MANAGED BY:
KAMIS
13 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SAMARINDA

Kamis, 22 Februari 2018 10:10
PARAH INI..!! Ada Batu Baranya, Kuburan Dikeruk Oknum Polisi

Tembok Dijebol, Lahan Dikeruk, Kuburan Ditumpuk

PENGGALIAN ILEGAL: Kuburan muslim di Jalan Poros Lempake, Samarinda Utara, hancur setelah batu baranya ditambang.

PROKAL.CO, SAMARINDA Aktivitas penambangan batu bara secara sembunyi-sembunyi alias ilegal, seolah tak bisa terbendung. Bukan lagi pengusaha emas hitam pelakunya, oknum polisi pun ikut-ikutan. Parahnya, lahan tempat pemakaman umum (TPU) jadi korban.

Hal itu terjadi di Jalan Poros Lempake, Kelurahan Lempake, Kecamatan Samarinda Utara. Kemarin (21/2), warga sekitar terpaksa mengadukan oknum polisi berinisial PN ke institusinya.

Maslakun (70), bendahara rukun kematian di lingkungan sekitar makam, menuturkan baru mendapat laporan dari warga sekitar pada Selasa (20/2) malam lalu. Kabar tersebut membuatnya kaget dan turun langsung ke TPU yang dimaksud.

“Rupanya, sudah sejak Minggu (18/2) tembok makam itu dihancurkan,” sebutnya. Merasa tak ada yang mempermasalahkan, operator ekskavator itu tetap mengeruk tanah di area makam. 

Walhasil, Selasa malam, warga akhirnya memutuskan untuk melaporkan masalah itu ke Polsek Sungai Pinang (Samarinda Utara). Polisi sempat melakukan mediasi antara warga sekitar dan operator alat berat yang bekerja di lokasi tersebut.

Setelah ditelusuri, aktivitas tambang ilegal itu merupakan “usaha sampingan” PN, oknum polisi yang bertugas di Polsek Sungai Pinang. Menjebol dinding pembatas makam itu juga disebut-sebut atas dasar perintah PN. “Kalau yang tertimbun saya kurang paham, hanya lihat lubang cukup dalam,” ujarnya

Di lubang galian, lanjut Maslakun, tidak ada makam. Namun, di sisi lainnya, kuburan cukup banyak. “Sebelumnya tidak ada izin dengan warga sekitar untuk menjebol dinding dan mengeruk batu bara di dalam area pemakaman,” lanjutnya.

Namun, Maslakun membenarkan, PN pernah meminta izin dengan Wahyudi, pria paruh baya yang ditugasi sebagai penjaga makam atau juru kunci TPU tersebut untuk menambang. “Pengurus rukun kematian tidak pernah mengizinkan,” jelasnya.  

Dua ekskavator PC 200 bekerja dari pukul 08.00–15.00 Wita. Malamnya, truk pengangkut batu bara datang dan mengangkut emas hitam tersebut. “Sudah lebih 20 kali truk hilir-mudik mengangkut batu bara,” ucapnya.

Sementara itu, tiga pria yang identitasnya belum dibeberkan polisi, sedang diperiksa di unit Tindak Pidana Tertentu (Tipiter) Satreskrim Polres Samarinda. Namun, dari tiga pria tersebut, salah satunya adalah operator ekskavator yang menjebol tembok pembatas tersebut.

Dari pantauan Kaltim Post, tumpukan kuburan ada sengaja ditutup dengan tanah galian. Selain itu, dua alat berat yang digunakan untuk mengeruk batu bara itu kini sudah dipasang garis polisi. Terkait PN, Kapolres Samarinda Kombes Pol Vendra Riviyanto menyebut, dia masih melakukan penyelidikan terhadap dugaan keterlibatan anak buahnya tersebut.

“Terkait itu masih kami selidiki,” singkatnya. Sementara itu, informasi yang diperoleh media ini, PN sudah menjalani pemeriksaan di unit Provost Polres Samarinda. (*/dra/kri/k8)


BACA JUGA

Rabu, 12 Desember 2018 21:00

Tower Lampu Hias di Taman Samarendah Ternyata Sumbangan XL

SAMARINDA- - Tower lampu hias di bagian tengah Taman Samarendah…

Rabu, 12 Desember 2018 09:18

Rapat 30 Menit, Inspektur Tambang Dapat Pembagian Laptop

SAMARINDA - Menindak lanjuti tuntutan Komite Lawan Tambang yang berunjuk…

Rabu, 12 Desember 2018 08:20

Tersangka Kasus Pasar Baqa Bertambah

SAMARINDA – Jumlah tersangka dalam dugaan korupsi pembangunan Pasar Baqa…

Senin, 10 Desember 2018 21:48

Mahasiswa Nyerocos dan Mengejek, Wagub Sempat Berang

SAMARINDA  - Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi merasa berang terhadap…

Senin, 10 Desember 2018 13:40

HANTU KACAK BERAKSI..!! Korban Lapor Polisi, Pelaku Pura-Pura Gila?

SAMARINDA - Jajaran kepolisian dari Polsek Samarinda Ilir mengamankan seorang…

Senin, 10 Desember 2018 07:59

Smart City Dimulai 2019

SAMARINDA – Konsep Smart Cityterus digaungkan Pemkot Samarinda dua tahun…

Senin, 10 Desember 2018 07:36

DPRD Minta Transparan

SAMARINDA - Sejumlah instansi pemerintah pusat maupun daerah sudah mengumumkan…

Senin, 10 Desember 2018 07:36

Harga TBS Anjlok, Ini yang Harus Dilakukan Pemerintah

SAMARINDA - Lemahnya harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit…

Minggu, 09 Desember 2018 23:16

Dua Pasar di Samarinda Dapat Penghargaan

Pasar Baqa dan Pasar Lok Bahu Raih Penghargaan dari Kemendag Samarinda-…

Minggu, 09 Desember 2018 23:14

Asisten Bagasi Berikan Layanan Khusus

SAMARINDA - Bandara Aji Pangeran Tumenggung (APT) Pranoto, Samarinda, telah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .