MANAGED BY:
SELASA
17 JULI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SAMARINDA

Rabu, 07 Maret 2018 09:53
Ingin Jadi Bagian dari Solusi Masalah Sampah

Cara Bikers Bersama Warga Buktikan Peduli Lingkungan

INSPIRATIF: Sejumlah anggota HSFCI Samarinda dalam kegiatan GPS di Polder Air Hitam, Minggu (4/3).

PROKAL.CO, Jangan dikira para bikers hanya bergelut agenda touring. Di Kota Tepian, komunitas motor bernama Honda Street Fire Club Indonesia (HSFCI) Samarinda punya kegiatan lain. Mereka membuktikan bahwa bikers juga peduli lingkungan.

MEREKA menggelar gerakan pungut sampah (GPS) di Polder Air Hitam, Minggu (4/3). Area ini dipilih karena selain menjadi salah satu tempat penting dalam mengendalikan banjir di Kota Tepian, juga karena kondisinya kumuh. Parit-paritnya mampet dipenuhi sampah plastik.

Jika terus dibiarkan, Polder Air Hitam yang mestinya dapat menjadi area wisata justru tidak nyaman dipandang mata. Ketua HSFCI Samarinda Jusan Ahmad mengatakan, GPS yang dilaksanakan merupakan komitmen bikers untuk lebih peduli terhadap lingkungan, khususnya terhadap masalah persampahan.

Kegiatan itu sekaligus sebagai peringatan HUT ke-4 HSFCI Samarinda. Melalui kegiatan ini diharapkan bikers di Samarinda bahkan Kaltim bisa bersama-sama dengan seluruh elemen masyarakat lebih peduli kebersihan. Minimal mereka tidak membuang sampah sembarangan.

“Gerakan ini bisa mengubah kultur masyarakat Samarinda, dari pasif menjadi aktif mencintai kebersihan. Kami ingin terlibat jadi bagian dari solusi kebersihan di Samarinda itu,” ujar Jusan Ahmad.

Didukung berbagai pihak, salah satunya Astra Motor, HSFCI Samarinda memberikan 15 tempat sampah kepada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Samarinda. Rencananya tempat sampah ini bakal disebar ke sejumlah titik strategis yang memerlukan tempat sampah.

“Kami sangat bersyukur banyak yang terlibat. Tidak hanya bikers, tapi juga dari warga, komunitas, pelajar, dan mahasiswa. Semoga cara ini dapat mempercantik dan menggugah kesadaran warga untuk meningkatkan kualitas lingkungan hidup Samarinda,” ucapnya.

Kepala DLH Samarinda Nurrahmani hadir dalam kegiatan GPS itu. Dia mengapresiasi keterlibatan bikers yang tergabung dalam HSFCI Samarinda dalam gerakan pungut sampah. Peringatan hari jadi HSFCI tidak dilaksanakan dengan hura-hura, tapi jadi momentum para bikers untuk lebih peduli terhadap lingkungan.

Semoga kepedulian tersebut menular kepada bikers dari klub lain. Sehingga virus peduli kebersihan dapat tersebar luas di masyarakat. “Menanamkan kesadaran akan pentingnya kebersihan itu tidak bisa instan. Harus konsisten. Salah satunya dengan gerakan pungut sampah,” ujarnya.

Nurrahmani mengungkapkan, di Samarinda kepedulian terhadap kebersihan lingkungan khususnya persampahan masih jadi pekerjaan rumah yang mesti dituntaskan. Volume sampah yang dihasilkan warga ibu kota per hari mencapai 800 ton. Sementara yang terangkut ke tempat pembuangan akhir (TPA) hanya 540 ton.

Sisanya beberapa diolah, selebihnya lagi dibuang sembarang oleh warga ke sungai, parit, dan folder. Maka harus ada kesadaran bersama dari warga untuk lebih peduli. Mulai melakukan pemilahan sampah organik dan anorganik. Untuk selanjutnya ditabung di bank sampah agar menghasilkan nilai ekonomis.

Selain mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan para bikers, Nurrahmani mengimbau masyarakat, pelajar, dan mahasiswa untuk mulai membiasakan diri menjaga lingkungan di sekitarnya tetap bersih. Minimal seminggu sekali menggelar gerakan pungut sampah 15–30 menit di lingkungan sekitar sebagai upaya konsisten menjaga kebersihan lingkungan.

Kegiatan ini diikuti sekitar 70 orang. Anggota HSFCI berasal dari berbagai daerah di Kaltim, antara lain Samarinda, Bontang, Tenggarong, Samboja, Sendawar, Balikpapan, Berau, dan Penajam. Kegiatan ini juga diikuti pelajar dari SD 005 dan SD 008 Samarinda Seberang, pelajar SMK 17 Samarinda, komunitas Samarinda Clean Action, serta mahasiswa dari Universitas Mulawarman dan Universitas Widya Gama Mahakam. (*/him/kri/k8)


BACA JUGA

Senin, 16 Juli 2018 12:34
Pekerja BPU Cukup Bayar Rp 16.800 Per Bulan

Tingkatkan Peran PKH di Masyarakat

SAMARINDA–Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Samarinda, terus berupaya…

Senin, 16 Juli 2018 12:12

Tampil Bangga dengan Motif Sarung Samarinda

Tim Samarinda Sarung Carnival (SSC) tampil percaya diri walaupun masih junior pada even besar Solo Batik…

Senin, 16 Juli 2018 12:11

Tampil Bangga dengan Motif Sarung Samarinda.

Tim Samarinda Sarung Carnival (SSC) tampil percaya diri walaupun masih junior pada even besar Solo Batik…

Senin, 16 Juli 2018 10:13

Pemilihan Wawali Molor Lagi

SAMARINDA – Rencana pemilihan wakil wali kota (wawali) Samarinda, seperti bola liar saja. Sejak…

Senin, 16 Juli 2018 10:13

Maling Ditangkap oleh Saudara Sendiri

SAMARINDA – Langkah kaki Herli Febrianto berjalan pelan sembari berjengket, memasuki pintu belakang…

Senin, 16 Juli 2018 10:07

Vaksinasi Campak dan Rubella Digelar Serentak

SAMARINDA – Agustus mendatang, Dinas Kesehatan (Diskes) Kaltim melakukan imunisasi campak dan…

Senin, 16 Juli 2018 10:06
Menengok Tim 901 Polresta Samarinda

Bidik Balapan Liar hingga Narkoba

Polisi dituntut kerja cepat, cerdas, dan terukur. Itu sebabnya, tak mudah bertugas sebagai aparat berseragam…

Minggu, 15 Juli 2018 13:30

Seleksi Direksi PDAM Bakal Ramai

SAMARINDA – Langkah Pemkot Samarinda melakukan penjaringan direksi PDAM Tirta Kencana mendapat…

Minggu, 15 Juli 2018 09:47

Kerusakan Flyover Harus Diseriusi

SAMARINDA – Pengamat konstruksi Kaltim Haryoto angkat bicara, terkait kerusakan jalan layang (flyover)…

Minggu, 15 Juli 2018 09:47

KTP Pernah Dicetak 5.000 Keping tapi Tidak Diambil

Berbagai upaya perbaikan pelayanan publik telah didengungkan pemerintah daerah. Faktanya, sampai pekan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .