MANAGED BY:
JUMAT
22 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

UTAMA

Kamis, 08 Maret 2018 08:58
Modal Tak Kembali, Investor Tekor Miliaran

Korban Mi One Diberi Rp 100 Juta

-

PROKAL.CO, BALIKPAPAN  –  Sebanyak 11 orang telah melapor ke Polda Kaltim, dua hari lalu. Mereka merupakan korban dugaan investasi bodong dengan modus penjualan pulsa. Miliaran rupiah disebut telah disetorkan ke PT Mi One Global Indonesia (MGI). Namun, belakangan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menghentikan izin usaha karena diduga tak memiliki izin dari otoritas mana pun.

Haji Dodo Joesoef, korban, mengatakan telah menyetorkan duit ke MGI sebesar Rp 1,5 miliar. Dodo adalah satu dari 11 orang yang melapor ke Polda Kaltim. “Saya menyetornya bertahap. Total sekitar enam bulan,” beber korban penipuan asal Balikpapan itu kepada Kaltim Post, kemarin (7/3).

Warga Kelurahan Gunung Bakaran, Balikpapan Selatan, itu menyampaikan mulai mengenal MGI melalui rekannya pada Oktober 2016. Kala itu, rekannya mengatakan, banyak orang menjual pulsa dan token listrik dengan menginvestasikan ke MGI. Dia bertemu dengan bagian marketing MGI bernama Ruslan.

Setelah mendapatkan pemahaman seputar investasi, Dodo yang memiliki usaha indekos itu mencoba membeli paket silver seharga Rp 3,8 juta. Tak sampai sebulan, dia bersama anaknya kembali membeli paket VIP senilai Rp 72 juta. “Saya beli dua paket,” kata Dodo.

Bisnisnya pun berjalan dengan keuntungan yang menggiurkan. Untuk sekali transaksi penjualan pulsa, dia bisa untung 20 persen. “Misalkan pulsa seharga Rp 100 ribu, saya beli di MGI hanya Rp 80 ribu,” bebernya.

Dia membeli pulsa tak semuanya dijual. Sejumlah pulsa juga digunakan sendiri untuk listrik di indekos miliknya. “Pulsa saya juga ada yang dijual ke perusahaan. Biasanya nominalnya besar. Semakin besar, ya untungnya juga makin besar,” ungkapnya.

Dodo membeberkan, dari Oktober 2016 sampai Mei 2017, dia telah membeli 21 paket VIP dengan total Rp 1,5 miliar. Duit tersebut disetorkan pada inisial TO. “TO merupakan leader MGI di Balikpapan,” imbuhnya.

Dia menyatakan dijanjikan oleh TO selama dua tahun mendapatkan keuntungan hingga 60 persen dari modal yang sudah disetor. “Itu bagian dari keuntungan membeli paket VIP,” tuturnya.

Belakangan Dodo mulai curiga dengan aktivitas PT MGI. Terlebih setelah OJK pada awal 2017 mengumumkan bahwa operasional MGI ditutup, lantaran tak memiliki izin. Namun, pada April 2017, dia masih menerima anggota. Meski masih menerima anggota, dia tak lagi mendapatkan keuntungan dari penjualan pulsa dan keuntungan PV (poin voucher yang dijanjikan).

Dia menyebut, keuntungan yang dijanjikan MGI tak terealisasi. Dia hanya menerima uang sebesar Rp 100 juta. Kemudian mendapat empat smartphone yang nilainya sekitar Rp 24 juta. Sementara modalnya telah lenyap tak kembali.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Ade Yaya Suryana mengatakan, pengaduan para korban sudah diterima Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Kaltim. “Saat ini proses penyelidikan dan penghimpunan saksi dan alat bukti,” tuturnya.

Untuk diketahui, Selasa (6/3), 11 orang mengadukan PT MGI ke Ditreskrimum Polda Kaltim atas dugaan penipuan. Para korban yang datang dari Balikpapan dan Samarinda itu mewakili ratusan korban lain yang telah menginvestasikan uangnya ke MGI. Mereka datang mengenakan kaus t-shirt berwarna biru. Di bagian depan t-shirt bertuliskan “Mi1 Penipu. Kembalikan Uang Kami”.

Seorang pelapor, Suripno, mengatakan sejak awal 2017 keuntungan mereka sebagai investor di MGI tak lagi diterima alias macet. “Ikut 2015, awal 2017 atau sekitar setahun mulai ada masalah. Aplikasi online tak lagi berfungsi,” terang warga Samarinda itu.

Suripno mengatakan, nilai kerugian para korban bermacam-macam. Dari puluhan juta, ratusan juta, bahkan miliaran rupiah. Dia menambahkan, laporan dugaan penipuan ini dilakukan lantaran pihak MGI yang berkantor pusat di Jakarta sulit ditemui.

Selain di Polda Kaltim, Bareskrim Polri tengah menangani dugaan penipuan pulsa dari PT MGI. Jumlah korban secara nasional diperkirakan mencapai 53 ribu orang. Kasus tersebut telah berstatus penyidikan bernomor SP Sidik/366/VI/2017/Dit Tipideksus dengan terduga pelaku berinisial DH.

Modus penipuan itu dilakukan dengan mengiming-imingi warga untuk membeli pulsa dan token listrik dengan sistem paket. Misalnya, paket dengan nilai pembayaran Rp 72 juta. Maka uang tersebut setelah diinvestasikan ke PT MGI akan dijanjikan menjadi Rp 212 juta dalam 23 bulan.

Pengembalian itu berbentuk pulsa atau token listrik yang dibayarkan setiap 10 hari sekali. Karena pembelian paket pulsa dan token dari PT MGI menguntungkan, maka banyak yang membeli secara paket. Anggota yang berhasil menjaring anggota baru berkesempatan mendapatkan bonus. (aim/rom/k8)


BACA JUGA

Jumat, 22 Juni 2018 13:00

PARAH WAL..!! Ratusan Pegawai Bolos Kerja

SAMARINDA - Cuti bersama Idulfitri sudah berakhir dua hari lalu. Mulai kemarin (21/6), para aparatur…

Kamis, 21 Juni 2018 23:00

Pemilih Tak Puas Picu Golput Tinggi

SAMARINDA – Sepekan jelang pencoblosan, potensi golongan putih (golput) di Pilgub Kaltim justru…

Kamis, 21 Juni 2018 14:00
Argentina vs Kroasia

Gempur Habis-habisan

NIZHNY NOVGOROD – Aib terbesar Argentina di ajang Piala Dunia setelah pergantian abad datang pada…

Kamis, 21 Juni 2018 11:00

ADA APA INI..?? Bupati Yusran Sindir Cabup

PENAJAM – Bahasan mengenai pembangunan Jembatan Tol Teluk Balikpapan pada Debat Kandidat Pasangan…

Kamis, 21 Juni 2018 08:43

INGAT..!! Perpanjang Libur Kena Sanksi

JAKARTA – Setelah libur panjang Lebaran sejak Sabtu (9/6), para aparatur sipil negara (ASN) diharuskan…

Kamis, 21 Juni 2018 08:42
Cerita Mahasiswa Kaltim di Balik Gelaran Piala Dunia di Rusia (1)

Jual Merchandise, Pecahan 100 Rubel Paling Laris

Piala Dunia 2018 membawa berkah tersendiri bagi mahasiswa Kaltim yang mengenyam pendidikan di Rusia.…

Rabu, 20 Juni 2018 13:00

Nasib Jembatan Tol Teluk Balikpapan Terancam

PENAJAM – Komitmen pasangan calon bupati dan wakil bupati Penajam Paser Utara (PPU) menuntaskan…

Rabu, 20 Juni 2018 12:36
Iran vs Spanyol

Percaya De Gea

KAZAN – Kiper Spanyol David de Gea membuat kesalahan besar pada debutnya di Piala Dunia 2018.…

Rabu, 20 Juni 2018 08:25
35.903 Orang Keluar lewat Semayang, Yang Balik Sebelum Pilkada Hanya 5.400-an

Cepat Pulang, demi Masa Depan Kaltim

SAMARINDA – Kekhawatiran angka golongan putih (golput) meninggi pada pemilihan kepala daerah (pilkada)…

Rabu, 20 Juni 2018 08:20
Pemkab Kukar Klaim Sudah Ajukan Izin Pemanfaatan Kawasan Tahura

Pusat Dituding Setengah Hati

TENGGARONG – Sejumlah objek yang beroperasi di atas Taman Hutan Raya (Tahura) Bukit Soeharto bakal…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .