MANAGED BY:
RABU
19 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

MASKULIN

Minggu, 04 Maret 2018 12:05
Jangan Tekan Dua Tombol Bersamaan

Merawat Spion Elektrik

OTOMATIS: Kecanggihan spion elektrik memudahkan Anda dalam berkendara. Namun, perhatikan cara merawat spion tersebut, agar usianya lebih panjang.

PROKAL.CO, PERKEMBANGAN dunia mobil semakin canggih, untuk memberi kenyamanan kepada konsumennya. Teknologi yang dulu hanya ditemui di mobil kelas atas, kini mulai menjadi standar kenyamanan sendiri untuk jenis kendaraan city car. Salah satu yang mengesankan dan memiliki manfaat besar adalah menjamurnya roda empat dengan spion elektrik.

Pada akhir 90-an, mobil yang dilengkapi spion elektrik mulai muncul di pasaran. Keuntungan dari itu pengemudi tidak lagi repot mengeluarkan tangan untuk memperbaiki posisi kaca spion, cukup memainkan tombol yang terletak di area dashboard. Begitupun ketika berada di area parkir sempit cukup menekan tombol untuk melipat kaca spion.

Namun, spion elektrik juga bukan tanpa masalah. Acap kali ditemui beberapa masalah berupa korslet, yang membuatnya tidak berfungsi dengan baik. “Salah satu sebab spion elektrik korslet adalah karena kebiasaan menekan dua tombol secara bersamaan,” ujar Dian Patimura dari Auto Prima Jaya Samarinda.

Hal itu terjadi ketika pengemudi menekan tombol dari dua arah, misalnya Anda menekan ke arah kanan, tetapi juga menekan tombol ke arah kiri atau arah atas dan bawah. Akhirnya kedua arus bertemu dan mengakibatkan korsleting. “Jadi, cara terbaiknya tetap menekan satu tombol sesuai arah yang diinginkan,” sebutnya.

Lantas, Dian juga menyarankan untuk tidak memaksa kaca spion hingga mentok di batok spion. Saat mulai terdengar suara ketukan dua kali, segera hentikan. Itu berarti spion telah berada di posisi maksimal. “Kalau terus menekan tombol bisa berakibat lepasnya engsel spion bagian dalam,” bebernya.

Jika rusak, Anda wajib menggantinya karena tidak bisa diperbaiki. Usia spion elektrik memang bergantung kualitas spare part. Namun, lazimnya usia spion bertahan tiga tahun. Kecuali terjadi hal tak diinginkan, misalnya kecelakaan. Imbas dari itu bisa membuat motor atau pengait spion elektrik patah. (*/day/*/ni/k8)

 


BACA JUGA

Minggu, 16 Desember 2018 07:56

Asmara dalam Pigura

DALAM mengambil gambar untuk pre-wedding, ada beberapa hal yang harus…

Minggu, 09 Desember 2018 10:38

Sukses Butuh Proses

TANGANNYA terampil menari dengan kuas. Peralatan rias wajah sudah dia…

Minggu, 09 Desember 2018 10:37

Rangkul Murid Layaknya Keluarga

SAMBIL sesekali memainkan kacamata yang tengah dipegangnya, Denny Saputra begitu…

Minggu, 09 Desember 2018 10:35

Lincah Bergerak dengan Parkour

KEGIATAN olahraga yang membuat seluruh anggota tubuh bergerak, bahasa trennya…

Minggu, 09 Desember 2018 10:34

Melawan Rasa Takut dan Siap Cedera

PARKOUR bukan olahraga minim cedera.Namun, bukan berarti akan selalu cedera.…

Minggu, 09 Desember 2018 06:22

Balas Hinaan dengan Prestasi

PADA umumnya, setiap orang akan menyiapkan biaya sebelum merintis usaha.…

Rabu, 05 Desember 2018 09:46

Ini 5 Kiat Jaga Ginjal Anda Tetap Sehat

 Saat memasuki usia lanjut, salah satu pengobatan yang paling menjadi…

Selasa, 04 Desember 2018 10:56

Asyiknya PDKT Sambil Jalan Kaki

Calon pasangan yang sedang dalam masa pendekatan atau penjajakan (PDKT)…

Minggu, 02 Desember 2018 10:01

Empat Menit Singkat dengan Tabata

OLAHRAGA berintensitas tinggi tak hanya pliometrik. Ada pula olahraga yang…

Minggu, 18 November 2018 08:42

Memori 90-an dalam Mainan

Masih ingatkah dengan permainan hits pada era 90-an? Kami ingin…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .