MANAGED BY:
SABTU
20 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

UTAMA

Sabtu, 03 Maret 2018 07:46
Borneo FC Gagal Pertahankan Gelar

(4) 3 Borneo FC vs Sriwijaya FC 3 (5)

PROKAL.CO, SAMARINDA  –   Ambisi Borneo FC mempertahankan gelar Piala Gubernur Kaltim (PGK) II/2018 pupus. Tim beralias Pesut Etam itu harus terhenti di semifinal setelah keok lewat adu penalti 4-5 dari Sriwijaya FC (SFC) di Stadion Utama Palaran kemarin (2/3).

Bersikap sebagai tuan rumah, Borneo FC memulai laga dengan tampil percaya diri. Berhasil menyudahi babak pertama dengan keunggulan satu gol lewat kreasi Marlon da Silva menit ke-26.

Kejadian tak mengenakkan sempat terjadi di pengujung babak pertama. Bek SFC Marckho dengan sengaja menendang keras Abdul Rahman hingga terpelanting. Keributan pun sempat terjadi hingga wasit menghukum keduanya dengan kartu merah.

Di babak kedua, Pesut Etam sempat menggandakan keunggulan lewat gol Lerby Eliandry menit ke-47. Namun, kedudukan menjadi 2-2 melalui brace Alberto Goncalves menit ke-60 dan '66.

Titus Bonai yang masuk menggantikan Wahyudi Hamisi sempat melambungkan asa tim lewat golnya menit ke-86. Sayang, sepakan bebas Makan Konate jelang bubaran mengubur impian Borneo FC menyudahi laga dengan kemenangan.

Imbang 3-3, laga dilanjutkan ke babak tambahan. Bermain dua kali 15 menit, tak satu pun kedua tim mampu menambah gol. Pertandingan akhirnya harus diakhiri dengan adu penalti.

Di babak adu penalti, empat penendang Borneo FC gagal mengeksekusi dengan baik. Sementara SFC hanya tiga. Skor akhir penalti 5-4 untuk kemenangan Laskar Wong Kito. Kalah dari SFC, pelatih Borneo FC Iwan Setiawan kesal dengan kelengahan pemainnya di menit akhir. Hanya menyisakan waktu kurang dua menit, timnya sebenarnya sangat bisa mempertahankan keunggulan. “Anak-anak tampak kelelahan karena pemain SFC tampil menyerang dari menit awal. Ini pelajaran berharga bagi kami,” kata Iwan.

Gagal ke final, Iwan tetap mengapresiasi kinerja anak asuhannya. Setidaknya, tim sudah berjuang hingga semifinal dengan capaian yang tak mudah. “Semua sudah berusaha. Kami hanya gagal di babak adu penalti. Secara permainan sudah bagus,” bebernya.

Evaluasi utama Iwan ialah memperbaiki pondasi pertahanan. Kebobolan tiga gol pada waktu normal sangat menyakitkan baginya. “Kami akan maksimalkan perebutan juara ketiga. Masalah pertahanan akan dibenahi,” pungkasnya. Diketahui, Borneo FC menjuarai Piala Gubernur Kaltim edisi pertama pada 2016. (*/abi/rom/k11)


BACA JUGA

Jumat, 19 Oktober 2018 11:00

Dorong Pendapatan Petani, Gubernur Mau Petani Jual Karet Langsung ke Perusahaan

SAMARINDA - Petani karet diimbau tidak menjual hasil perkebunannya kepada tengkulak alias langsung ke…

Jumat, 19 Oktober 2018 10:51

Minta Perda Baca Tulis Alquran Disahkan

TANA PASER – Sebanyak 768 santri Taman Pendidikan Alquran (TPA) dan Lembaga Pembinaan dan Pengembangan…

Jumat, 19 Oktober 2018 09:35

Kaltim Peringkat Nasional Kepemilikan Akta Kelahiran

SAMARINDA – Provinsi kaltim menempati urutan ke dua dalam peringkat nasional untuk kepemilikan…

Jumat, 19 Oktober 2018 06:52

Ekonomi Lesu, Donatur Zakat Kaltim Meningkat

BALIKPAPAN - Perekonomian Indonesia tercatat pada tiga tahun terakhir ini menunjukkan grafik yang melesu.…

Kamis, 18 Oktober 2018 13:15

DUAARR..!! Ledakan di Kampus Tewaskan 18 Orang

MOSKOW – Sebuah ledakan memorak-porandakan kampus Politeknik Kerch di timur Crimea kemarin (17/10).…

Rabu, 17 Oktober 2018 10:46

Cerita Perjalanan Sunarman, Napi Palu yang Menyerahkan Diri ke Rutan Solo

Bencana gempa bumi dan tsunami yang terjadi di Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah (Sulteng) beberapa…

Rabu, 17 Oktober 2018 10:40

Waduh, Utang Luar Negeri Indonesia Naik, Tembus Rp 5.410 Triliun..!!

JAKARTA- Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia tumbuh sebesar USD 360,7 miliar atau Rp 5.410 triliun (kurs…

Selasa, 16 Oktober 2018 11:14

MAAF..!! Tol Balikpapan - Samarinda Molor, Ngga Jadi Diresmikan Jokowi

SAMARINDA- Tol Balikpapan-Samarinda batal diresmikan akhir tahun ini. Padahal mantan Gubernur Kaltim…

Senin, 15 Oktober 2018 11:42
Menelisik Prostitusi Online di Kota Semarang

Booking 1 Jam Rp 600 Ribu, Sehari Bisa Layani 4 Tamu

Lokalisasi Sunan Kuning (SK) bakal ditutup Pemkot Semarang pada 2019. Namun praktik prostitusi di Kota…

Senin, 15 Oktober 2018 11:36
Romo Leo Joosten Ginting Suka, Warga Belanda yang Lestarikan Budaya Batak Karo

Lestarikan Budaya Batak karena Cinta

Begitu menginjakkan kaki di Tapanuli Utara pada 1971, Leo Joosten langsung jatuh cinta dengan tanah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .