MANAGED BY:
RABU
19 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SAMARINDA

Kamis, 22 Februari 2018 10:10
PARAH INI..!! Ada Batu Baranya, Kuburan Dikeruk Oknum Polisi

Tembok Dijebol, Lahan Dikeruk, Kuburan Ditumpuk

PENGGALIAN ILEGAL: Kuburan muslim di Jalan Poros Lempake, Samarinda Utara, hancur setelah batu baranya ditambang.

PROKAL.CO, SAMARINDA Aktivitas penambangan batu bara secara sembunyi-sembunyi alias ilegal, seolah tak bisa terbendung. Bukan lagi pengusaha emas hitam pelakunya, oknum polisi pun ikut-ikutan. Parahnya, lahan tempat pemakaman umum (TPU) jadi korban.

Hal itu terjadi di Jalan Poros Lempake, Kelurahan Lempake, Kecamatan Samarinda Utara. Kemarin (21/2), warga sekitar terpaksa mengadukan oknum polisi berinisial PN ke institusinya.

Maslakun (70), bendahara rukun kematian di lingkungan sekitar makam, menuturkan baru mendapat laporan dari warga sekitar pada Selasa (20/2) malam lalu. Kabar tersebut membuatnya kaget dan turun langsung ke TPU yang dimaksud.

“Rupanya, sudah sejak Minggu (18/2) tembok makam itu dihancurkan,” sebutnya. Merasa tak ada yang mempermasalahkan, operator ekskavator itu tetap mengeruk tanah di area makam. 

Walhasil, Selasa malam, warga akhirnya memutuskan untuk melaporkan masalah itu ke Polsek Sungai Pinang (Samarinda Utara). Polisi sempat melakukan mediasi antara warga sekitar dan operator alat berat yang bekerja di lokasi tersebut.

Setelah ditelusuri, aktivitas tambang ilegal itu merupakan “usaha sampingan” PN, oknum polisi yang bertugas di Polsek Sungai Pinang. Menjebol dinding pembatas makam itu juga disebut-sebut atas dasar perintah PN. “Kalau yang tertimbun saya kurang paham, hanya lihat lubang cukup dalam,” ujarnya

Di lubang galian, lanjut Maslakun, tidak ada makam. Namun, di sisi lainnya, kuburan cukup banyak. “Sebelumnya tidak ada izin dengan warga sekitar untuk menjebol dinding dan mengeruk batu bara di dalam area pemakaman,” lanjutnya.

Namun, Maslakun membenarkan, PN pernah meminta izin dengan Wahyudi, pria paruh baya yang ditugasi sebagai penjaga makam atau juru kunci TPU tersebut untuk menambang. “Pengurus rukun kematian tidak pernah mengizinkan,” jelasnya.  

Dua ekskavator PC 200 bekerja dari pukul 08.00–15.00 Wita. Malamnya, truk pengangkut batu bara datang dan mengangkut emas hitam tersebut. “Sudah lebih 20 kali truk hilir-mudik mengangkut batu bara,” ucapnya.

Sementara itu, tiga pria yang identitasnya belum dibeberkan polisi, sedang diperiksa di unit Tindak Pidana Tertentu (Tipiter) Satreskrim Polres Samarinda. Namun, dari tiga pria tersebut, salah satunya adalah operator ekskavator yang menjebol tembok pembatas tersebut.

Dari pantauan Kaltim Post, tumpukan kuburan ada sengaja ditutup dengan tanah galian. Selain itu, dua alat berat yang digunakan untuk mengeruk batu bara itu kini sudah dipasang garis polisi. Terkait PN, Kapolres Samarinda Kombes Pol Vendra Riviyanto menyebut, dia masih melakukan penyelidikan terhadap dugaan keterlibatan anak buahnya tersebut.

“Terkait itu masih kami selidiki,” singkatnya. Sementara itu, informasi yang diperoleh media ini, PN sudah menjalani pemeriksaan di unit Provost Polres Samarinda. (*/dra/kri/k8)


BACA JUGA

Selasa, 18 September 2018 08:36

Sungai Mahakam Surut, KSOP Perketat Pelayaran

SAMARINDA – Hamparan tanah basah tampak begitu jelas. Pemandangan yang tak biasa kurun waktu sepekan…

Selasa, 18 September 2018 08:33

Taman Pustaka ala Kafe hingga Digitalisasi Layanan

Minat baca di Kaltim memang tergolong rendah, namun tingkat kunjungan ke perpustakaan tinggi. RORO MIRA,…

Selasa, 18 September 2018 08:16

Waspada Kebakaran Hutan

SAMARINDA – Memasuki kemarau, pemerintah dituntut meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi terjadinya…

Senin, 17 September 2018 08:51

Sungai Mahakam Surut, Produksi Air Bersih Normal

SAMARINDA – Cuaca terik yang melanda Samarinda beberapa hari terakhir mulai berdampak pada menurunnya…

Senin, 17 September 2018 08:45

Perang Tagar, Persekusi, dan Kewarasan Kita

OLEH: HERDIANSYAH HAMZAH, S.H, LL.M.(*)Dosen Fakultas Hukum Universitas Mulawarman PERANG tanda pagar…

Senin, 17 September 2018 08:16

Bupati Sampaikan Penjelasan Pemkab pada Paripurna

UJOH BILANG – Bupati Mahakam Ulu (Mahulu) Bonifasius Belawan Geh, Jumat (14/9), memberikan jawaban…

Senin, 17 September 2018 08:16

DPMK Gelar Pembinaan Lembaga Adat Se-Kabupaten

UJOH BILANG – Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung (DPMK) Mahulu, Jumat (14/9), menggelar acara…

Senin, 17 September 2018 08:15

Selalu Dukung Kegiatan Lembaga Masyarakat Kampung

UJOH BILANG – Pemerintah selalu mendukung segala kegiatan lembaga kemasyarakatan kampung yang…

Minggu, 16 September 2018 08:46

Pesta Pora Narkoba di Balik Penjara

JAUH dari hiruk pikuk aktivitas perkotaan, lembaga pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Klas III Samarinda,…

Minggu, 16 September 2018 08:44

Deklarasi #2019GantiPresiden Batal

SAMARINDA – Turut menjadi tempat pelaksanaan deklarasi, Kaltim, khususnya Kota Tepian, “banjir”…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .