MANAGED BY:
JUMAT
19 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

FEATURE

Sabtu, 24 Februari 2018 07:36
Mesti Observasi Dua Hari, Disarankan Istirahat Total

Nusyirwan Ismail Sakit, Keluarga Bantah Serangan Jantung dan Stroke-

KASIH KETERANGAN: Andi Sofyan Hasdam (kemeja putih) bersama M Erwin Darjat (kiri) menceritakan kondisi Nusyirwan Ismail kepada media kemarin.

PROKAL.CO, Foto Nusyirwan Ismail terbaring sakit membuat heboh jagat maya kemarin (23/2). “Tumbangnya” calon wakil gubernur Kaltim itu saat beracara di Kecamatan Muara Muntai, Kutai Kartanegara, disusul ragam spekulasi.

Waktu edar foto Nusyirwan Ismail yang sedang sakit belum melebihi satu jam di dunia maya. Namun, warganet sudah sangat heboh. Ragam spekulasi tersiar. Misalnya, kabar bahwa wakil wali kota Samarinda (nonaktif) tersebut mengalami serangan jantung dan pecah pembuluh darah. Kemudian disusul isu bahwa pasangan Andi Sofyan Hasdam pada Pilgub Kaltim itu mesti menjalani operasi pembuluh darah di otak.

Informasi itu membawa Kaltim Post menyambangi Ruang Intensive Cardiology Care Unit(ICCU) Paviliun Sakura, RSUD AW Sjahranie, tempat Nusyirwan dirawat. Media ini hanya diperkenankan masuk hingga ruang tunggu. Informasi yang dihimpun, kondisi Nusyirwan drop setelah sosialisasi ke daerah Kutai Barat (Kubar) dan Kutai Kartanegara (Kukar). Model sosialisasi blusukan pasangan Andi Sofyan Hasdam-Nusyirwan Ismail (AnNur) tersebut membuat keduanya mesti menempuh perjalanan darat dan air untuk sampai di kecamatan-kecamatan di pelosok Kaltim.

Marwan, wakil ketua tim pemenangan AnNur, mengungkapkan bahwa road show pasangan nomor urut 1 itu dimulai setelah pendaftaran pada 10 Januari lalu. Mereka memulainya ke daerah selatan Kaltim seperti Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) dan Paser.

“Dilanjutkan ke Balikpapan, Samarinda, dan Bontang,” ujarnya. Dari Bontang, kata Marwan, pasangan tersebut menyambangi Kutai Timur (Kutim) dan Berau melewati jalur darat, pulang-pergi. “Perjalanan terhenti sementara pada (12/2) saat penetapan pasangan calon (paslon) oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kaltim,” ujarnya. Nah, pekan lalu, perjalanan pasangan itu kembali bergulir.

Kali ini keduanya menyambangi Kubar dan Kukar. Marwan mengatakan, AnNur menyambangi Kubar terlebih dulu. “Baru singgah ke kecamatan-kecamatan di Kukar saat perjalanan pulang,” terangnya. Melihat waktu tempuh perjalanan dan medan yang dihadapi, menurut Marwan, sangat wajar menyebabkan kondisi kesehatan seseorang menurun. Jadi, dia membantah Nusyirwan terkena serangan jantung, apalagi stroke.

Kemarin sore, pihak keluarga membeberkan perkembangan kesehatan Nusyirwan. M Erwin Darjat, perwakilan keluarga, menuturkan ada beberapa hal yang mesti diklarifikasi. “Saya adalah orang yang mendampingi beliau (Nusyirwan) selama masa sosialisasi,” ujarnya.

Sepupunya itu, kata Erwin, saat ini kondisinya mulai stabil. Hanya, dokter menyarankan Nusyirwan istirahat total. “Untuk sekarang (kemarin) beliau masih di ICCU dalam masa observasi selama dua hari. Jadi enggak bisa dibesuk oleh siapa pun, kecuali istri dan anak-anaknya,” terangnya.

Hal lain yang ingin dia luruskan, Nusyirwan tidak jatuh pingsan seperti yang dikabarkan. Sekitar pukul 08.00 Wita, Nusyirwan merasa pusing setelah sarapan. Sofyan Hasdam yang berlatar belakang dokter meminta tim medis memeriksanya. “Ternyata tekanan darah Pak Nusyirwan cukup tinggi, yakni 160/90,” ujarnya.

Melihat keadaan tersebut, Sofyan meminta Erwin segera membawa Nusyirwan ke rumah sakit di Kecamatan Kota Bangun, Kukar. Sementara itu, Sofyan dan tim melanjutkan sosialisasi. “Nah, saat di rumah sakit, Pak Nusyirwan dirujuk ke Samarinda,” terangnya.

Disinggung mengenai riwayat penyakit, Erwin mengungkapkan, Nusyirwan sempat didiagnosis mengidap hipertensi pada 2012. Saat itu, wakil wali kota Samarinda dua periode itu dirawat di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta. Setelah menjalani perawatan di Jakarta, kondisi Nusyirwan membaik. Tekanan darahnya relatif normal. Bahkan, saat tes kesehatan bakal calon gubernur dan calon wakil gubernur pada Januari lalu, Nusyirwan dinyatakan sehat. Tidak ada masalah dengan tekanan darah Nusyirwan.

Sementara itu, dalam konferensi pers tersebut, Sofyan Hasdam mengungkapkan, Kamis (22/2) malam, dia sempat berbincang dengan Nusyirwan. Mereka rencananya pekan depan bertolak ke Jakarta untuk menghadiri sidang bupati Kukar (nonaktif) Rita Widyasari.

“Dia bilang, selain menghadiri persidangan mau medical check-up. Karena dia mengaku sudah cukup lama tak tes kesehatan menyeluruh,” terangnya.

Sofyan mengatakan, selama menjalani sosialisasi, Nusyirwan tak menunjukkan tanda-tanda sakit. Bahkan, menurut dia, Nusyirwan terlalu rajin dan bersemangat. Untuk kondisi saat ini, dia mengaku hanya mendapat informasi dari istri dan anak Nusyirwan. “Saya kan enggak boleh masuk,” ujarnya.

Sofyan menyebut, tanpa Nusyirwan sosialisasi jalan terus. “Biar beliau istirahat dulu, setelah sembuh baru fight lagi bersama tim,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Sofyan juga membantah soal ada rencana mengganti pasangan cawagub. Dia memprediksi, kondisi Nusyirwan pulih dalam dua minggu. Sayangnya, hingga berita ini diturunkan belum ada pernyataan resmi dari rumah sakit. Yang jelas kini Nusyirwan ditangani oleh dokter spesialis bedah saraf dr Arie Ibrahim, SpBS. (*/fch/dwi/k8)

loading...

BACA JUGA

Jumat, 19 Oktober 2018 11:25

Bini Ngga Suka Blow Job, Jadi Alasan Suami Cari Janda

Donwori membuat Karin dalam posisi dilema. Istrinya dibuat kini berada di persimpangan jalan yang sungguh…

Jumat, 19 Oktober 2018 11:20

Tak Kuat Godaan Harta, Tahta dan Janda Muda

Katanya, godaan laki-laki adalah harta, tahta, dan wanita. Rasanya, Donwori, 48, tak tahan dengan godaan…

Jumat, 19 Oktober 2018 11:18

Dicerai Karena Bini Nyaman Jadi Simpanan Om Genit

Tak semua perempuan gila harta, tapi banyakan ya iya. Seperti Karin, 34, ini. Ditinggal suami merantau,…

Sabtu, 13 Oktober 2018 01:27

Tiap Hari Habiskan 10 Karung Beras dan 125 Ekor Ayam

Sudah tujuh hari, dapur umum Detasemen Pemeliharaan dan Jasa Intendans Kodam VI/Mulawarman tampak sibuk.…

Selasa, 09 Oktober 2018 10:15
Mengunjungi Lokalisasi Tondo Pascagempa dan Tsunami

Tarif Variatif, Sebagian Germo asal Sulsel

Mereka hanya menjedakan diri sesaat. Menunggu kafe, tempat karaoke, dan kamar direnovasi. RIDWAN MARZUKI-NURHADI…

Selasa, 09 Oktober 2018 10:14
Mengunjungi Lokalisasi Tondo Pascagempa dan Tsunami

Para WTS Tetap Beroperasi, Tetapi di Indekos

Para germo menyebut mereka telah pulang kampung. Namun, sebagian masih berada di indekos.   RIDWAN…

Sabtu, 06 Oktober 2018 06:47

Minum Air Mentah dari Sumur, Jalan 13 Km Cari Santri yang Hilang

Santri di Pondok Pesantren  Alkhairaat, Kampus Madinatul Ilmi Dolo, Sigi, tengah bersiap menunaikan…

Rabu, 26 September 2018 08:13

Semangat NKRI Adang Narkoba di Batas Negara

Peredaran narkoba dipastikan terkoordinir rapi. Pengedar, penjual, kurir sampai bandar, tak saling kenal.…

Selasa, 25 September 2018 11:58
Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Muallimin, dari Kandang Kuda Kini Jadi yang Terbaik

Beli Kapur Papan Tulis Harus Tunggu Sumbangan

 Tiada yang tidak mungkin. Tetesan peluh dan air mata menjadi fondasi bagi guru Madrasah Ibtidaiyah…

Jumat, 21 September 2018 10:30
Mengantarkan Hasni Pulang setelah 15 Tahun Tinggal di Gua

Sesekali Masih Tanya, Apa si Kakek Pelaku Dipenjara?

Setelah sekitar sebulan mendapat konseling kejiwaan, Hasni pulang ke keluarga yang sempat mencarinya…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .