MANAGED BY:
SELASA
19 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

UTAMA

Kamis, 22 Februari 2018 09:56
Mendeteksi Jantung Bawaan sejak Dini

PROKAL.CO, CATATAN: DR RAFLES PH SIMBOLON (*)

TETRALOGI fallot (TF). Dua kata tersebut mungkin belum awam di tengah masyarakat. Ini adalah istilah kesehatan. Berkaitan dengan kelainan jantung bawaan. Pertama kali ditemukan Arthur Fallot (1850–1911). Dia merupakan dokter kebangsaan Prancis. Tetralogi fallot biasanya ditandai dengan empat kelainan. Pertama, stenosis pulmonal.

Kelainan ini menyebabkan katup pulmonal tidak bisa terbuka sempurna. Ini memicu jumlah darah yang mencapai ke paru-paru berkurang. Katup pulmonal adalah katup yang menjadi pintu pembatas antara ruang ventrikel atau bilik jantung dan pembuluh darah menuju paru-paru.

Kedua, ventricular septal defect (VSD). Pada kelainan ini, ada lubang yang terbentuk di septum atau dinding yang memisahkan ventrikel kanan dan kiri. Kelainan ini menyebabkan bercampurnya darah yang kaya oksigen dari ventrikel kiri dengan darah yang miskin oksigen dari ventrikel kanan.

Ketiga, hipertrofi atau penebalan abnormal otot dinding ventrikel kanan. Kondisi ini terjadi akibat dari penyempitan bukaan katup pulmonal. Terakhir, posisi aorta yang abnormal. Yaitu, di antara ventrikel kiri dan kanan (tepat di atas VSD), sehingga darah miskin oksigen ikut mengalir ke aorta. Pada jantung normal, aorta atau pembuluh arteri utama seharusnya keluar dari ventrikel kiri yang mengandung darah kaya oksigen.

TF jenis penyakit jantung bawaan tersering. Sekitar 3–5 persen bayi yang lahir dengan penyakit jantung bawaan menderita jenis ini. Di Amerika Serikat, 10 persen kasus penyakit jantung bawaan adalah TF, sedikit lebih banyak pada laki-laki dibandingkan perempuan. Penyebab pasti di balik TF belum diketahui.

Ada sejumlah faktor yang diduga dapat meningkatkan risikonya pada seorang bayi. Yakni, usia ibu hamil di atas 40 tahun, infeksi virus pada masa kehamilan, misalnya rubella (campak Jerman), dan kekurangan gizi selama masa kehamilan. Juga, faktor salah satu atau kedua orangtua dengan kelainan yang sama, kecanduan minuman keras selama masa kehamilan, diabetes pada si ibu, dan adanya kelainan sejak lahir, yaitu bayi menderita down syndrome.

Keluhan utama pada bayi yang menderita TF adalah tampak kebiruan, pernapasan cepat, dan biasanya tumbuh kembang anak terganggu. Pada umumnya, juga terdapat kebiruan di bibir, ujung jari kaki dan ujung jari tangan bayi. Biasanya warna kebiruan semakin terlihat saat bayi beraktivitas berlebihan atau menangis.

Jika melihat keluhan di atas pada bayi Anda, sebaiknya segera periksakan ke dokter untuk dilakukan pendalaman lebih lanjut. Pemeriksaan lanjutan tersebut meliputi tes darah rutin. Gunanya memeriksa jumlah sel darah merah dan kadar hemoglobin dalam darah. Ekokardiogram, yaitu untuk mengetahui kinerja serta struktur jantung maupun katup jantung bahkan ketebalan otot jantung melalui USG.

Juga dilakukan rontgen dada untuk mengetahui bentuk jantung. Juga melakukan kateterisasi jantung yang berfungsi meneliti struktur jantung sekaligus tekanan dan kadar oksigen dalam atrium maupun ventrikel jantung, serta pembuluh darah di jantung. Kateterisasi jantung merupakan pemeriksaan yang penting. Dapat memastikan adanya kelainan jantung tetralogi fallot.

Jika dari hasil pemeriksaan yang dilakukan dokter mengindikasikan suatu keadaan TF, maka pasien harus menjalani penanganan lebih dalam. Secara umum adalah operasi. Tujuannya, memperlebar pintu pembuluh darah menuju paru-paru (katup pulmonal) yang sempit, sekaligus menutup lubang karena VSD.

Operasi ini akan membantu kelancaran aliran darah ke paru-paru, sehingga kadar oksigen dalam darah pasien akan meningkat, dan gejala-gejala yang dialami akan berkurang.  Kesimpulannya, TF merupakan penyakit jantung bawaan yang terdiri dari empat kelainan defek septum ventrikel, defek stenosis pulmonal, pembesaran ventrikel kanan, dan overriding aorta. Deteksi TF dapat dilakukan sejak usia dini. Penegakan diagnosis yang tepat memudahkan penanganan TF. Tata laksana TF adalah dengan bedah kuratif. (far/k8)

(*) Dokter di RS Pertamina Balikpapan


BACA JUGA

Senin, 18 Juni 2018 08:19

Usai Lebaran, Selamat Datang Kemacetan

TENGGARONG – Hampir saban tahun saat Lebaran, jalan poros Balikpapan-Samarinda padat. Namun, titik…

Senin, 18 Juni 2018 08:05

TEGAS..!! RM Tahu Sumedang Harus Tutup saat Idulfitri

BATAS waktu pengurusan izin RM Tahu Sumedang, Jalan Soekarno-Hatta, Km 50, di kawasan Tahura Bukit Soeharto…

Senin, 18 Juni 2018 07:55

Bukan Panggung Rookie

PIALA Dunia 2018 bukan untuk rookie. Peringatan ini wajib didengar Inggris. Apalagi setelah melihat…

Senin, 18 Juni 2018 07:51

PLIISSSS NAH..!! Aturan KPR Dilonggarkan Dong....

SURABAYA – Pengembang properti meminta kelonggaran regulasi kredit pemilikan rumah (KPR). Itu…

Senin, 18 Juni 2018 07:50

Jalin Komunikasi dengan para Pemimpin hingga Jenguk Senior yang Sakit

Momen Idulfitri dimanfaatkan umat muslim untuk bersilaturahmi. Begitu juga yang dilakukan Gubernur Kalimantan…

Minggu, 17 Juni 2018 01:37

Libur Panjang Reduksi Kepadatan

SAMARINDA  –  Kebijakan pemerintah memberi porsi besar untuk cuti bersama pada periode…

Minggu, 17 Juni 2018 01:26

Ambulans saat Lebaran

SETELAH salat Idulfi tri, dari Balikpapan saya dan keluarga langsung bertolak ke Sangasanga, Kutai Kartanegara.…

Minggu, 17 Juni 2018 01:20

Perjalanan Via Darat, Waspada Mobil Terbakar

ANCAMAN  dalam setiap perjalanan darat, termasuk saat arus balik, bisa menimpa siapa saja. Tragedi…

Minggu, 17 Juni 2018 01:11

Minimalisir Kebakaran, Remajakan Listrik Setiap 15 Tahun

SANGATTA  -  Musibah tak mengenal momen. Perayaan Idulfitri hari kedua di Sangatta, diwarnai…

Minggu, 17 Juni 2018 01:08

Siapa pun yang Menang, Rakyat Korbannya

Seandainya koalisi tidak melancarkan serangan besar-besaran ke Al Hudaida pekan lalu, dunia mungkin…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .