MANAGED BY:
JUMAT
22 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN
Kamis, 22 Februari 2018 19:56
BREAKING NEWS
WASPADALAH, Napi Teroris Tembus 600 Orang 
Hasil karya para napi terorisme ini ternyata cukup diminati para peserta Rakernas FKPT di Jakarta.

PROKAL.CO,  

JAKARTA – Indonesia serius melakukan pencegahan aksi radikalisme dan terorisme. Terbukti, hingga kini tercatat sudah ada 600 lebih narapidana terorisme yang terus dalam pembinaan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT)

“Kalau mereka tidak dibina, nantinya setelah bebas, bisa kembali melakukan aksi yang membahayakan di Tanah Air,” sebut Ketua BNPT Komjen Pol Suhardi Alius di sela  Rapat Kerja Nasional 32 Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme  (FKPT) di Jakarta, (20/2). 

Dikatakan, pengalaman kejadian Bom Bali dan beberapa kejadian terorisme lainnya di Indonesia, menjadi bukti bahwa negara ini tidak bisa dianggap aman-aman saja. 

“Semua elemen tetap harus waspada. Itu sebabnya BNPT juga membentuk FKPT sebagai upaya melibatkan semua elemen masyarakat di setiap daerah,” bebernya. 

Dikatakan, penegakan hukum saja tidak cukup dalam upaya meredam aksi terorisme. Terbukti, kasus peledakan bom di salah satu gereja di Samarinda beberapa waktu lalu dilakukan oleh mantan narapidana terorisme. “Jika proses pembinaan berhasil, tidak mungkin melakukan pengeboman lagi,” ujarnya. 

Penerimaan masyarakat menjadi kunci utama agar para mantan narapidana terorisme tidak kembali melakukan aksinya. Justru harus diterima oleh masyarakat dan berbaur dengan baik.

“Nyatanya masih ada saja mantan narapidana terorisme yang bahkan tidak diterima sendiri oleh keluarganya. Ini juatru mengkhawatirkan,” urainya.

Termasuk misalnya adanya aparat pemerintah yang mempersulit para mantan napi terorisme mendapatkan kartu tanpa penduduk atau dokumen lainnya.

Atas alasan itulah, BNPT juga mengutamakan pembinaan pada narapidana terorisme dibantu FKPT dan berbagai pihak lainnya. 

Suhardi juga mengingatkan agar di tahun politik ini semua pihak juga meningkatkan kewaspadaan. Jangan sampai ada aksi radikalisme atau terorisme yang mendompleng kegiatan politik. 

“Saya yakin masyarakat sudah semakin cerdas,” katanya. 

Sementara itu, pihaknya mengaku akan terus melakukan pencegahan radikalisme dan terorisme dengan menyasar elemen perguruan tinggi. 

“Secara rutin kami berkunjung ke kampus-kampus memberikan pembekalan pada semua mahasiswa yang ada,” sebutnya.

Sebab, elemen mahasiswa dalam hal ini sebagai unsur pemuda, sangat rentan dibujuk untuk melakukan aktivitas radikalisme hingga terorisme.

“Di masa lalu, 1928 semua pemuda sudah komitmen untuk bersatu melalui Sumpah Pemuda, ini yang perlu ditumbuhkan lagi. Cinta kepada Tanah Air,” sebutnya. 

Harapannya agar para generasi masa kini tidak melupakan sejarah masa lalu bangsa. 

Sementara itu Ketua Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme  (FKPT) Kaltim Hasyim Miradje mengatakan, di Kaltim ada 6 mantan narapidana terorisme, yang sebelumnya adalah pelaku bom Bali yang kini terus dilakukan pembinaan.

“Mereka sudah berbaur dengan baik dengan masyarakat dan sudah beraktivitas seperti biasa,” urainya. 

Para mantan narapidana terorisme ada yang membuka usaha perdagangan serta menjadi guru ngaji hingga ada yang mendirikan pondok pesantren.

“Alhamdulillah masyarakat menerima dengan baik,” pungkasnya. (eff)

 


BACA JUGA

Kamis, 21 Juni 2018 23:19

NGGA KUAT..!! Godaan Teman Adik Ipar Bikin Ngga Nahan

Donwori termasuk lelaki tak tahu diuntung. Punya istri yang cantik namun juga belum bersyukur. Dasar…

Kamis, 21 Juni 2018 23:03

Anak Buah SBY Balas Serangan Ketua DPP PDIP

Ketua DPP Partai Demokrat Jansen Sitindaon membantah pernyataan Ketua DPP PDI Perjuangan Bambang DH…

Kamis, 21 Juni 2018 23:01

Gara-Gara Ini, PDIP vs Demokrat Makin Panas

Ketua DPP Partai Demokrat Jansen Sitindaon geram dengan omongan Ketua DPP PDI Perjuangan Bambang DH…

Rabu, 20 Juni 2018 19:26
Kasus Meninggalnya Wartawan di Tahanan

Tim Pencari Fakta Kasus M Yusuf Mulai Pencocokan Fakta

JAKARTA- Mengawali rencana bekerja mulai 22 Juni yang akan datang, Tim Pencari Fakta atau TPF PWI Pusat,…

Rabu, 20 Juni 2018 13:19

PSK Afrika Layani Pria Mesir di Bali, Begini Nih Ujungnya

 Seorang warga negara asing (WNA) bernama Careen Bahati Mussa (25) tengah berurusan dengan kepolisian…

Senin, 18 Juni 2018 20:12

SADIS..!! Ini Pengakuan Ibu Muda yang Cincang Bayinya Sendiri

MUARA DUA- Polisi masih terus mendalami kasus pembunuhan bayi laki-laki yang dilakukan ibu kandungnya…

Senin, 18 Juni 2018 20:10

KEJINYA..!! Ibu Muda Cincang Bayinya Hingga Tewas

MUARA DUA- Seorang ibu berinisial NA, 21, di desa Kepayang Kecamatan Mekakau Ilir, kabupaten OKU Selatan,…

Minggu, 17 Juni 2018 09:46

AKHIRNYA..!! Polisi Ngaku Hentikan Kasus Chat Rizieq dan Firza

Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri) akhirnya bersuara mengenai kabar yang beredar…

Sabtu, 16 Juni 2018 13:45
Uni Eropa Cabut Larangan Terbang

ALHAMDULILLAH..!! Kini Semua Maskapai Indonesia Bisa Terbang ke Eropa

JAKARTA – Kini semua maskapai berbendera Indonesia sudah bisa mendarat di Eropa. Badan Eksekutif…

Sabtu, 16 Juni 2018 13:39
Kemenag Intensif Bahas Penyatuan Kalender Islam

2022 Mulai Tidak Kompak, Diawali Perbedaan Idul Adha

JAKARTA – Pemerintah boleh bersyukur penetapan awal puasa dan lebaran tahun ini bersamaan. Tetapi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .