MANAGED BY:
KAMIS
24 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Jumat, 02 Maret 2018 07:10
Mega Carry Jadi Andalan Suzuki di GIICOMVEC 2018
DESAIN BARU: Mega Carry dihadirkan dengan kisaran harga Rp 133-142 juta. (PT SIS UNTUK KALTIM POST)

PROKAL.CO, JAKARTA - PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) ambil bagian dalam Gaikindo Indonesia International Commercial Vehicle Expo (GIICOMVEC) 2018. Dalam ajang tersebut, pemegang merek otomotif Suzuki itu menjadikan Mega Carry sebagai andalan.

GIICOMVEC 2018 berlangsung di Jakarta Convention Center (JCC). Berlangsung Kamis (1/3) sampai Minggu (4/3), event ini merupakan ajang unjuk gigi bagi produk otomotif komersial.

Dony Saputra, 4W Marketing Director PT SIStak memungkiri, untuk segmen komersial, pasar otomotif di Tanah Air memang masih sangat menjanjikan. “Banyak faktor yang memengaruhinya. Seperti pembangunan infrastruktur, perdagangan komoditas, serta aktivitas manufaktur,” ucapnya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis (1/3).

Faktor-faktor itulah, yang disebut Dony mendorong kebutuhan akan kendaraan komersial. Karenanya, dia menilai, partisipasi dalam GIICOMVEC 2018 sangat penting.

“Apalagi salah satu produk kami, Suzuki Carry telah dikenal sebagai kendaraan komersial yang tangguh dan telah menjadi andalan konsumen. Khususnya, pelaku bisnis di Indonesia selama lebih dari 40 tahun,” jelasnya.

Kehadiran kendaraan komersial Suzuki sejak tahun 1976 tak hanya menjadi sebuah alat transportasi. Namun, sudah menjadi andalan tiap generasi untuk menggerakkan ekonomi usaha.

Kendaraan komersial Suzuki hadir kali pertama di Indonesia dengan memperkenalkan pikap ST10. Atau yang biasa terkenal dengan “truntung”.

Kepercayaan konsumen akan produk komersial Suzuki dibuktikan dengan angka penjualan yang cukup baik. Di tengah pasar otomotif yang stagnan, penjualan kendaraan komersial Suzuki sepanjang 2017 lalu mencapai angka 44.856 unit untuk wholesales. Bahkan, lini kendaraan komersial Suzuki menjadi pemimpin pasar, dengan berhasil meraih 45,1 persen market share. Sedangkan untuk kinerja internal PT SIS, kendaraan komersial pun menjadi backbone penjualan Suzuki secara keseluruhan, dengan kontribusi 40 persen.

Dalam gelaran GIICOMVEC 2018, PT SIS membawa display andalannya, yakni Mega Carry terbaru. Ada pula empat produk yang telah dimodifikasi sesuai fungsi. Yaitu, Suzuki APV Ambulance, Suzuki Ertiga Ambulance, Suzuki APV angkutan kota, Suzuki APV Mobil Toko, serta Suzuki Carry Dump Truck.

Produk-produk Suzuki tidak hanya tangguh untuk mendukung kegiatan niaga. Namun, juga bisa disesuaikan fungsi dan kegunaan di tiap daerah-daerah.

 “Kami berharap partisipasi di GIICOMVEC 2018 bisa memberikan manfaat. Tidak hanya tentang produk, tapi juga pengembangan bisnis konsumen kami, yang pada akhirnya berkontribusi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia,” tutup Dony.

Sepintas mengenai Suzuki Mega Carry terbaru, mobil ini mendapat sentuhan perubahan desain. Logo Suzuki di bak belakang tampil dengan desain baru.

Dari sisi keamanan, PT SIS menambahkan cylinder key dan assist grip di kedua sisi pintu. Fitur itu untuk meningkatkan kenyamanan penumpang.

Mega Carry ditawarkan dalam beberapa tipe. Untuk tipe standar, dijual seharga Rp 133,5 juta (wilayah Jabodetabek). Sementara Mega Carry Extra Rp 135,5 juta, lalu Mega Carry AC Power Steering Rp 140 juta, Mega Carry Extra AC Power Steering Rp 142,5 juta. (man2/k15)


BACA JUGA

Rabu, 23 Januari 2019 07:07

PHI Andalkan Teknologi Drilling

BALIKPAPAN - Pertamina Hulu Indonesia (PHI) terus melakukan inovasi untuk…

Rabu, 23 Januari 2019 07:06

Tahun Politik, BI Jamin Temuan Uang Palsu Turun

SAMARINDA - Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw-BI) Kaltim bertekad menekan…

Rabu, 23 Januari 2019 07:03

Pengusaha Mamin Keluhkan Masalah Gula Lokal

JAKARTA - Penggunaan gula rafinasi impor untuk industri makanan dan…

Rabu, 23 Januari 2019 07:02

Pemerintah Diminta Benahi Masalah dari Hulu

JAKARTA - Pemerintah masih terus melakukan impor untuk memenuhi kebutuhan…

Selasa, 22 Januari 2019 06:53

Kenaikan Harga Diklaim Wajar

BALIKPAPAN - Otoritas bandara berencana mengajukan perubahan tarif batas atas…

Selasa, 22 Januari 2019 06:47

Produksi Udang Windu Dituntut Meningkat

SAMARINDA - Udang windu Kaltim saat ini menjadi andalan Indonesia…

Selasa, 22 Januari 2019 06:45

Perjuangkan Bea Masuk Ekspor Perhiasan 0 Persen

JAKARTA – Industri perhiasan masih menjadi salah satu andalan untuk…

Selasa, 22 Januari 2019 06:41

Inka Ekspor Gerbong ke Bangladesh

SURABAYA – Kebutuhan sarana transportasi kereta di berbagai negara masih…

Selasa, 22 Januari 2019 06:40

2020, Target Kirim 30,3 Juta Ton Batu Bara

PALEMBANG - PT Bukit Asam (BA) Tbk terus meningkatkan pengiriman…

Selasa, 22 Januari 2019 06:39

PGN Optimistis Capai 244.043 Pelanggan

JAKARTA - Setelah resmi mengakuisisi 51 persen saham PT Pertamina…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*