MANAGED BY:
JUMAT
19 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SELISIK/LAPSUS

Sabtu, 03 Maret 2018 07:38
Laparoskopi 3D, Satu-satunya di Kalimantan
SATU-SATUNYA: Teknik bedah lubang kunci menggunakan alat laparoskopi tiga dimensi (3D). Merupakan satu-satunya di Kalimantan dan hanya ada 10 alat se-Indonesia

PROKAL.CO, DALAM ilmu bedah terdapat beberapa sub-spesialis. Salah satunya bedah digestif (pencernaan). RSUD Abdul Wahab Sjahranie (AWS) Samarinda memiliki alat bantu bedah digestif yakni laparoskopi 3D. Satu-satunya di Kalimantan. Alat tersebut jumlahnya kurang dari 10 di Indonesia.

Alat itu bisa melakukan tindakan bedah dengan layar monitor dan dibantu kacamata khusus guna menimbulkan efek 3D. “Sejak 2016 alat itu ada,” kata dr Bambang Suprapto SpB-KBD atau dokter spesialis bedah digestif RSUD AWS Samarinda.

Tidak hanya saluran cerna yang menjadi ranah spesialis bedah digestif. Meliputi upper gastrointestinal (saluran cerna bagian atas) hingga lambung, usus halus, usus besar. Lalu hepatobilier termasuk hati, pankreas, limpa, kantong empedu, dan kolorektal (usus besar) hingga permasalahan sekitar dubur.

Laparoskopi merupakan teknik melakukan operasi tanpa pembedahan besar. Dibantu kamera untuk memonitor bagian dalam perut. Lewat pencitraan pada layar monitor dan mengarahkan bagian mana yang bermasalah. Kemudian mengangkat jaringan itu. Setelah pasien dibius total dan dibaringkan, dibuka sayatan kurang dari 2 sentimeter di daerah pusar. Dari situlah teleskop dan sistem endokamera dimasukkan (laparoscope). Kemudian membuat sayatan di area perut lain. Setelahnya dimasukkan gas untuk membuat rongga atau mengembangkan perut.

“Setelah itu, baru dilakukan prosedur pengangkatan jaringan, misal batu empedu,” jelas dokter alumnus sub-spesialis bedah digestif Universitas Diponegoro Semarang tersebut.

Selain laparoskopi, ada pula endoskopi. Serupa. Sama-sama menggunakan kamera sebagai alat bantu. Ada dua macam. Yakni esofago gastro duodenoskopi (EGD) yang masuk melalui mulut, kemudian kolonoskopi (teropong usus besar) masuk lewat dubur.

Selain melihat kondisi saluran pencernaan, endoskopi juga bisa mengangkat benda-benda asing. Dengan bantuan penjepit, lalu ditarik keluar melalui mulut. Seperti tidak sengaja tertelan jarum pentul atau koin. Prosesnya pun dilakukan dengan teknik agar benda asing yang ditarik keluar tidak melukai bagian saluran pencernaan yang dilewati.

LANGSUNG BISA PULANG

Salah satu yang tercanggih, pernah dilakukan laparoskopi menggunakan satu sayatan (single port). Panjang sayatan sekitar 2 sentimeter dengan kasus batu empedu. Sehingga hanya meninggalkan jejak satu sayatan kecil di perut.

Keuntungan laparoskopi yakni minim nyeri sehingga pemulihan lebih cepat. Pasien tidak perlu menunggu berhari-hari sebelum diperbolehkan kembali ke rumah. Hari ini operasi, besoknya boleh pulang.

Beberapa penyakit yang penanganannya dengan prosedur laparoskopi antara lain usus buntu, batu empedu, hernia, tumor usus besar, serta penyakit yang meliputi hepatobilier. “Sayatan kecil, secara kosmetik lebih baik. Minimal risiko infeksi,” terang Bambang. Teknik bedah laparoskopi merupakan revolusi dunia ilmu bedah pada akhir abad 20. Menggantikan peran teknik pembedahan konvensional atau terbuka yang selama ini dikenal.

Merujuk pada proses pemulihan pasien yang lebih cepat namun sesuai tercapai target operasi. “Paling penting pemulihan pascaoperasi sangat cepat,” pungkas dokter yang sejak 2010 menjadi spesialis bedah umum tersebut. (timkp)

 


BACA JUGA

Kamis, 11 Oktober 2018 08:46

Kaltim Juga Rawan Gempa

Kaltim memang tak karib dengan gempa, namun bukan berarti Bumi Mulawarman tak pernah mengalami guncangan.…

Senin, 08 Oktober 2018 12:34

Mengharamkan Nikah Siri

Menghalalkan hubungan cinta yang terjalin adalah mimpi bagi banyak pasangan. Namun, tak sedikit yang…

Senin, 08 Oktober 2018 12:32

Banyak Mudaratnya ketimbang Enaknya

RINI dan Joni, bukan nama sebenarnya, sudah saling kelewat sayang. Namun, restu orangtua sang pria tak…

Senin, 08 Oktober 2018 12:31

Penghulu Dadakan Tergoda Bayaran

SECARA hukum, negara melarang pernikahan siri terhadap setiap warganya. Namun, praktiknya masih cukup…

Senin, 08 Oktober 2018 12:29

Nikah Siri, Perempuan dan Anak Jadi Korban

OLEH: SUWARDI SAGAMA(Pakar Hukum Perlindungan Anak/Dosen Hukum Tata Negara IAIN Samarinda) NIKAH siri…

Rabu, 03 Oktober 2018 09:26

Vegetarian= Jaga Tubuh, Jaga Bumi

Anda adalah apa yang Anda makan. Ungkapan itu menjadi tren seiring makin tingginya kepedulian gaya hidup…

Rabu, 03 Oktober 2018 09:21

Pedang Bermata Dua

MESKI diklaim membuat tubuh fit, fresh dan awet muda, menjalani hidup sebagai vegetarian lebih tak selamanya…

Rabu, 03 Oktober 2018 09:10

Tren Menanjak Minat Menjadi Vegetarian

HASRAT menjadi vegetarian bahkan vegan trennya menanjak. Termasuk Kaltim. Berikut wawancara dengan Koordinator…

Kamis, 27 September 2018 09:19

Memangkas Emisi, Menjaga Bumi

Perubahan iklim yang kian buruk tak muncul begitu saja. Hujan yang tak tentu hingga kemarau yang terbilang…

Kamis, 27 September 2018 09:12

Ekonomi Menggiurkan dari Alam

RATANA Lukanawarakul begitu seksama mendengar penjelasan Agus, pemuda Desa Muara Siran, Muara Kaman,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .