MANAGED BY:
JUMAT
19 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Jumat, 02 Maret 2018 07:10
Mega Carry Jadi Andalan Suzuki di GIICOMVEC 2018
DESAIN BARU: Mega Carry dihadirkan dengan kisaran harga Rp 133-142 juta. (PT SIS UNTUK KALTIM POST)

PROKAL.CO, JAKARTA - PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) ambil bagian dalam Gaikindo Indonesia International Commercial Vehicle Expo (GIICOMVEC) 2018. Dalam ajang tersebut, pemegang merek otomotif Suzuki itu menjadikan Mega Carry sebagai andalan.

GIICOMVEC 2018 berlangsung di Jakarta Convention Center (JCC). Berlangsung Kamis (1/3) sampai Minggu (4/3), event ini merupakan ajang unjuk gigi bagi produk otomotif komersial.

Dony Saputra, 4W Marketing Director PT SIStak memungkiri, untuk segmen komersial, pasar otomotif di Tanah Air memang masih sangat menjanjikan. “Banyak faktor yang memengaruhinya. Seperti pembangunan infrastruktur, perdagangan komoditas, serta aktivitas manufaktur,” ucapnya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis (1/3).

Faktor-faktor itulah, yang disebut Dony mendorong kebutuhan akan kendaraan komersial. Karenanya, dia menilai, partisipasi dalam GIICOMVEC 2018 sangat penting.

“Apalagi salah satu produk kami, Suzuki Carry telah dikenal sebagai kendaraan komersial yang tangguh dan telah menjadi andalan konsumen. Khususnya, pelaku bisnis di Indonesia selama lebih dari 40 tahun,” jelasnya.

Kehadiran kendaraan komersial Suzuki sejak tahun 1976 tak hanya menjadi sebuah alat transportasi. Namun, sudah menjadi andalan tiap generasi untuk menggerakkan ekonomi usaha.

Kendaraan komersial Suzuki hadir kali pertama di Indonesia dengan memperkenalkan pikap ST10. Atau yang biasa terkenal dengan “truntung”.

Kepercayaan konsumen akan produk komersial Suzuki dibuktikan dengan angka penjualan yang cukup baik. Di tengah pasar otomotif yang stagnan, penjualan kendaraan komersial Suzuki sepanjang 2017 lalu mencapai angka 44.856 unit untuk wholesales. Bahkan, lini kendaraan komersial Suzuki menjadi pemimpin pasar, dengan berhasil meraih 45,1 persen market share. Sedangkan untuk kinerja internal PT SIS, kendaraan komersial pun menjadi backbone penjualan Suzuki secara keseluruhan, dengan kontribusi 40 persen.

Dalam gelaran GIICOMVEC 2018, PT SIS membawa display andalannya, yakni Mega Carry terbaru. Ada pula empat produk yang telah dimodifikasi sesuai fungsi. Yaitu, Suzuki APV Ambulance, Suzuki Ertiga Ambulance, Suzuki APV angkutan kota, Suzuki APV Mobil Toko, serta Suzuki Carry Dump Truck.

Produk-produk Suzuki tidak hanya tangguh untuk mendukung kegiatan niaga. Namun, juga bisa disesuaikan fungsi dan kegunaan di tiap daerah-daerah.

 “Kami berharap partisipasi di GIICOMVEC 2018 bisa memberikan manfaat. Tidak hanya tentang produk, tapi juga pengembangan bisnis konsumen kami, yang pada akhirnya berkontribusi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia,” tutup Dony.

Sepintas mengenai Suzuki Mega Carry terbaru, mobil ini mendapat sentuhan perubahan desain. Logo Suzuki di bak belakang tampil dengan desain baru.

Dari sisi keamanan, PT SIS menambahkan cylinder key dan assist grip di kedua sisi pintu. Fitur itu untuk meningkatkan kenyamanan penumpang.

Mega Carry ditawarkan dalam beberapa tipe. Untuk tipe standar, dijual seharga Rp 133,5 juta (wilayah Jabodetabek). Sementara Mega Carry Extra Rp 135,5 juta, lalu Mega Carry AC Power Steering Rp 140 juta, Mega Carry Extra AC Power Steering Rp 142,5 juta. (man2/k15)


BACA JUGA

Jumat, 19 Oktober 2018 10:57

Begini Strategi Bankaltimtara Syariah Dongkrak Pangsa Pasar

SAMARINDA- Bankaltimtara Syariah terus berusaha meningkatkan sektor ekonomi syariah di Kalimantan Timur.…

Jumat, 19 Oktober 2018 06:58

Pertamina EP Tarakan Field Capai Target Produksi

TARAKAN – Kinerja unit Asset 5 Tarakan Field, milik PT Pertamina EP cukup membanggakan. Per September…

Kamis, 18 Oktober 2018 06:45

Triwulan III, Permintaan Batu Bara Meningkat

SAMARINDA – Di tengah pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) yang sudah…

Kamis, 18 Oktober 2018 06:31

Pasar Properti Vila Stabil

SURABAYA – Pasar properti berkonsep resor seperti vila tetap terjaga. Salah satunya, The Taman…

Kamis, 18 Oktober 2018 06:30

Industri 4.0 Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi Negara Asia

JAKARTA – Banyak kontribusi yang didapatkan dari implementasi industri 4.0 di kawasan Asia. Salah…

Rabu, 17 Oktober 2018 06:50

Promosikan Wisata Halal Lombok

BADUNG – Pariwisata menjadi tema lanjutan pertama yang dibahas setelah pertemuan tahunan bertajuk…

Rabu, 17 Oktober 2018 06:48

Pengusaha Butuh Kepastian Pasar

SAMARINDA - Program mandatori biodiesel 20 persen (B20)  atau pencampuran minyak kelapa sawit ke…

Rabu, 17 Oktober 2018 06:48

Furnitur Impor Mulai Terdampak Kenaikan Dolar

BALIKPAPAN - Keperkasaan dolar Amerika Serikat (USD) terhadap rupiah tak serta-merta memengaruhi penjualan…

Rabu, 17 Oktober 2018 06:45

MAUNYA SIH..!! Maloy Harus Beroperasi Bulan Ini

SAMARINDA - Sempat tertunda beroperasi dari target awal pada Agustus, Kawasan Ekonomi Khusus Maloy Batuta…

Rabu, 17 Oktober 2018 06:43

Jalan Dua Bulan, WP Meningkat hingga 18.424 Orang

BALIKPAPAN – Sejak Juli lalu, tarif pajak penghasilan (PPh) Final untuk usaha mikro, kecil, dan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .