MANAGED BY:
KAMIS
21 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Kamis, 08 Maret 2018 07:33
Pengusaha Masih Butuh Tarif Listrik Murah

Kadin Ingin Harga Batu Bara USD 75 Per Ton

-

PROKAL.CO, JAKARTA  -  Kamar Dagang dan Industri mendukung kebijakan pemerintah untuk tidak menaikan harga listrik dan BBM hingga 2019 mendatang. Dunia usaha, terutama industri, disebut masih membutuhkan harga-harga kebutuhan produksi yang rendah, salah satunya listrik.

Ketua Umum Kadin, Rosan Perkasa Roeslani menyebut, selama ini biaya listrik sangat berpengaruh terhadap total biaya tetap (fixed cost) industri. “Kalau industri mau tumbuh, harga dasar-dasarnya itu mustinya bagus. Gas dan listrik itu (harganya) harus di bawah, supaya fix cost-nya tidak tambah naik,” ucapnya di Menara Kadin, Jakarta, Selasa (6/3).

Rosan pun mengapresiasi keputusan pemerintah untuk tak menaikkan harga BBM dan tarif listrik. Selain berdampak pada biaya listrik industri, hal tersebut juga berdampak pada daya beli masyarakat.

“Kami melihat begini, kebijakan itu harus beradaptasi terhadap perkembangan dunia juga. Saya yakin pemerintah sudah melihat ini dari segala sisi kepentingan,” kata Rosan.

Sebelumnya, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menegaskan tidak akan menaikkan harga BBM solar dan premium, serta tarif listrik subsidi hingga akhir 2019. Ini dilakukan untuk menjaga daya beli masyarakat yang masih belum pulih.

INGIN HARGA BATU BARA USD 75 PER TON

Kendati sepakat tarif listrik tak naik, pengusaha disebut Rosan, dapat menerima harga batu bara domestik (DMO) untuk pembangkit listrik PLN, jika ditetapkan sebesar USD 75 per ton. Perusahaan pelat merah itu sebelumnya berharap harga batu bara DMO ditetapkan USD 60.

“Memang PLN mau USD 60, pengusaha mau USD 80. Kalau USD 75 mereka masih oke, karena adanya harga kewajiban pemenuhan kebutuhan domestik (domestic market obligation) yang harus dijual di lokal buat kami. Ini untuk kepentingan PLN supaya neracanya jebolnya tidak besar,” jelas Rosan.

Batu bara merupakan sumber energi primer terbesar dalam bauran energi pembangkit listrik di Indonesia. Tahun lalu, porsi batu bara mencapai 57,22 persen dari total seluruh bauran energi primer. Setelah itu, baru disusul oleh gas yang porsinya sebesar 24,82 persen.

Kenaikan harga batu bara yang terjadi belakangan ini di tengah tak naiknya tarif listrik membebani neraca keuangan PT Perusahaan Listrik Negara (PLN). PLN bahkan memperkirakan neraca perseroan dapat tergerus hingga Rp 21 triliun jika tarif listrik tak naik dan harga batu bara tak turun.

Sejak tahun lalu, harga batu bara relatif menanjak. Maret ini, Harga Acuan Batubara (HBA) yang ditetapkan pemerintah di level USD 101,96 per ton. Meningkat dibandingkan bulan lalu, USD 100,69 per ton. (man2/k18)

 


BACA JUGA

Rabu, 20 Juni 2018 06:44

Tertarik, tapi Terbentur Persyaratan

BALIKPAPAN - Kenaikan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI) atau BI 7-day reverse repo rate sebesar 50…

Rabu, 20 Juni 2018 06:40

Juni, Inflasi Kaltim Diprediksi Terkendali

SAMARINDA - Meski beberapa harga pangan melambung sejak awal bulan, seperti ayam broiler, daging sapi,…

Rabu, 20 Juni 2018 06:38

478 Daerah Sudah Terima Dana Desa

SAMARINDA - Pembangunan perdesaan di Bumi Etam dipastikan bakal semakin cepat. Pasalnya, saat ini penyaluran…

Rabu, 20 Juni 2018 06:37

Arus Balik Diprediksi Lebih Lama

BALIKPAPAN - Banyaknya masyarakat yang beralih menggunakan jasa angkutan udara tidak menyurutkan minat…

Rabu, 20 Juni 2018 06:35

Meningkat 80 Persen, Maskapai Siapkan Extra Flight

SAMARINDA – Meski hanya memindahkan operasi Bandara Temindung, kepadatan penumpang juga terlihat…

Rabu, 20 Juni 2018 06:32

Tarif Rental Mobil Melambung

TEGAL – Meski Lebaran sudah lima hari berlalu, namun tarif rental mobil masih cukup tinggi. Kenaikan…

Selasa, 19 Juni 2018 06:18

Suku Bunga Acuan Naik, Deposito Dilirik

BALIKPAPAN – Banyaknya instrumen investasi membuat deposito sempat ditinggalkan. Terlebih, tahun…

Selasa, 19 Juni 2018 06:16

Diimbau Tidak Bawa Keluarga ke Kaltim

SAMARINDA - Pemerintah Daerah (Pemda) Kaltim mengimbau masyarakat yang mudik pada libur Lebaran tahun…

Selasa, 19 Juni 2018 06:12

Lewati Prediksi, Penumpang Mudik Tumbuh 25 Persen

BALIKPAPAN – PT Angkasa Pura I Balikpapan memprediksi puncak arus balik di Bandara Internasional…

Selasa, 19 Juni 2018 06:11

Kunjungan Wisata di Samarinda Meningkat

SAMARINDA - Jelang berakhirnya libur Idulfitri, kunjungan masyarakat ke beberapa objek wisata di Samarinda…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .