MANAGED BY:
JUMAT
19 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SAMARINDA

Kamis, 22 Februari 2018 10:10
Pematangan Lahan Jadi Modus
-

PROKAL.CO, LEBIH dari separuh wilayah Kota Tepian sudah berubah menjadi area pertambangan. Bisnis perumahan jadi tipu muslihat oknum pengusaha nakal untuk mengeruk emas hitam. Pematangan lahan menjadi pembuka asa pengerukan batu bara.

Kasus yang kini masih dikembangkan penyidikannya oleh Satreskrim Polres Samarinda, yakni terhadap tersangka GT (35), pria yang melakukan penambangan ilegal di kawasan Karang Mulya, Lok Bahu, area konsesi PT Multi Harapan Utama (MHU).

Pria yang berdomisili di Palaran itu dalam pemeriksaannya menyebut, rencananya lahan yang sempat diakui miliknya itu bakal diratakan untuk dibangun perumahan. Namun, melihat potensi batu bara, tujuan utamanya pun terabaikan. Dia bahkan menyalahi aturan dengan menambang di lahan yang bukan miliknya.

Begitu pun yang marak terjadi di kawasan Samarinda Utara. Beberapa lahan kosong disebut-sebut bakal dibangun perumahan. Namun, seiring waktu, lahan hijau yang “dikupas” hanya untuk diambil batu baranya.

Modus semacam itu sama seperti diungkapkan Edi Siswoyo, ketua rukun tetangga (RT) 3, Kelurahan Lempake, Kecamatan Samarinda Utara. Pria yang bermukim tak jauh dari makam yang jebol untuk mengeruk batu bara mengatakan, dirinya tak pernah mengetahui legalitas pertambangan itu.

Termasuk di samping TPU Muslim di Jalan Poros Lempake, Samarinda Utara. “Jangankan minta izin, berembuk dengan warga saja tak pernah. Tiba-tiba saja ada truk keluar-masuk angkut batu bara,” ujarnya saat ditemui di Polres Samarinda kemarin.

Menurut dia, di area samping makam yang diduga dirusak oknum polisi berinisial PN, lahan itu bakal dibangun perumahan. Namun, dari pantauan Kaltim Post, sejumlah tumpukan batu bara masih terlihat jelas menumpuk dalam karung. “Aktivitas mereka itu sudah cukup lama, saya kurang ingat waktunya sejak kapan,” ujar Edi.

Meski baru empat bulan menjadi ketua RT 3, Edi adalah orang yang cukup lama tinggal di kawasan tersebut. Jadi, dia paham benar seluk-beluk lokasi yang tadinya hijau berubah menjadi tanah gersang.

Menanggapi hal tersebut, Kasat Reskrim Polres Samarinda Kompol Sudarsono menuturkan, polisi bakal lebih intens melakukan pengawasan. “Masyarakat juga harus bisa memberikan kami informasi yang akurat,” singkat perwira melati satu itu. (*/dra/kri/k8)


BACA JUGA

Kamis, 18 Oktober 2018 07:47

160 Ribu KTP-el Belum Dicetak

SAMARINDA – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) diminta meninjau kembali rencana memblokir data…

Rabu, 17 Oktober 2018 08:10

Hak Lima Anggota DPRD Dibekukan

SAMARINDA – Hadirnya putusan sela Pengadilan Negeri (PN) Samarinda atas gugatan warga terkait…

Rabu, 17 Oktober 2018 07:53

Hudoq Pekayang Jati Diri Daerah

UJOH BILANG - Kegiatan rutin Hudoq Pekayang merupakan wujud implementasi dari Undang-Undang (UU) Nomor…

Rabu, 17 Oktober 2018 07:52

Lakukan Percepatan Pembangunan 2019

UJOH BILANG - Pada 2019 pemerintah akan mengoptimalkan penerimaan daerah melalui intensifikasi dan ekstensifikasi…

Rabu, 17 Oktober 2018 07:50

Penyusunan RZWP3K Tak Libatkan Nelayan

SAMARINDA - Hidup nelayan bakal lebih susah. Inilah yang dikhawatirkan para aktivis lingkungan, jika…

Senin, 15 Oktober 2018 21:44

Tak Mungkin Pesawat Presiden Mendarat di Samarinda

SAMARINDA- Harapan warga Samarinda agar pesawat Kepresidenan Republik Indonesia mendarat di Bandara…

Senin, 15 Oktober 2018 11:44

Alphad Bermasalah dengan Hukum, Ini Kata Gerindra Kaltim

BALIKPAPAN– Akhirnya partai dimana Alphad Syarif bernaung, Gerindra Kaltim buka suara soal kasus…

Senin, 15 Oktober 2018 10:51

KEJADIAN LAGI..!! Satu Tongkang Hantam Rumah

SAMARINDA– Kecelakaan perairan terjadi lagi di Mahakam. Ya, tongkang hanyut kembali menabrak rumah…

Senin, 15 Oktober 2018 07:00

Pengabdian dan Pengalaman yang Tak Terlupakan

Mamuju, Minggu sore sekira pukul 17.00 waktu setempat, relawan tanggap darurat dari Majelis Pimpinan…

Minggu, 14 Oktober 2018 10:05

Gubernur Diminta Hentikan Pembangunan Masjid

SAMARINDA- Perlu kebijaksanaan seorang gubernur untuk menghentikan pembangunan masjid Pemprov Kaltim…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .