MANAGED BY:
SABTU
20 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN
Jumat, 23 Februari 2018 12:45
Lega, Tunjangan Guru Besar Belum akan Dihapus

PROKAL.CO, Sempat jadi polemik, akhirnya kabar melegakan datang juga untuk 3.800 lebih guru besar alias profesor yang tunjangan kehormatannya terancam dihentikan.

Ini setelah Kemenristekdikti memperpanjang batas akhir penulisan publikasi internasional hingga November 2019. Keputusan Kemenristekdikti itu memang terkesan tidak konsisten.

Sebab, dalam regulasi Permenristekdikti 20/2017 tentang Tunjangan Profesi Dosen dan Tunjangan Kehormatan Profesor ketentuannya mengikat.

Yakni jika ada guru besar atau profesor yang tidak menulis publikasi ilmiah internasional, tunjangan kehormatannya akan dihentikan sementara. Tunjangan kehormatan guru besar ditetapkan dua kali gaji pokok.

Dirjen Sumber Daya Iptek-Dikti Kemenristekdikti Ali Ghufron Mukti mengatakan, regulasi itu bakal direvisi.

Proses revisi sudah mencapai 95 persen. Di antara klausul revisinya adalah memberikan perpanjangan waktu bagi profesor yang belum membuat publikasi sampai November 2019.

Dia tidak menjelaskan dengan detail alasan perpanjangan waktu tersebut. ’’Biar tidak ada gonjang-ganjing,’’ katanya di kantornya, Kamis (22/2).

Guru besar UGM Jogjakarta itu menegaskan, jika sampai November tahun depan masih ada profesor yang tidak membuat publikasi, tunjangan kehormatannya akan dihentikan sementara.

Ghufron menegaskan, kewajiban membuat karya ilmiah yang dipublikasikan di jurnal internasional bereputasi itu sejatinya tidak berat.

Sebab, seorang guru besar tidak harus menjadi penulis utama. Mereka bisa juga berstatus sebagai pembimbing atau menjadi penulis bersama guru besar lainnya.

Dia berharap perpanjangan waktu sekitar 1,5 tahun ini dimanfaatkan sebaik-baiknya. Apakah waktunya cukup untuk membuat publikasi? Ghufron mengatakan perpanjangan waktu dia rasa sudah cukup.

’’Kan (misalnya) ada yang sudah 90 persen jalan,’’ tuturnya. Bagi Ghufron, seorang guru besar bukan dosen sembarangan. Di kepalanya pasti sudah banyak ide atau gagasan penelitian.

Jumlah guru besar yang terdapat di Kemenristekdikti berjumlah 5.366 orang. Dari jumlah itu, ada 4.299 yang mendaftar di sistem pendataan jurnal ilmiah Sinta (Science and Technology Index).

Kemudian setelah dilakukan verifikasi dan penilaian, hanya 1.551 orang profesor yang yang dinyatakan memenuhi kriteria publikasi internasional bereputasi.

Wakil Ketua Forum Rektor Indonesia (FRI) Asep Saepudin mengatakan, diperpanjangnya batas akhir pembuatan publikasi internasional untuk profesor menunjukkan pemerintah tidak punya pegangan. Guru besar IPB itu mengatakan, pemerintah tidak punya tawaran solusi.

Menurutnya, memperpanjang batas waktu penulisan publikasi internasional itu bukan sebuah solusi atas persoalan yang ada.

''Hasil dari perpanjangan waktu itu paling hanya menambah satu sampai dua persen saja,'' tutur Rektor Univeritas Al Azhar Indonesia (UAI) itu.

Wakil Ketua Komisi X DPR (bidang pendidikan) Ferdiansyah mengatakan, para guru besar pernah wadul ke parlemen terkait kebijakan kewajiban publikasi itu.

Mereka mengeluhkan bahwa ada kendala untuk menjalankannya. Di antaranya adalah ketentuan yang terlalu merepotkan. ’’Tidak persoalan diperpanjang,’’ kata politisi Partai Golkar itu.

Sebaiknya, Kemenristekdikti memperbaiki regulasinya. Selain itu juga dilakukan sosialisasi yang lebih luas dan dibuat petunjuk teknis.

Selain itu, Ferdiansyah juga meminta Kemenristekdikti mengevaluasi hasil karya tulis yang sudah masuk. Sehingga benar-benar bisa berdampak pada kemajuan bangsa Indonesia.

Kemudian dia mengingatkan supaya pemerintah tidak mengedepankan sanksi atau punishment. Tetapi juga memberikan reward bagi guru besardengan karya publikasi internasional terbaik.

’’Misalnya yang terbaik mendapatkan hadian Rp 100 juta. Supaya menambah semangat,’’ katanya. (wan/oki)

 


BACA JUGA

Jumat, 19 Oktober 2018 11:06

Tiga Jurkam Jokowi-Ma'ruf Amin Dicokok KPK, Ini Pesan Timses Capres 02

Andre Rosiade selaku Juru Bicara Prabowo-Sandiaga mengaku prihatin atas kasus penangkapan yang menimpa…

Kamis, 18 Oktober 2018 12:46

KPU Makassar Terbelit Utang, Terindikasi Manipulasi Laporan Keuangan

MAKASSAR - Sekretariat KPU Makassar disorot Pusat.  Sejumlah laporan keuangannya bermasalah. KPU…

Kamis, 18 Oktober 2018 12:41

WADUH..!! 1.000 Napi Sulteng Masih Kabur

JAKARTA- Sebanyak 1.000 narapidana (napi) dinyatakan belum menyerahkan diri pasca-gempa di Palu, Donggala…

Kamis, 18 Oktober 2018 12:40
Tim Prabowo-Sandi Datangi KPU

Pertanyakan 31 Juta Data Pemilih Misterius

JAKARTA – Tim kampanye pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno kembali mempersoalkan data daftar…

Rabu, 17 Oktober 2018 11:19

KPK Sasar Meikarta, Ini Kata Menteri Luhut

Menteri Koordinator Bidang Maritim Luhut Binsar Pandjaitan tak mempersoalkan langkah Komisi Pemberantasan…

Rabu, 17 Oktober 2018 10:51
Tiongkok Jual Murah Paket Wisata ke Bali, Ini Modusnya…

WELEH..!! Dengan Modal Rp 600 Ribu, Wisatawan Tiongkok Sudah Bisa ke Bali

 Bali selalu didengungkan menjadi destinasi wisata terbaik di dunia. Tidak kalah dengan yang lain.…

Senin, 15 Oktober 2018 11:34

Bagi-bagi Sertifikat Tanah, Mantan Menteri Kritik Jokowi

JAKARTA- Mantan Menteri Agraria dan Tata Ruang, Ferry Mursyidan Baldan melayangkan kritik kepada Presiden…

Senin, 15 Oktober 2018 11:27

Istri Pamer Payudara, Suami Lapor Polisi

Seorang wanita berinisial NR, 37, dilaporkan ke polisi dengan tuduhan melakukan aksi pornografi di jejaring…

Senin, 15 Oktober 2018 09:17

Seluruh Indonesia, Baru 9.526 Wartawan yang Kompeten

MEDAN-  Sampai saat ini di seluruh Indonesia baru 9.526 wartawan yang dinyatakan kompeten. Oleh…

Minggu, 14 Oktober 2018 14:13
Berdampak pada Daya Beli Masyarakat

Presiden Pastikan Premium Tidak Naik

BOGOR – Presiden Joko Widodo (Jokowi) akhirnya angkat bicara soal isu kenaikan harga bahan bakar…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .