MANAGED BY:
KAMIS
18 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN
Kamis, 22 Februari 2018 19:56
BREAKING NEWS
WASPADALAH, Napi Teroris Tembus 600 Orang 
Hasil karya para napi terorisme ini ternyata cukup diminati para peserta Rakernas FKPT di Jakarta.

PROKAL.CO,  

JAKARTA – Indonesia serius melakukan pencegahan aksi radikalisme dan terorisme. Terbukti, hingga kini tercatat sudah ada 600 lebih narapidana terorisme yang terus dalam pembinaan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT)

“Kalau mereka tidak dibina, nantinya setelah bebas, bisa kembali melakukan aksi yang membahayakan di Tanah Air,” sebut Ketua BNPT Komjen Pol Suhardi Alius di sela  Rapat Kerja Nasional 32 Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme  (FKPT) di Jakarta, (20/2). 

Dikatakan, pengalaman kejadian Bom Bali dan beberapa kejadian terorisme lainnya di Indonesia, menjadi bukti bahwa negara ini tidak bisa dianggap aman-aman saja. 

“Semua elemen tetap harus waspada. Itu sebabnya BNPT juga membentuk FKPT sebagai upaya melibatkan semua elemen masyarakat di setiap daerah,” bebernya. 

Dikatakan, penegakan hukum saja tidak cukup dalam upaya meredam aksi terorisme. Terbukti, kasus peledakan bom di salah satu gereja di Samarinda beberapa waktu lalu dilakukan oleh mantan narapidana terorisme. “Jika proses pembinaan berhasil, tidak mungkin melakukan pengeboman lagi,” ujarnya. 

Penerimaan masyarakat menjadi kunci utama agar para mantan narapidana terorisme tidak kembali melakukan aksinya. Justru harus diterima oleh masyarakat dan berbaur dengan baik.

“Nyatanya masih ada saja mantan narapidana terorisme yang bahkan tidak diterima sendiri oleh keluarganya. Ini juatru mengkhawatirkan,” urainya.

Termasuk misalnya adanya aparat pemerintah yang mempersulit para mantan napi terorisme mendapatkan kartu tanpa penduduk atau dokumen lainnya.

Atas alasan itulah, BNPT juga mengutamakan pembinaan pada narapidana terorisme dibantu FKPT dan berbagai pihak lainnya. 

Suhardi juga mengingatkan agar di tahun politik ini semua pihak juga meningkatkan kewaspadaan. Jangan sampai ada aksi radikalisme atau terorisme yang mendompleng kegiatan politik. 

“Saya yakin masyarakat sudah semakin cerdas,” katanya. 

Sementara itu, pihaknya mengaku akan terus melakukan pencegahan radikalisme dan terorisme dengan menyasar elemen perguruan tinggi. 

“Secara rutin kami berkunjung ke kampus-kampus memberikan pembekalan pada semua mahasiswa yang ada,” sebutnya.

Sebab, elemen mahasiswa dalam hal ini sebagai unsur pemuda, sangat rentan dibujuk untuk melakukan aktivitas radikalisme hingga terorisme.

“Di masa lalu, 1928 semua pemuda sudah komitmen untuk bersatu melalui Sumpah Pemuda, ini yang perlu ditumbuhkan lagi. Cinta kepada Tanah Air,” sebutnya. 

Harapannya agar para generasi masa kini tidak melupakan sejarah masa lalu bangsa. 

Sementara itu Ketua Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme  (FKPT) Kaltim Hasyim Miradje mengatakan, di Kaltim ada 6 mantan narapidana terorisme, yang sebelumnya adalah pelaku bom Bali yang kini terus dilakukan pembinaan.

“Mereka sudah berbaur dengan baik dengan masyarakat dan sudah beraktivitas seperti biasa,” urainya. 

Para mantan narapidana terorisme ada yang membuka usaha perdagangan serta menjadi guru ngaji hingga ada yang mendirikan pondok pesantren.

“Alhamdulillah masyarakat menerima dengan baik,” pungkasnya. (eff)

 


BACA JUGA

Rabu, 17 Oktober 2018 11:19

KPK Sasar Meikarta, Ini Kata Menteri Luhut

Menteri Koordinator Bidang Maritim Luhut Binsar Pandjaitan tak mempersoalkan langkah Komisi Pemberantasan…

Rabu, 17 Oktober 2018 10:51
Tiongkok Jual Murah Paket Wisata ke Bali, Ini Modusnya…

WELEH..!! Dengan Modal Rp 600 Ribu, Wisatawan Tiongkok Sudah Bisa ke Bali

 Bali selalu didengungkan menjadi destinasi wisata terbaik di dunia. Tidak kalah dengan yang lain.…

Senin, 15 Oktober 2018 11:34

Bagi-bagi Sertifikat Tanah, Mantan Menteri Kritik Jokowi

JAKARTA- Mantan Menteri Agraria dan Tata Ruang, Ferry Mursyidan Baldan melayangkan kritik kepada Presiden…

Senin, 15 Oktober 2018 11:27

Istri Pamer Payudara, Suami Lapor Polisi

Seorang wanita berinisial NR, 37, dilaporkan ke polisi dengan tuduhan melakukan aksi pornografi di jejaring…

Senin, 15 Oktober 2018 09:17

Seluruh Indonesia, Baru 9.526 Wartawan yang Kompeten

MEDAN-  Sampai saat ini di seluruh Indonesia baru 9.526 wartawan yang dinyatakan kompeten. Oleh…

Minggu, 14 Oktober 2018 14:13
Berdampak pada Daya Beli Masyarakat

Presiden Pastikan Premium Tidak Naik

BOGOR – Presiden Joko Widodo (Jokowi) akhirnya angkat bicara soal isu kenaikan harga bahan bakar…

Minggu, 14 Oktober 2018 14:12

Pemulihan Trauma oleh Polwan

Sementara itu, posko pengungsian di Gunung Bale, Kecamatan Banawa, Donggala, Sulawesi Tengah, kemarin…

Minggu, 14 Oktober 2018 11:38
Kasus Mantan Bupati Katingan

Setelah Ditahan, Aset Disita

KATINGAN–Penyidik Polda Kalteng sudah menyita sejumlah aset milik mantan Bupati Katingan Ahmad…

Minggu, 14 Oktober 2018 11:37

Setiap Manusia Punya Ujian

Ruang perpustakaan Lapas Klas II-A Kediri jadi saksi bisu ijab kabul Ismail dan Ulfa digelar. Suasana…

Minggu, 14 Oktober 2018 11:36

F8 Semakin Meriah

MAKASSAR–Event bertajuk Makassar International Eight Festival and Forum (F8) semakin meriah. Tahun…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .