MANAGED BY:
SENIN
21 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SAMARINDA

Rabu, 07 Maret 2018 09:53
Ingin Jadi Bagian dari Solusi Masalah Sampah

Cara Bikers Bersama Warga Buktikan Peduli Lingkungan

INSPIRATIF: Sejumlah anggota HSFCI Samarinda dalam kegiatan GPS di Polder Air Hitam, Minggu (4/3).

PROKAL.CO, Jangan dikira para bikers hanya bergelut agenda touring. Di Kota Tepian, komunitas motor bernama Honda Street Fire Club Indonesia (HSFCI) Samarinda punya kegiatan lain. Mereka membuktikan bahwa bikers juga peduli lingkungan.

MEREKA menggelar gerakan pungut sampah (GPS) di Polder Air Hitam, Minggu (4/3). Area ini dipilih karena selain menjadi salah satu tempat penting dalam mengendalikan banjir di Kota Tepian, juga karena kondisinya kumuh. Parit-paritnya mampet dipenuhi sampah plastik.

Jika terus dibiarkan, Polder Air Hitam yang mestinya dapat menjadi area wisata justru tidak nyaman dipandang mata. Ketua HSFCI Samarinda Jusan Ahmad mengatakan, GPS yang dilaksanakan merupakan komitmen bikers untuk lebih peduli terhadap lingkungan, khususnya terhadap masalah persampahan.

Kegiatan itu sekaligus sebagai peringatan HUT ke-4 HSFCI Samarinda. Melalui kegiatan ini diharapkan bikers di Samarinda bahkan Kaltim bisa bersama-sama dengan seluruh elemen masyarakat lebih peduli kebersihan. Minimal mereka tidak membuang sampah sembarangan.

“Gerakan ini bisa mengubah kultur masyarakat Samarinda, dari pasif menjadi aktif mencintai kebersihan. Kami ingin terlibat jadi bagian dari solusi kebersihan di Samarinda itu,” ujar Jusan Ahmad.

Didukung berbagai pihak, salah satunya Astra Motor, HSFCI Samarinda memberikan 15 tempat sampah kepada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Samarinda. Rencananya tempat sampah ini bakal disebar ke sejumlah titik strategis yang memerlukan tempat sampah.

“Kami sangat bersyukur banyak yang terlibat. Tidak hanya bikers, tapi juga dari warga, komunitas, pelajar, dan mahasiswa. Semoga cara ini dapat mempercantik dan menggugah kesadaran warga untuk meningkatkan kualitas lingkungan hidup Samarinda,” ucapnya.

Kepala DLH Samarinda Nurrahmani hadir dalam kegiatan GPS itu. Dia mengapresiasi keterlibatan bikers yang tergabung dalam HSFCI Samarinda dalam gerakan pungut sampah. Peringatan hari jadi HSFCI tidak dilaksanakan dengan hura-hura, tapi jadi momentum para bikers untuk lebih peduli terhadap lingkungan.

Semoga kepedulian tersebut menular kepada bikers dari klub lain. Sehingga virus peduli kebersihan dapat tersebar luas di masyarakat. “Menanamkan kesadaran akan pentingnya kebersihan itu tidak bisa instan. Harus konsisten. Salah satunya dengan gerakan pungut sampah,” ujarnya.

Nurrahmani mengungkapkan, di Samarinda kepedulian terhadap kebersihan lingkungan khususnya persampahan masih jadi pekerjaan rumah yang mesti dituntaskan. Volume sampah yang dihasilkan warga ibu kota per hari mencapai 800 ton. Sementara yang terangkut ke tempat pembuangan akhir (TPA) hanya 540 ton.

Sisanya beberapa diolah, selebihnya lagi dibuang sembarang oleh warga ke sungai, parit, dan folder. Maka harus ada kesadaran bersama dari warga untuk lebih peduli. Mulai melakukan pemilahan sampah organik dan anorganik. Untuk selanjutnya ditabung di bank sampah agar menghasilkan nilai ekonomis.

Selain mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan para bikers, Nurrahmani mengimbau masyarakat, pelajar, dan mahasiswa untuk mulai membiasakan diri menjaga lingkungan di sekitarnya tetap bersih. Minimal seminggu sekali menggelar gerakan pungut sampah 15–30 menit di lingkungan sekitar sebagai upaya konsisten menjaga kebersihan lingkungan.

Kegiatan ini diikuti sekitar 70 orang. Anggota HSFCI berasal dari berbagai daerah di Kaltim, antara lain Samarinda, Bontang, Tenggarong, Samboja, Sendawar, Balikpapan, Berau, dan Penajam. Kegiatan ini juga diikuti pelajar dari SD 005 dan SD 008 Samarinda Seberang, pelajar SMK 17 Samarinda, komunitas Samarinda Clean Action, serta mahasiswa dari Universitas Mulawarman dan Universitas Widya Gama Mahakam. (*/him/kri/k8)


BACA JUGA

Minggu, 20 Januari 2019 11:06

"Saya Bukan Pembunuh"

WAJAH pucat, bibir sedikit mengelupas, dan matanya sayu. Langkahnya pelan,…

Minggu, 20 Januari 2019 10:19

WOW..!! Ada Samarinda Magnificent, Ini Maknanya Bagi Wali Kota

SAMARINDA - Logo komersial "Samarinda Magnificent", yang akan diluncurkan 21…

Minggu, 20 Januari 2019 09:39

Kerjakan Laporan Dinas Pendidikan Kukar Pakai Sabu, Gini Dah Jadinya...

SAMARINDA - Entah apa di pikiran Akhmad Fauzi (34). Meski…

Sabtu, 19 Januari 2019 10:42

Light Runway Bandara APT Pranoto Kebutuhan Mendesak

SAMARINDA–Sudah tiga kali pesawat batal landing di Bandara Aji Pangeran…

Sabtu, 19 Januari 2019 10:37

Merasa Dapat Keluarga Baru

LANGKAH kaki berderap dari rombongan anggota Polri terdengar jelas ketika…

Sabtu, 19 Januari 2019 09:34

Demokrat Ngotot Punya Hak Rebut Kursi Wawali Samarinda

SAMARINDA - Partai Demokrat masih menginginkan kursi Wakil Walikota (Wawali)…

Sabtu, 19 Januari 2019 09:33

Jalani Hukuman, Gaffar Tunjuk Pria Ini Sebagai Penggantinya di DPRD

SAMARINDA - Jafar Abdul Gaffar yang harus menjalani hukuman penjara…

Jumat, 18 Januari 2019 09:49
Hukuman ASN Terlibat Narkoba

Isran : Beda Hukumannya Bawa Selinting dengan Dua Kilo

SAMARINDA - Gubernur Kaltim Isran Noor menilai dalam menerapkan hukuman…

Kamis, 17 Januari 2019 12:37

Zainal Muttaqin Terpilih Aklamasi sebagai Ketua SPS Kaltim

SAMARINDA- Haji Zainal Muttaqin, akhirnya kembali terpilih sebagai ketua Serikat…

Kamis, 17 Januari 2019 12:21

Tak Ada Wawali, Wali Kota Samarinda Ngakunya Begini...

SAMARINDA - Walikota Samarinda Syaharie Jaang semenjak ditinggal almarhum Wakil…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*