MANAGED BY:
JUMAT
21 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

BALIKPAPAN

Kamis, 08 Maret 2018 08:51
Mantan Ketua Panwaslu Balikpapan Dipenjara
MASUK RUTAN: Jumiko (kemeja biru) resmi ditahan oleh Kejari Balikpapan dalam kasus dugaan korupsi dana hibah Panwaslu periode 2014/2015.

PROKAL.CO, BALIKPAPAN  -  Kejaksaan Negeri (Kejari) Balikpapan menahan tiga tersangka kasus dugaan penyelewengan dana hibah Panwaslu periode 2014/2015. Rabu (7/3), mantan Ketua Panwaslu Balikpapan Jumiko, mantan Bendahara Panwaslu Alfian Nur, dan mantan Kepala Sekretariat Panwaslu Muhammad Agung Sumarna resmi dipindahkan ke Rumah Tahanan (Rutan) Balikpapan. Ketiganya ditahan usai dilakukan pemeriksaan kemarin sejak pukul 10.00 Wita hingga pukul 15.00 Wita.

"Untuk 20 hari ke depan. Dari 7 Maret sampai 26 Maret 2018. Untuk proses selanjutnya akan kami lakukan penuntutan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi di Samarinda," terang Kepala Kejari Balikpapan Budi Utarto di aula Kejari Balikpapan usai penahanan ketiga tersangka.

Ditahannya ketiga tersangka oleh Kejari disebut menghindari tiga kemungkinan syarat subjektif. Berdasarkan Pasal 21 Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP), pertama, tersangka dikhawatirkan melarikan diri. Kemudian mengulangi perbuatannya. Terakhir tersangka ada kemungkinan menghilangkan barang bukti. Sementara syarat objektifnya, dalam pasal yang sama di ayat (4), karena tindak pidana yang dilakukan tersangka diancam hukuman penjara minimal lima tahun.

“Dan perlu saya tegaskan, tak pernah ada tersangka di Kejari Balikpapan yang tidak ditahan,” tegas Budi.
Secara teknis, Kasi Pidsus Kejari Rahmad Isnaini menjelaskan jika berkas perkara untuk persidangan telah dilengkapi. Setelah itu, akan diserahkan berkasnya untuk diteliti oleh jaksa yang telah ditunjuk Kejari. Dalam prosesnya lagi, Rahmad optimistis jika pelimpahan berkas kepada Pengadilan Tipikor dilakukan bulan ini juga.


"Tinggal dijilid. Kemudian diserahkan ke jaksa untuk dilakukan penelitian berkas perkara lalu diserahkan ke Pengadilan Tipikor," ungkap Rahmad.

Kejari masih tertutup soal peran ketiga tersangka dalam dugaan kasus korupsi ini. Namun disebut, para tersangka diduga terlibat manipulasi laporan pertanggungjawaban di akhir periode kepengurusan Panwaslu Balikpapan di 2015. Di mana dana hibah sebesar Rp 7 miliar, sebagian digunakan untuk keperluan pribadi.


"Bagaimana teknis (korupsi) itu belum bisa kami beber. Namun dari penyelidikan dan penyidikan kami digunakan untuk memenuhi fasilitas pribadi. Juga untuk men-service tamu-tamu Panwaslu di luar ketentuan," ungkapnya.


Selanjutnya, Kejari bekerja sama dengan tim intelejen untuk menelusuri aset ketiga tersangka. Jika ditemukan tidak tertutup kemungkinan akan dilakukan penyitaan. Pasalnya hingga kemarin, para tersangka tidak melakukan pengembalian dana yang diduga dikorupsi. "Masih kami telusuri," tegasnya.


Mengenai apakah akan ada penetapan tersangka lain, mengingat segala keputusan Panwaslu adalah kolektif kolegial, Kejari masih melakukan penyidikan. Namun dari hasil sementara, ketiga tersangka ini yang punya peran besar dalam kasus ini. "Yang lain ada (perannya). Namun kecil. Sementara para tersangka ini yang punya peran besar," lanjutnya.


Sementara itu, Jumiko yang ditemui usai pemeriksaan lebih memilih bungkam. Begitu pula dengan Penasihat Hukumnya, Dedi Setiawan yang tidak mengeluarkan komentar apapun pasca penahanan kliennya. Keduanya bergeming saat dicecar pertanyaan sejumlah media. Berjalan menuju mobil tahanan usai diperiksa, para tersangka kemudian tiba di rutan Balikpapan sekira pukul 15.15 Wita. Di depan pintu rutan pun Jumiko dan penasihat hukumnya kembali diam. Mereka langsung menghilang di balik pintu abu-abu rutan. (*/rdh/one/k18)

 


BACA JUGA

Kamis, 20 September 2018 09:09

Pandu, Si Terdakwa Sodomi Diputus 12 Tahun Penjara, Putusan Hakim Adil

VONIS 12 tahun penjara dan denda Rp 1 miliar yang dijatuhkan majelis hakim PN Balikpapan kepada Pandu…

Kamis, 20 September 2018 09:00

Malam Ini Pengesahan Warga Baru PSHT

BALIKPAPAN – Kamis (20/9) malam ini merupakan malam sakral sekaligus momen sangat membahagiakan…

Kamis, 20 September 2018 08:58

Wali Kota Kembali Diperiksa

BALIKPAPAN – Polda Kaltim melalui Ditreskrimsus Subdit III Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) kembali…

Rabu, 19 September 2018 08:41

Visum Negatif Melawan Pengakuan Korban

BALIKPAPAN – Proses hukum terhadap Pandu Dharma Wicaksono (PDW) yang bergulir pertama kali pada…

Rabu, 19 September 2018 08:39

Keterlibatan Pelaku Lain Belum Terbukti

BALIKPAPAN – Tim khusus gabungan Polres Balikpapan dan Polda Kaltim masih terus menyelidiki kasus…

Rabu, 19 September 2018 08:33

Kembangkan Potensi Anak di Gedung Biru

DUA hari, murid SD Patra Dharma 1 Balikpapan berkunjung dan belajar ilmu jurnalistik di Gedung BiruKaltim…

Selasa, 18 September 2018 08:31

Syarat Tak Lengkap Otomatis Gagal Seleksi

BALIKPAPAN – Pemkot Balikpapan mendapatkan jatah sebanyak 189 formasi pada penerimaan Calon Pegawai…

Selasa, 18 September 2018 08:28

Demi Suami, Istri Pasrah Masuk Bui

BALIKPAPAN – Lantaran suami dipecat dari sebuah perusahaan kontraktor migas, seorang istri memilih…

Selasa, 18 September 2018 08:26

Lima Kloter Masih di Arab Saudi

BALIKPAPAN – Pemulangan jamaah haji Embarkasi Balikpapan menyisakan lima kelompok terbang (kloter)…

Selasa, 18 September 2018 08:23

Berkah 13, BTN Syariah Gelar Fun Bike dan Fun Walk

BALIKPAPAN – Menyemarakkan hari jadi ke-13, Bank Tabungan Negara (BTN) Syariah menggelar fun bike…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .