MANAGED BY:
MINGGU
24 MARET
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Jumat, 09 Maret 2018 07:41
Gali Potensi Pajak dari Sektor Baru

Sepekan Pertama, Pelapor SPT Masih Minim

SUDAH DIMUDAHKAN: Kanwil Ditjen Pajak Kaltimra menyarankan agar wajib pajak memaksimalkan sistem online untuk melapor SPT.

PROKAL.CO, SAMARINDA  -   Peta potensi penerimaan pajak di wilayah Kaltim dan Kaltara sampai tahun lalu belum banyak berubah. Sektor pertambangan yang mencakup bisnis batu bara serta minyak dan gas bumi masih dominan.

Dari target penerimaan Rp 20,6 triliun tahun lalu, Kantor Wilayah Ditjen Pajak Kaltimra merealisasikan Rp 16,3 triliun, atau 79,18 persennya. Dari nilai tersebut, sektor pertambangan dan penggalian menyumbang 28,57 persen, dengan nilai setoran Rp 4,66 miliar dari 714 WP.

Kemudian disusul sektor perdagangan besar dan eceran, yang berkontribusi 14,64 persen dengan nominal Rp 2,38 triliun dari 19.324 WP. Di peringkat ketiga dan seterusnya, datang dari sektor konstruksi, transportasi dan perdagangan eceran, serta sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan.

Kepala Kanwil Ditjen Pajak Kaltimra Samon Jaya mengatakan, tahun ini pihaknya dibebani target penerimaan Rp 20,8 triliun. Untuk mengejar sasaran tersebut, pihaknya akan mematangkan pemetaan, guna mendapatkan potensi setoran sesuai data yang tercatat.

“Selain itu, kami juga akan mengupayakan potensi dari sektor lain. Jadi, jangan melulu berharap dari bisnis besar, seperti pertambangan,” ungkapnya kepada Kaltim Post.

PELAPOR SPT MASIH MINIM

Kanwil Ditjen Pajak Kaltimra juga mengimbau agar para wajib pajak melapor surat pemberitahuan tahunan (SPT) lebih awal dari tenggat 31 Maret nanti. Tujuannya, agar terhindar dari risiko gangguan teknis dan telat lapor.

Samon Jaya menyebut, Kantor Pelayanan Pajak (KPP) akan membuka pelayanan selama enam hari dalam sepekan, atau Senin sampai Sabtu pada dua minggu terakhir di bulan Maret. “Biasanya pada dua pekan terakhir baru kami menambah jadwal,” terangnya, Rabu (7/3).

Ditjen Pajak, disebut Samon telah memberikan kemudahan dengan menyediakan sistem online. “Yang penting WP telah memiliki e-fin, sudah bisa mengakses e-filing,” tutur dia.

Diakui Samon, sampai sekarang, jumlah pelapor online masih sangat minim. Sampai Rabu (7/3) lalu, dari target 14.185 WP orang pribadi nonkaryawan, baru 795 orang yang melapor. Kemudian, untuk WP orang pribadi untuk karyawan yang ditarget 106.611 pelapor, baru terealisasi 27.920 orang.

“Mungkin baru awal bulan. Kita lihat sampai akhir Maret dan April nanti. Kami harapkan, para WP bisa memanfaatkan layanan online agar mengurangi jumlah WP yang melapor langsung ke KPP,” kata Samon. 

Selain itu, Ditjen Pajak telah menambah aplikasi dan kapasitas layanan OnlinePajak menjelang akhir bulan. “Untuk submit SPT, bisa juga ke kantor pajak. Kami siapkan fasilitas, mau e-filing atau pakai hard copy,” kata dia.

Meski begitu, Samon mengimbau agar wajib pajak menyampaikan SPT jauh-jauh hari untuk menghindari kemungkinan server overload, ataupun gangguan teknis pada jaringan internet. Sehingga, juga terhindar dari risiko lambat lapor.

Bila wajib pajak terlambat melaporkan SPT, ada sanksi Rp 100 ribu untuk kategori orang pribadi, yang ditenggat per 31 Maret nanti. Sementara untuk WP badan, ada denda Rp 1 juta jika melapor lewat dari 30 April. Di sisi lain, untuk keterlambatan bayar, wajib pajak akan dikenakan denda 2 persen per bulan.

“Dua minggu terakhir jatuh tempo kami akan menambah jam operasional. Kantor pajak akan buka pada hari Sabtu untuk penyampaian SPT,” pungkasnya. Terkait jumlah WP yang telah melapor secara keseluruhan, Samon mengaku belum bisa membeberkannya. (*/ctr/aji/man/k15)


BACA JUGA

Rabu, 20 Maret 2019 12:49

Program Direct Call “Hanya” Mempercepat Ekspor

SAMARINDA-Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Kaltim mencatat, dalam sebulan…

Rabu, 20 Maret 2019 12:46

Triwulan II 2019, Ekonomi Kaltim Terakselerasi

SAMARINDA-Pada triwulan II 2019 diperkirakan ekonomi Kaltim mengalami akselerasi pertumbuhan.…

Rabu, 20 Maret 2019 12:45

Percepatan Populasi Sapi Terus Digenjot

SAMARINDA-Upaya khusus percepatan populasi sapi dan kerbau bunting (upsus siwab)…

Jumat, 15 Maret 2019 13:45

Kargo Laut Belum Tumbuh Maksimal

SURABAYA – Pertumbuhan jasa pengiriman barang lewat jalur laut belum…

Jumat, 15 Maret 2019 13:43

Pertamina Perpanjang Masa Cicilan Garuda

JAKARTA – PT Pertamina (Persero) dan tujuh BUMN (badan usaha…

Jumat, 15 Maret 2019 13:32

Target Ekspor RI Realistis

JAKARTA – Kementerian Perdagangan menargetkan pertumbuhan ekspor nonmigas 7,5 persen…

Kamis, 14 Maret 2019 15:16

Produksi Teh Turun, Harga Telur Rendah

JAKARTA – Pelaku usaha berharap Indonesia bisa meningkatkan lahan dan…

Rabu, 13 Maret 2019 12:51

Genjot Produksi Padi, Dituntut Maksimalkan Lahan Rawa

SAMARINDA – Tak hanya melakukan diversifikasi pangan, Pemprov Kaltim dituntut…

Rabu, 13 Maret 2019 12:47

SABAR..!! Pengelolaan APT Pranoto Masih di Tangan Kemenhub

SAMARINDA- Pemerintah Kaltim saat ini masih menunggu kepastian pembahasan draf…

Rabu, 13 Maret 2019 10:25

Industri Galangan Kapal di Kaltim Masih Lesu

SAMARINDA- Ketua Bidang Organisasi dan Keanggotaan DPP Indonesian National Shipowners…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*