lalu, dari target 14.185 WP orang pribadi nonkaryawan, baru 795 orang yang melapor. Kemudian, untuk WP orang pribadi untuk karyawan yang ditarget 106.611 pelapor, baru terealisasi 27.920 orang.

“Mungkin baru awal bulan. Kita lihat sampai akhir Maret dan April nanti. Kami harapkan, para WP bisa memanfaatkan layanan online agar mengurangi jumlah WP yang melapor langsung ke KPP,” kata Samon. 

Selain itu, Ditjen Pajak telah menambah aplikasi dan kapasitas layanan OnlinePajak menjelang akhir bulan. “Untuk submit SPT, bisa juga ke kantor pajak. Kami siapkan fasilitas, mau e-filing atau pakai hard copy,” kata dia.

Meski begitu, Samon mengimbau agar wajib pajak menyampaikan SPT jauh-jauh hari untuk menghindari kemungkinan server overload, ataupun gangguan teknis pada jaringan internet. Sehingga, juga terhindar dari risiko lambat lapor.

Bila wajib pajak terlambat melaporkan SPT, ada sanksi Rp 100 ribu untuk kategori orang pribadi, yang ditenggat per 31 Maret nanti. Sementara untuk WP badan, ada denda Rp 1 juta jika melapor lewat dari 30 April. Di sisi lain, untuk keterlambatan bayar, wajib pajak akan dikenakan denda 2 persen per bulan.

“Dua minggu terakhir jatuh tempo kami akan menambah jam operasional. Kantor pajak akan buka pada hari Sabtu untuk penyampaian SPT,” pungkasnya. Terkait jumlah WP yang telah melapor secara keseluruhan, Samon mengaku belum bisa membeberkannya. (*/ctr/aji/man/k15)


BACA JUGA

Rabu, 19 September 2018 07:03

Rupiah Kembali Bergolak

JAKARTA - Nilai tukar rupiah kembali tidak berdaya di hadapan dolar Amerika Serikat (USD). Berdasar…

Rabu, 19 September 2018 07:01

Transaksi Tunai Meningkat

SAMARINDA - Jumlah transaksi tunai di Kaltim pada triwulan II 2018 mengalami peningkatan jika dibandingkan…

Rabu, 19 September 2018 06:56

Siapkan 1,4 Juta Ton Pupuk

BONTANG – Kebutuhan pupuk dalam negeri dipastikan aman. Terutama saat musim tanam pada Oktober…

Rabu, 19 September 2018 06:54

Aduan Konsumen Kaltim Terbanyak di Kalimantan

SAMARINDA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kaltim tampaknya harus bekerja ekstra memperbaiki literasi…

Rabu, 19 September 2018 06:54

Subsidi Energi Membengkak

JAKARTA – Realisasi subsidi energi tahun ini diperkirakan meningkat menjadi Rp 149 triliun. Angka…

Rabu, 19 September 2018 06:52

Sukses Kembangkan Lapangan Lama

BALIKPAPAN - Pertamina EP Asset 5 berhasil mencapai target lifting minyak mentah 2018. Produksi minyak…

Rabu, 19 September 2018 06:50

Andalkan Event Internasional

JAKARTA - Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mencatat realisasi investasi penanaman modal dalam…

Rabu, 19 September 2018 06:48

Binaan Pupuk Kaltim Ekspor Lobster ke Hong Kong

BONTANG – Melalui program Creating Shared Value (CSV), PT Pupuk Kalimantan Timur (PKT) mengekspor…

Rabu, 19 September 2018 06:46

Neraca Perdagangan Defisit, Kadin: Itu Sudah Lebih Baik

JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat total defisit neraca perdagangan Indonesia pada Agustus…

Rabu, 19 September 2018 06:46

Properti-Pariwisata Dongkrak Ekonomi Daerah

SURABAYA – Sinergi antara sektor properti dan pariwisata diyakini dapat meningkatkan pertumbuhan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .