MANAGED BY:
SENIN
10 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Kamis, 08 Maret 2018 07:33
Pengusaha Masih Butuh Tarif Listrik Murah

Kadin Ingin Harga Batu Bara USD 75 Per Ton

-

PROKAL.CO, JAKARTA  -  Kamar Dagang dan Industri mendukung kebijakan pemerintah untuk tidak menaikan harga listrik dan BBM hingga 2019 mendatang. Dunia usaha, terutama industri, disebut masih membutuhkan harga-harga kebutuhan produksi yang rendah, salah satunya listrik.

Ketua Umum Kadin, Rosan Perkasa Roeslani menyebut, selama ini biaya listrik sangat berpengaruh terhadap total biaya tetap (fixed cost) industri. “Kalau industri mau tumbuh, harga dasar-dasarnya itu mustinya bagus. Gas dan listrik itu (harganya) harus di bawah, supaya fix cost-nya tidak tambah naik,” ucapnya di Menara Kadin, Jakarta, Selasa (6/3).

Rosan pun mengapresiasi keputusan pemerintah untuk tak menaikkan harga BBM dan tarif listrik. Selain berdampak pada biaya listrik industri, hal tersebut juga berdampak pada daya beli masyarakat.

“Kami melihat begini, kebijakan itu harus beradaptasi terhadap perkembangan dunia juga. Saya yakin pemerintah sudah melihat ini dari segala sisi kepentingan,” kata Rosan.

Sebelumnya, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menegaskan tidak akan menaikkan harga BBM solar dan premium, serta tarif listrik subsidi hingga akhir 2019. Ini dilakukan untuk menjaga daya beli masyarakat yang masih belum pulih.

INGIN HARGA BATU BARA USD 75 PER TON

Kendati sepakat tarif listrik tak naik, pengusaha disebut Rosan, dapat menerima harga batu bara domestik (DMO) untuk pembangkit listrik PLN, jika ditetapkan sebesar USD 75 per ton. Perusahaan pelat merah itu sebelumnya berharap harga batu bara DMO ditetapkan USD 60.

“Memang PLN mau USD 60, pengusaha mau USD 80. Kalau USD 75 mereka masih oke, karena adanya harga kewajiban pemenuhan kebutuhan domestik (domestic market obligation) yang harus dijual di lokal buat kami. Ini untuk kepentingan PLN supaya neracanya jebolnya tidak besar,” jelas Rosan.

Batu bara merupakan sumber energi primer terbesar dalam bauran energi pembangkit listrik di Indonesia. Tahun lalu, porsi batu bara mencapai 57,22 persen dari total seluruh bauran energi primer. Setelah itu, baru disusul oleh gas yang porsinya sebesar 24,82 persen.

Kenaikan harga batu bara yang terjadi belakangan ini di tengah tak naiknya tarif listrik membebani neraca keuangan PT Perusahaan Listrik Negara (PLN). PLN bahkan memperkirakan neraca perseroan dapat tergerus hingga Rp 21 triliun jika tarif listrik tak naik dan harga batu bara tak turun.

Sejak tahun lalu, harga batu bara relatif menanjak. Maret ini, Harga Acuan Batubara (HBA) yang ditetapkan pemerintah di level USD 101,96 per ton. Meningkat dibandingkan bulan lalu, USD 100,69 per ton. (man2/k18)

 


BACA JUGA

Sabtu, 08 Desember 2018 10:00

Bernostalia dengan Era 1970-an

BALIKPAPAN  –  Maskapai Garuda Indonesia (GA) memberikan pelayanan baru dan…

Sabtu, 08 Desember 2018 06:13

DPK Korporasi Meningkat

SAMARINDA  –  Penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) perbankan yang bersumber…

Sabtu, 08 Desember 2018 06:06

Alokasikan KUR Khusus Peternak

WONOGIRI  –  Akses pembiayaan bagi usaha mikro, kecil, dan menengah…

Sabtu, 08 Desember 2018 06:05

Target Produksi 84 Juta Ton Padi

JAKARTA  –  Kementerian Pertanian (Kementan) menargetkan peningkatan produksi sejumlah…

Sabtu, 08 Desember 2018 06:01

Solusi Ketahanan Harga Kelapa Sawit

JAKARTA   –  Badan Pengelola Dana Perkebunan Sawit (BPDP-KS) diminta memperluas…

Sabtu, 08 Desember 2018 05:59

2018, Target Sejuta Rumah Terpenuhi

JAKARTA  -  Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki…

Sabtu, 08 Desember 2018 05:58

Konsisten Hadirkan Pembiayaan Rumah bagi MBR

JAKARTA   -   PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk siap…

Jumat, 07 Desember 2018 08:15

Rumah Terjangkau, Butuh Dukungan Perbankan

DENPASAR - PT Bank Tabungan Negara (BBTN) siap menjadi integrator…

Jumat, 07 Desember 2018 06:49

Momen Bangkit Industri Perkapalan

SAMARINDA – Pengusaha perkapalan di Kaltim punya momentum untuk memperbaiki…

Jumat, 07 Desember 2018 06:46

Terdepan karena Rangkul Milenial

BALIKPAPAN – Asuransi Astra Balikpapan telah siap menatap era bonus…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .