MANAGED BY:
JUMAT
22 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

UTAMA

Rabu, 07 Maret 2018 08:43
Selektif Buka Fakultas Kedokteran

Cabut Moratorium, Terhambat Dosen Minim

-

PROKAL.CO, BEKASI  –  Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) telah mencabut moratorium izin pembukaan fakultas kedokteran (FK). Sejak 4 September 2017. Namun, ternyata perizinan pembukaan FK baru masih sulit didapatkan oleh perguruan tinggi.

Menristekdikti Mohamad Nasir mengatakan, kondisi ini disebabkan jumlah dosen di bidang kedokteran masih sangat minim. Dalam triwulan I tahun 2018 ini, Kemenristekdikti baru memberikan surat keputusan (SK) pembukaan FK baru kepada dua kampus. Yakni, Universitas Muhammadiyah Prof Dr Hamka (Uhamka), Jakarta dan Universitas Gunadarma, Jawa Barat.

“Hambatannya karena rata-rata kurang dosen. Misalnya, apakah di biomedik, farmakologinya atau lainnya, semua harus tersedia (dosen) di samping bidang tertentu seperti bidang penyakit kulit, mata, dan semua yang terkait,” terang Nasir saat ditemui sesudah Kuliah Umum dengan tema Kebijakan Pendidikan Tinggi untuk Menghadapi Era Revolusi Industri 4.0 di Universitas Gunadarma, Kampus J6, Bekasi Selatan, Jawa Barat.

Nasir membeberkan, Indonesia mematok target rasio dosen dan mahasiswa FK di seluruh Indonesia sebesar 1:2.500. Diakui, angka tersebut masih terpaut sangat jauh jika dibandingkan dengan Singapura yang rasionya 1:450 dan Malaysia sebesar 1:950.

“Rasio yang kami target memang masih terlalu jauh. Belum lagi soal distribusi yang masih bermasalah. Oleh karena itu, ini menjadi sangat penting dan pendidikan kedokteran ini bakal kami kawal ketat,” tegas Nasir.

Mantan rektor Universitas Diponegoro (Undip) itu menceritakan sewaktu pertama menjabat Menristekdikti, perguruan tinggi yang masuk kategori A baru 19 perguruan tinggi (PT). Padahal, saat itu ada 4.579 perguruan tinggi. Kemudian, dengan menerapkan sistem Wasdampim (Pengawasan, Pendampingan, dan Pembinaan),  akhirnya dari 19 PT  hanya ada 1 atau 2 perguruan tinggi swasta (PTS). Sampai akhir 2017 sudah 65 perguruan tinggi yang sudah terakreditasi A.

Selanjutnya, setelah pencabutan moratorium izin pembukaan FK pada 4 September 2017 lalu, Nasir mengaku banyak perguruan tinggi yang mengajukan pembukaan FK baru. Akan tetapi, pihaknya tetap harus melakukan verifikasi secara ketat. Menurutnya, program studi (prodi) kedokteran merupakan salah satu prodi yang harus menghasilkan lulusan berkualitas, mengingat berkaitan dengan manusia.

“Jadi, pemerintah juga tidak bisa sembarangan memberi izin. Kalau yang mengajukan sih banyak karena kampusnya dianggap memiliki nilai tambah tinggi. Tapi, bagi kami itu tidak cukup. Perguruan tinggi harus bisa hasilkan lulusan yang baik, termasuk dosennya, infrastruktur, dan rumah sakit pendidikannya juga harus ada,” jelasnya.

Diketahui, Kemenristekdikti telah membuka pendaftaran prodi kedokteran hingga 17 September 2017 lalu. Pencabutan moratorium izin prodi kedokteran didasarkan atas sejumlah evaluasi yang telah dilakukan perguruan tinggi serta jumlah dokter cukup, tetapi beberapa daerah mengalami kekurangan. Pemerintah melakukan moratorium sejak 14 Juni 2016.

Pemerintah meminta sejumlah prodi kedokteran memperbaiki akreditasi dari C ke B. Usulan perbaikan prodi juga disuarakan sejumlah lembaga kedokteran. Sebelum moratorium, pemerintah mencatat, terdapat 16 prodi kedokteran terakreditasi A, 34 terakreditasi B, dan 23 terakreditasi C. Pemerintah membentuk tim pendamping untuk perbaikan akreditasi prodi kedokteran di perguruan tinggi. Hasilnya, saat ini ada delapan prodi naik ke akreditasi B dari C. (sar/far/k11)

 


BACA JUGA

Jumat, 22 Juni 2018 13:00

PARAH WAL..!! Ratusan Pegawai Bolos Kerja

SAMARINDA - Cuti bersama Idulfitri sudah berakhir dua hari lalu. Mulai kemarin (21/6), para aparatur…

Kamis, 21 Juni 2018 23:00

Pemilih Tak Puas Picu Golput Tinggi

SAMARINDA – Sepekan jelang pencoblosan, potensi golongan putih (golput) di Pilgub Kaltim justru…

Kamis, 21 Juni 2018 14:00
Argentina vs Kroasia

Gempur Habis-habisan

NIZHNY NOVGOROD – Aib terbesar Argentina di ajang Piala Dunia setelah pergantian abad datang pada…

Kamis, 21 Juni 2018 11:00

ADA APA INI..?? Bupati Yusran Sindir Cabup

PENAJAM – Bahasan mengenai pembangunan Jembatan Tol Teluk Balikpapan pada Debat Kandidat Pasangan…

Kamis, 21 Juni 2018 08:43

INGAT..!! Perpanjang Libur Kena Sanksi

JAKARTA – Setelah libur panjang Lebaran sejak Sabtu (9/6), para aparatur sipil negara (ASN) diharuskan…

Kamis, 21 Juni 2018 08:42
Cerita Mahasiswa Kaltim di Balik Gelaran Piala Dunia di Rusia (1)

Jual Merchandise, Pecahan 100 Rubel Paling Laris

Piala Dunia 2018 membawa berkah tersendiri bagi mahasiswa Kaltim yang mengenyam pendidikan di Rusia.…

Rabu, 20 Juni 2018 13:00

Nasib Jembatan Tol Teluk Balikpapan Terancam

PENAJAM – Komitmen pasangan calon bupati dan wakil bupati Penajam Paser Utara (PPU) menuntaskan…

Rabu, 20 Juni 2018 12:36
Iran vs Spanyol

Percaya De Gea

KAZAN – Kiper Spanyol David de Gea membuat kesalahan besar pada debutnya di Piala Dunia 2018.…

Rabu, 20 Juni 2018 08:25
35.903 Orang Keluar lewat Semayang, Yang Balik Sebelum Pilkada Hanya 5.400-an

Cepat Pulang, demi Masa Depan Kaltim

SAMARINDA – Kekhawatiran angka golongan putih (golput) meninggi pada pemilihan kepala daerah (pilkada)…

Rabu, 20 Juni 2018 08:20
Pemkab Kukar Klaim Sudah Ajukan Izin Pemanfaatan Kawasan Tahura

Pusat Dituding Setengah Hati

TENGGARONG – Sejumlah objek yang beroperasi di atas Taman Hutan Raya (Tahura) Bukit Soeharto bakal…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .