MANAGED BY:
RABU
20 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SAMARINDA

Kamis, 22 Februari 2018 10:10
PARAH INI..!! Ada Batu Baranya, Kuburan Dikeruk Oknum Polisi

Tembok Dijebol, Lahan Dikeruk, Kuburan Ditumpuk

PENGGALIAN ILEGAL: Kuburan muslim di Jalan Poros Lempake, Samarinda Utara, hancur setelah batu baranya ditambang.

PROKAL.CO, SAMARINDA Aktivitas penambangan batu bara secara sembunyi-sembunyi alias ilegal, seolah tak bisa terbendung. Bukan lagi pengusaha emas hitam pelakunya, oknum polisi pun ikut-ikutan. Parahnya, lahan tempat pemakaman umum (TPU) jadi korban.

Hal itu terjadi di Jalan Poros Lempake, Kelurahan Lempake, Kecamatan Samarinda Utara. Kemarin (21/2), warga sekitar terpaksa mengadukan oknum polisi berinisial PN ke institusinya.

Maslakun (70), bendahara rukun kematian di lingkungan sekitar makam, menuturkan baru mendapat laporan dari warga sekitar pada Selasa (20/2) malam lalu. Kabar tersebut membuatnya kaget dan turun langsung ke TPU yang dimaksud.

“Rupanya, sudah sejak Minggu (18/2) tembok makam itu dihancurkan,” sebutnya. Merasa tak ada yang mempermasalahkan, operator ekskavator itu tetap mengeruk tanah di area makam. 

Walhasil, Selasa malam, warga akhirnya memutuskan untuk melaporkan masalah itu ke Polsek Sungai Pinang (Samarinda Utara). Polisi sempat melakukan mediasi antara warga sekitar dan operator alat berat yang bekerja di lokasi tersebut.

Setelah ditelusuri, aktivitas tambang ilegal itu merupakan “usaha sampingan” PN, oknum polisi yang bertugas di Polsek Sungai Pinang. Menjebol dinding pembatas makam itu juga disebut-sebut atas dasar perintah PN. “Kalau yang tertimbun saya kurang paham, hanya lihat lubang cukup dalam,” ujarnya

Di lubang galian, lanjut Maslakun, tidak ada makam. Namun, di sisi lainnya, kuburan cukup banyak. “Sebelumnya tidak ada izin dengan warga sekitar untuk menjebol dinding dan mengeruk batu bara di dalam area pemakaman,” lanjutnya.

Namun, Maslakun membenarkan, PN pernah meminta izin dengan Wahyudi, pria paruh baya yang ditugasi sebagai penjaga makam atau juru kunci TPU tersebut untuk menambang. “Pengurus rukun kematian tidak pernah mengizinkan,” jelasnya.  

Dua ekskavator PC 200 bekerja dari pukul 08.00–15.00 Wita. Malamnya, truk pengangkut batu bara datang dan mengangkut emas hitam tersebut. “Sudah lebih 20 kali truk hilir-mudik mengangkut batu bara,” ucapnya.

Sementara itu, tiga pria yang identitasnya belum dibeberkan polisi, sedang diperiksa di unit Tindak Pidana Tertentu (Tipiter) Satreskrim Polres Samarinda. Namun, dari tiga pria tersebut, salah satunya adalah operator ekskavator yang menjebol tembok pembatas tersebut.

Dari pantauan Kaltim Post, tumpukan kuburan ada sengaja ditutup dengan tanah galian. Selain itu, dua alat berat yang digunakan untuk mengeruk batu bara itu kini sudah dipasang garis polisi. Terkait PN, Kapolres Samarinda Kombes Pol Vendra Riviyanto menyebut, dia masih melakukan penyelidikan terhadap dugaan keterlibatan anak buahnya tersebut.

“Terkait itu masih kami selidiki,” singkatnya. Sementara itu, informasi yang diperoleh media ini, PN sudah menjalani pemeriksaan di unit Provost Polres Samarinda. (*/dra/kri/k8)


BACA JUGA

Selasa, 19 Juni 2018 12:45
Kalau Rusmadi Gubernurnya

Tahun Pertama, 100 Ribu Lowongan Kerja

SAMARINDA: Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Kalimantan Timur pada Agustus 2017 mencapai 6,91 persen…

Senin, 18 Juni 2018 10:53

Air Mancur Masjid Agung Hiasi Malam Lebaran

TANA PASER – Malam Lebaran 1439 Hijriah di ibu kota Tanah Grogot, dihiasi hiburan baru di sekitar…

Senin, 18 Juni 2018 10:28

PKL Makin Ramai di Mahkota II

SAMARINDA - Keberadaan pedagang kaki lima (PKL) di sisi Jembatan Mahkota II semakin menjamur. Tidak…

Senin, 18 Juni 2018 10:26

WASPADA..!! Lalu Lintas Padat Menjelang Siang

SAMARINDA - Jembatan Mahakam masih menjadi akses vital bagi pengendara, baik roda dua maupun empat.…

Senin, 18 Juni 2018 09:52

SURGA INTERNETAN..!! Rusmadi-Safaruddin Bakal Realisasikan 5 Ribu Wifi Gratis di Seluruh Kaltim

SAMARINDA - Perubahan Kalimantan Timur menuju Kaltim Bermartabat tinggal menunggu waktu. Melalui teknologi,…

Minggu, 17 Juni 2018 11:45

Kedapatan Bolos, Sanksi Menanti

SAMARINDA­–Cuti bersama Aparatur Sipil Negara (ASN) berakhir 20 Juni mendatang. Abdi negara…

Minggu, 17 Juni 2018 11:44

Harmonis di Hari Fitri

TAMPIL kompak bersama istri dan anak-anak saat Idulfitri membuat suasana semakin hangat. Kekompakan…

Minggu, 17 Juni 2018 11:43

Menahan Rindu demi Tugas

BAGI Riezky Dwi Anggoro, Lebaran kali ini berbeda. Dia harus bisa menahan rindu walau berat. Bagaimana…

Minggu, 17 Juni 2018 11:43

Selalu Siap Hadapi si Jago Merah

KALA hari raya tiba, rasanya lebih syahdu jika melewatinya bersama keluarga besar. Namun itu tak berlaku…

Sabtu, 16 Juni 2018 12:24

Open House Terakhir Awang Faroek, Ini Harapannya ...

SAMARINDA-Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak menggelar open house di Pendopo Lamin Etam, kemarin (15/6). …
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .