MANAGED BY:
RABU
19 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

UTAMA

Rabu, 21 Februari 2018 14:39
Sidang Tipikor Perdana Rita Widyasari
Ngga Tanggung-Tanggung..!! Ini Dakwaan Jaksa KPK kepada Rita
Rita (tengah kerudung hitam) saat menunggu sidang di pengadilan Tipikor, kemarin.

PROKAL.CO, JAKARTA- KPK mengungkap adanya tim khusus di lingkaran Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Rita Widyasari, yang berperan mengatur sekaligus mengutip komisi dari berbagai proyek yang dikerjakan di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar). Dalam dakwaan yang dibacakan jaksa KPK Ahmad Burhanudin, Rabu (21/2) disebutkan, tim berjumlah 11 orang itu (tim 11) awalnya adalah orang-orang yang membantu kemenangan Rita dalam Pilkada Kukar tahun 2010 lalu. Mereka berasal dari berbagai latar belakang mulai dari anggota DPRD dan swasta.

Mereka direkrut setelah Rita terpilih sebagai Bupati Kukar periode 2010-2015. Menurut jaksa, beberapa hari selepas dilantik sebagai bupati, Rita kemudian menugaskan Khairudin sebagai staf khususnya. Salah satu tugas Komisaris PT Media Bangun Bersama itu adalah mengondisikan penerimaan uang terkait perizinan dan proyek-proyek yang ada di Kukar.

Karena mendapat tugas dari Rita, Khairudin kemudian mundur sebagai anggota DPRD. Dia lantas mendatangi para kepala dinas di Kukar agar mengutip sejumlah uang kepada para pemohon izin serta rekanan proyek. Menurut jaksa, selama rentang waktu 2010 sampai Agustus 2017, Rita-Khairudin dibantu anggota tim 11 lain berhasil mengumpulkan uang korupsi senilai Rp 469.465.440.000.

Gratifikasi terbesar yang diterima salah satunya dari Ichsan Suaidi, Dirut PT Citra Gading Asritama, selaku pemenang proyek RSUD Parikesit, proyek pembangunan jalan Tabang, pembangunan SMU Ungulan 3 Tenggarong, proyek Kembang Janggut Kelekat, dan proyek pembangunan Royal World Plaza Tenggarong.

Jaksa juga menyebut Rita mendapat Rp 286 miliar dari Andi Sabrin yang didapat dari fee 867 proyek yang dikerjakan di Dinas Pekerjaan Umum mulai tahun 2011. Dari tahun 2012 sampai 2016, Andi juga menyetor Rp 25, 4 miliar hasil fee proyek di lingkungan Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kukar.

Selain gratifikasi senilai Rp 469 miliar, jaksa juga mendakwa Rita telah menerima suap senilai Rp 6 miliar setelah meloloskan izin lokasi perkebunan sawit di Desa Kupang Baru Kecamatan Muara Kaman yang diajukan Dirut PT Sawit Golden Prima, Herry Susanto Gun alias Abun. “Atas perbuatannya, terdakwa satu Rita Widyasari dan terdakwa Khairudin dijerat dengan dakwaan Pasal 12 huruf B UU Tipikor,” ucap jaksa. Ancaman hukuman Pasal 12 huruf B adalah hukuman penjara minimal 4 tahun hingga 20 tahun serta denda Rp 200 juta sampai Rp 1 miliar.

Sementara Rita menyerahkan sepenuhnya pada tim pengacara untuk membantah seluruh dakwaan yang disusun jaksa. “Saya bisa menjawabnya, nanti saya buktikan,” ucap Rita. (pra)


BACA JUGA

Rabu, 19 Desember 2018 13:04

Ekonomi Kaltim 2019 Diperkirakan Tumbuh Tipis

SAMARINDA - Pertumbuhan ekonomi Kaltim tahun 2019 diperkirakan sekitar 2…

Rabu, 19 Desember 2018 12:57

Nurul Izzah Lepas Jabatan agar Lebih Vokal

PETALING JAYA – Nurul Izzah membuat publik Malaysia terkejut. Senin…

Rabu, 19 Desember 2018 12:50

Ini Dia, Angela Ponce, Transgender Pertama yang Ikut Miss Universe

Angela Ponce hadir di ajang Miss Universe 2018 dengan mengusung…

Rabu, 19 Desember 2018 11:06
Masih soal Pembebasan Lahan Akses Pendekat Pulau Balang

Pejabat BPN “Takut” Tanda Tangan

PENAJAM - Batas waktu pembayaran lahan pada akses pendekat Jembatan…

Rabu, 19 Desember 2018 11:00

Jumlah Penumpang Natal dan Tahun Baru Diprediksi Kembali Turun

BALIKPAPAN – Jelang arus mudik Natal dan tahun baru, Kesyahbandaran…

Selasa, 18 Desember 2018 12:52

Bontang Paling Kecil dapat Bantuan Keuangan dari APBD Kaltim, Lalu Siapa yang Paling GONOL..??

SAMARINDA- Kota Bontang menjadi paling kecil mendapat kue bantuan keuangan…

Selasa, 18 Desember 2018 10:43

Banjir Kiriman Landa Kubar

SENDAWAR–Ratusan rumah di sejumlah kampung di Kecamatan Tering, Kutai Barat…

Selasa, 18 Desember 2018 07:48

WADUH..!! Masyarakat Ragukan Kondisi Ekonomi Baik

BALIKPAPAN – Kepercayaan masyarakat terhadap kondisi ekonomi di Bumi Etam…

Senin, 17 Desember 2018 21:14

Pemprov Kelebihan Bayar Rp 48 Miliar di 16 Pekerjaan, Ini Hasil Temuan BPK Lainnya

SAMARINDA - Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Provinsi Kaltim melakukan Pemeriksaan…

Senin, 17 Desember 2018 14:15

SAKIT DAPATNYA..!!! 5 Anggota DPRD Diberhentikan dan Menggugat Gubernur, Ini Kata Isran...

SAMARINDA - Gubernur Kaltim Isran Noor menilai gugatan terhadap Surat…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .