MANAGED BY:
RABU
20 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Jumat, 23 Februari 2018 07:12
Dirjen Pajak Sebut Aturan Belum Final

Wajib Lapor Data Nasabah Baru Jalan Tahun Depan

-

PROKAL.CO, JAKARTA - Direktorat Jenderal Pajak (DJP) mengaku baru akan meminta penerbit kartu kredit untuk menyampaikan data nasabah pada April 2019 mendatang. Informasi yang dilaporkan itu pun dibatasi bagi mereka yang memiliki transaksi minimal Rp 1 miliar dalam setahun.

Sementara ini, Dirjen Pajak Robert Pakpahan menuturkan, pelaporan rencananya dilakukan menggunakan data tahunan. Bukan bulanan seperti aturan pembukaan data nasabah yang sebelumnya dibuat pemerintah.

“Sementara ini, pemikirannya (data nasabah kartu kredit yang wajib dilaporkan) dibatasi hanya yang transaksinya (kartu kredit) Rp 1 miliar satu tahun untuk tahun ini, dan mulai dilaporkan di April 2019,” ujar Robert di Jakarta, Selasa (20/2).

Robert mengaku, hal tersebut belum bersifat final. Pihaknya masih terbuka pada masukan yang mungkin disampaikan industri perbankan.

“Kami cek lagi reaksi pasar. Kami sudah bicara dengan Himbara (Himpunan Bank Milik Negara), kelihatannya masih perlu rembukan persisnya,” terang dia.

Pembukaan data nasabah kartu kredit, menurut Robert, sebenarnya merupakan turunan dari Undang-Undang Ketentuan Umum Perpajakan (KUP). Beleid tersebut mengatur bahwa seluruh instansi wajib mengeluarkan data, salah satunya data kartu kredit.

“Pemerintah sedang mendengar (masukan perbankan) dan sedang berbicara bagaimana persisnya. Yang jelas, diperlukan perbaikan PMK (Peraturan Menteri Keuangan),” jelas dia.

Kewajiban menyampaikan data nasabah kartu kredit oleh perbankan maupun lembaga keuangan lainnya untuk keperluan perpajakan, diatur kembali melalui PMK Nomor 228/PMK.03/2017. PMK tersebut mengatur tata cara penyampaian data dan informasi yang berkaitan perpajakan.

Aturan tersebut mewajibkan instansi pemerintah, lembaga, asosiasi, dan pihak lain menyampaikan data dan informasi berkaitan dengan perpajakan. Hal ini, antara lain, juga berlaku pada perbankan dan lembaga keuangan penerbit kartu kredit yang diwajibkan membuka data nasabah. Data yang disampaikan bersumber dari surat tagihan (billing statement) nasabah kartu kredit.

Data dan informasi yang diminta berupa data transaksi nasabah yang bersumber dari billing statement atau surat tagihan kartu kredit nasabah. Data dan informasi tersebut paling sedikit memuat nama bank, nomor rekening kartu kredit, ID dan nama merchant. Kemudian, nama, alamat, NIK/nomor paspor, dan NPWP pemilik kartu, bulan tagihan, pagu kredit, serta tanggal, rincian, dan nilai transaksi.

Sesuai lampiran aturan tersebut, penyampaian data dan informasi tersebut harus disampaikan secara bulanan. Sebenarnya, penyampaian data ini semula wajib disampaikan paling lambat 31 Mei 2016, tetapi akhirnya ditunda oleh Ditjen Pajak. (ant/man/k15)


BACA JUGA

Selasa, 19 Juni 2018 06:18

Suku Bunga Acuan Naik, Deposito Dilirik

BALIKPAPAN – Banyaknya instrumen investasi membuat deposito sempat ditinggalkan. Terlebih, tahun…

Selasa, 19 Juni 2018 06:16

Diimbau Tidak Bawa Keluarga ke Kaltim

SAMARINDA - Pemerintah Daerah (Pemda) Kaltim mengimbau masyarakat yang mudik pada libur Lebaran tahun…

Selasa, 19 Juni 2018 06:12

Lewati Prediksi, Penumpang Mudik Tumbuh 25 Persen

BALIKPAPAN – PT Angkasa Pura I Balikpapan memprediksi puncak arus balik di Bandara Internasional…

Selasa, 19 Juni 2018 06:11

Kunjungan Wisata di Samarinda Meningkat

SAMARINDA - Jelang berakhirnya libur Idulfitri, kunjungan masyarakat ke beberapa objek wisata di Samarinda…

Selasa, 19 Juni 2018 06:02

Makna Idulfitri di Mata Bos KSEI

JAKARTA - Seluruh umat muslim di dunia merayakan Hari Raya Idulfitri dengan saling bersilaturahmi bersama…

Selasa, 19 Juni 2018 05:59

Asa Berinvestasi

JAKARTA - Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution menyatakan sistem perizinan investasi daring…

Selasa, 19 Juni 2018 05:59

Harga Naik Melambung, Pemerintah Bilang Masih Wajar

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengklaim masyarakat tak terganggu…

Senin, 18 Juni 2018 06:17

Harga Ayam Tertahan Libur Lebaran

SAMARINDA - Meski sudah memasuki H+2 Lebaran, harga sejumlah komoditas pangan seperti ayam broiler,…

Senin, 18 Juni 2018 06:15

Rute Internasional Tumbuh 13 Persen

BALIKPAPAN - Masyarakat yang ingin berlibur pada bulan ini harus merogoh kocek lebih dalam. Pasalnya,…

Senin, 18 Juni 2018 06:14

Kunjungan Wisman Belum Maksimal, Butuh Perbaikan Infrastruktur

SAMARINDA - Wisatawan mancanegara (wisman) dari Singapura, India, dan Australia masih mendominasi kunjungan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .