MANAGED BY:
JUMAT
19 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SELISIK/LAPSUS

Senin, 05 Maret 2018 08:43
Rentan Kelewat Kompetitif
GAGAL PERTAHANKAN GELAR: Borneo FC gagal memanfaatkan status juara bertahan dan tuan rumah untuk berjaya di Piala Gubernur Kaltim 2018. Pemain Borneo FC, Srdan Lopicic (kanan) bersalaman dengan pemain Sriwijaya FC, Ichsan K usai laga semifinal PGK yang dimenangkan tim tamu lewat adu penalti.

PROKAL.CO, TURNAMEN  pramusim di Benua Etam bertajuk Piala Gubernur Kaltim tak hanya menjadi ajang promosi daerah. Memiliki tiga tim dengan nama besar di sepak bola Indonesia, ajang ini membantu wakil Kaltim di kompetisi Tanah Air menyiapkan kekuatan sebelum persaingan di level liga dimulai.

Asisten pelatih Borneo FC Ahmad Amiruddin menuturkan, turnamen pramusim bertujuan menguji kesiapan tim sebelum berkompetisi. Setiap laga dijadikan momentum untuk memadukan pemain anyar dan lawas. “Setiap musim pasti ada perubahan komposisi pemain. Turnamen pramusim jadi tolok ukur mereka untuk uji kemampuan,” kata Amir, sapaannya.

Namun menilik agenda turnamen yang bergelimang hadiah, beberapa klub dituntut serius melakoni setiap pertandingan. Tak ayal, pemain yang semula disiapkan untuk kompetisi akhirnya ada yang cedera.

Sebelum PGK yang memperebutkan hadiah utama Rp 1 miliar dimulai, klub-klub Tanah Air dihadapkan turnamen pramusim yang lebih bergengsi bertajuk Piala Presiden 2018. Ajang tahunan yang bulan lalu dimenangkan Persija Jakarta itu menghadiahkan fulus Rp 3,3 miliar bagi tim juara.

Besaran hadiah yang diperebutkan membuat level turnamen begitu kompetitif. Padahal, sejatinya ajang pramusim hanya berlabel pemanasan. “Turnamen pramusim sebenarnya membantu klub untuk memediasi latih tanding secara gratis. Jadi sayang kalau dilewatkan begitu saja,” imbuhnya.

Selain hadiah menggiurkan, ajang pramusim di Indonesia sarat akan gengsi. Setiap klub tampak berlomba-lomba memenangkan pertandingan demi mengukir sejarah. Hingga lupa pada tujuan awal yakni berjuang di liga. “Khawatirnya kalau maksimal di awal, nanti di liga malah kendur. Sudah banyak kasusnya saat berhasil juara di turnamen, tapi di kompetisi kesulitan. Seperti blunder," lengkapnya.

Borneo FC merupakan salah satu contoh kejayaan pramusim tak diikuti kinerja klub pada level kompetisi. Bersaing di Indonesia Soccer Championship 2016, Pesut Etam hanya finis di posisi sembilan. Persib Bandung yang menjuarai Piala Presiden 2015 juga hanya finis kelima di kompetisi tertinggi di Tanah Air tersebut.

Kompetitifnya pramusim memang rentan bagi klub kontestan liga. Risiko cedera begitu mengancam lantaran agenda pertandingan yang padat. Amir gerah pengaturan jadwal tampak dipaksakan. Jatah istirahat minim ‎membuat pemain kelelahan. Imbasnya yang terjadi di lapangan kurang maksimal kala bermain.

PGK dengan delapan kontestan, digelar dengan durasi 10 hari. Satu klub memiliki jatah bertanding maksimal lima laga di ajang tersebut. Yang berarti, masa recovery hanya sehari per pertandingan.

Tidak sedikit akhirnya pemain yang ujungnya menjadi korban. Paling fatal bisa absen panjang semusim yang mengubur impian berlaga di kompetisi. “Harus hati-hati. Apalagi kalau jadwalnya padat,” ujarnya.

Bagi tim profesional, pramusim juga momen seleksi pemain. Paling sering menguji kemampuan legiun asing. Nasib mereka biasanya ditentukan dalam momen tersebut. ‎

Musim lalu, Borneo FC menurunkan tim pelapis untuk berlaga di Piala Presiden 2017. Di luar dugaan, skuad kedua tampil moncer dan finis runner up di turnamen tersebut. Nama yang melejit adalah bek asal Jepang, Kunihiro Yamashita. Panggung pramusim pun memberinya tiket promosi ke tim utama, menggeser playmaker asal Korea Selatan, Kim Yong Tae, yang sebelum diproyeksi mengisi slot asing Asia.

Turnamen pramusim di mata pelatih Persiba Wanderley Junior tak kalah penting. Lewat pramusim, dia dimungkinkan mengetahui sejauh mana perkembangan pemain selama menjalani latihan. “Kami bisa menilai kesiapan tim mulai teknik, skill, dan strategi serta mental pemain ketika bertanding,” ungkap arsitek asal Brasil itu kepada Kaltim Post.

Persiba punya keuntungan lebih pada laga pramusim lantaran menghadapi klub-klub Liga 1. Ya, Beruang Madu yang kini berada di Liga 2 baru saja menjajal kekuatan beberapa klub Liga 1, macam PSIS Semarang pada laga uji coba, Sriwijaya FC, Persebaya Surabaya, dan Madura United pada penyisihan grup PGK.

Terbaru, Persiba bentrok dengan Mitra Kukar dan PSM Makassar pada turnamen bertajuk Battle of Borneo. “Semua pertandingan pramusim akan kami manfaatkan untuk analisis kekuatan dan kelemahan tim sebelum masuk kompetisi nanti,” katanya.

Soal padatnya jadwal pertandingan yang mesti dijalani ketika turnamen pramusim, Wanderley mengaku tak mempersoalkan. Ya pada turnamen PGK,  yang baru saja tuntas diselenggarakan, padatnya jadwal membikin setiap klub cuma punya waktu recovery satu hari sebelum bertanding lagi.

Kondisi itu memang sempat membuat beberapa pelatih dan pemain mengaku kerepotan. Beberapa klub menyiasati dengan merotasi skuad yang berbeda pada setiap laga. Tak terkecuali Persiba. “Ada pengaruh memang, tapi kami antisipasi dengan minta kepada pemain atur waktu istirahat dengan benar dan ikuti program dari pelatih. Dengan begitu mereka akan selalu siap kapan pun tim butuh,” ujar dia. (tim kp)


BACA JUGA

Kamis, 11 Oktober 2018 08:46

Kaltim Juga Rawan Gempa

Kaltim memang tak karib dengan gempa, namun bukan berarti Bumi Mulawarman tak pernah mengalami guncangan.…

Senin, 08 Oktober 2018 12:34

Mengharamkan Nikah Siri

Menghalalkan hubungan cinta yang terjalin adalah mimpi bagi banyak pasangan. Namun, tak sedikit yang…

Senin, 08 Oktober 2018 12:32

Banyak Mudaratnya ketimbang Enaknya

RINI dan Joni, bukan nama sebenarnya, sudah saling kelewat sayang. Namun, restu orangtua sang pria tak…

Senin, 08 Oktober 2018 12:31

Penghulu Dadakan Tergoda Bayaran

SECARA hukum, negara melarang pernikahan siri terhadap setiap warganya. Namun, praktiknya masih cukup…

Senin, 08 Oktober 2018 12:29

Nikah Siri, Perempuan dan Anak Jadi Korban

OLEH: SUWARDI SAGAMA(Pakar Hukum Perlindungan Anak/Dosen Hukum Tata Negara IAIN Samarinda) NIKAH siri…

Rabu, 03 Oktober 2018 09:26

Vegetarian= Jaga Tubuh, Jaga Bumi

Anda adalah apa yang Anda makan. Ungkapan itu menjadi tren seiring makin tingginya kepedulian gaya hidup…

Rabu, 03 Oktober 2018 09:21

Pedang Bermata Dua

MESKI diklaim membuat tubuh fit, fresh dan awet muda, menjalani hidup sebagai vegetarian lebih tak selamanya…

Rabu, 03 Oktober 2018 09:10

Tren Menanjak Minat Menjadi Vegetarian

HASRAT menjadi vegetarian bahkan vegan trennya menanjak. Termasuk Kaltim. Berikut wawancara dengan Koordinator…

Kamis, 27 September 2018 09:19

Memangkas Emisi, Menjaga Bumi

Perubahan iklim yang kian buruk tak muncul begitu saja. Hujan yang tak tentu hingga kemarau yang terbilang…

Kamis, 27 September 2018 09:12

Ekonomi Menggiurkan dari Alam

RATANA Lukanawarakul begitu seksama mendengar penjelasan Agus, pemuda Desa Muara Siran, Muara Kaman,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .