MANAGED BY:
RABU
19 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

OLAHRAGA

Rabu, 21 Februari 2018 10:24
Sevilla vs Manchester United
Melawan Teladan
HADAPI GURU: Vincenzo Montella (kiri) akan menghadapi tim yang ditukangi sosok yang dia kagumi selama ini, Jose Mourinho.OLI SCARFF/AFP

PROKAL.CO, SEVILLE – Jam terbang entrenador Sevilla Vincenzo Montella di ajang Eropa, apalagi Liga Champions, jelas tak ada seujung kukunya pelatih Manchester United Jose Mourinho. The Special One sudah dua kali mengangkat trofi Si Kuping Besar. Pada 2004 bersama FC Porto, kemudian 2010 bersama Inter Milan.

Bandingkan dengan Montella yang hanya sekali terjun di ajang kompetisi terakbar Eropa itu. Tepatnya musim 2010-2011 bersama AS Roma di fase 16 besar. Pada debutnya di Liga Champions, Montella yang masih berusia 37 tahun saat itu babak belur oleh tim Ukraina, Shakhtar Donetsk, dengan menelan kekalahan tiga gol tanpa balas.

Leg pertama 16 besar versus Manchester United dini hari nanti (22/2) di Stadion Ramon Sanchez Pizjuan adalah pertandingan kedua Montella di Liga Champions dalam tujuh tahun terakhir.

Nah, pertemuan Los Nervionenses versus United ini, bagi Montella, tak ubahnya sebuah perjumpaan agung dengan sosok idolanya. Ya, mantan penyerang AS Roma itu menaruh hormat setinggi-tingginya buat Mourinho.

“Sebagai pemain, saya akan dengan sangat senang hati menjadi anak buah Mourinho. Meski sebelumnya saya pun pernah bekerja sama dengan banyak pelatih hebat,” kata Montella seperti diberitakan The Times kemarin (20/2).

Pria 43 tahun tersebut mengaku terinspirasi dari etos melatih Mourinho. Walau menghadirkan cibiran, pragmatisme pria asal Setubal, Portugal, itu terbukti menghadirkan gelar bagi klub-klub yang dipegangnya. Mulai FC Porto, Chelsea, Inter Milan, Real Madrid, hingga United.

“Ketika memulai karier kepelatihan, saya mempelajari cara Mourinho bekerja untuk timnya. Soal bagaimana dia bisa mendapatkan kemampuan terbaik dari setiap pemainnya dan dia memang sosok pemenang,” ucap Montella.

Salah satu yang ingin dijiplak pelatih kelahiran Pomigliano d'Arco itu dari Mourinho adalah menanamkan mental pemenang kepada anak didiknya. Sayangnya, hal tersebut ibarat jauh panggang dari api.

Sevilla sejak ditangani Montella dalam 13 pertandingan di semua ajang lebih mirip yoyo karena gagal mempertahankan kestabilan. Delapan menang, dua seri, dan tiga kalah.

Meski berhasil menyingkirkan Atletico Madrid di perempatfinal Copa del Rey, Montella menjadikan Sevilla pecundang dalam Derby Seville. Sevilla dihajar Real Betis dengan skor 5-3 di kandang (6/1). Kurang lebih sebulan kemudian, Sevilla dipermak Eibar dengan skor 5-1 di laga tandang (3/2).

Cuma pencapaian Montella membawa Sevilla ke final Copa del Rey musim ini bisa dikatakan sekoci bagi keberlangsungan nasibnya di Sevilla, setidaknya untuk musim depan. “Saya kadang merasa lelah karena penampilan naik dan turun tim ini. Melawan tim yang kuat, kami seharusnya lebih terorganisasi,” ujar Montella kepada The Times.

Seperti diberitakan Mundo Deportivo kemarin (20/2), dua pemain Sevilla yang masuk dalam skema utama Sevilla, Ever Banega dan Joaquin Correa, sudah bergabung dengan latihan. Banega mengalami cedera otot paha sejak 7 Februari lalu. Adapun Correa mengalami nyeri di otot hamstring kaki kanannya.

Sementara itu, bagi Mourinho, Kota Seville adalah satu di antara beberapa “monumen” kariernya. Di Seville inilah, pria 55 tahun tersebut menancapkan cakarnya pertama kali di ajang Eropa. Mourinho yang saat itu melatih FC Porto menang 3-2 atas Celtic di final Piala UEFA 2002-2003. Setahun kemudian, FC Porto dibawanya menjadi kampiun Liga Champions. (dra/jpg/ndy/k16)


BACA JUGA

Selasa, 18 September 2018 10:46

Bayauw Kembali Berkilau

TENGGARONG–Kemenangan Mitra Kukar atas Persipura Jayapura di Stadion Aji Imbut, Tenggarong Seberang,…

Selasa, 18 September 2018 10:45

Nikmati Peran Baru

SEBUAH eksperimen cerdas dilakukan Rahmad Darmawan saat timnya menjamu Persipura Jayapura di Stadion…

Selasa, 18 September 2018 10:44

Evaluasi Kilat Songsong Mitra Kukar

SURABAYA–Kinerja lini belakang Persebaya Surabaya benar-benar buruk. Buktinya, Green Force tak…

Selasa, 18 September 2018 10:42

Situasi Makin Pelik

BALIKPAPAN – Keangkeran Stadion Batakan berbalik arah. Alih-alih merepotkan tim tamu, malah tim…

Selasa, 18 September 2018 10:41

Optimalkan Jadwal Padat

SETELAH menjamu Persib Bandung di Stadion Batakan, Balikpapan, semalam (17/9), skuat Borneo FC memilih…

Selasa, 18 September 2018 10:40

Masuki Pematangan Strategi

JAKARTA – Pelaksanaan Piala AFC U-19 kurang dari sebulan. Timnas Indonesia U-19 pun mulai menatap…

Selasa, 18 September 2018 08:12

Awali Dengan Sengit

LIVERPOOL — Pembukaan Grup C yang merupakan salah satu grup neraka Liga Champions Eropa akan mempertemukan…

Selasa, 18 September 2018 08:08

Resep Padu dari Tuchel

DI balik tim yang hebat, selalu ada pelatih yang hebat, dan Paris Saint-Germain (PSG) mungkin telah…

Selasa, 18 September 2018 08:00

Tunggal Putra Jaga Asa

JAKARTA - Tiongkok Terbuka 2018 menjadi salah satu ajang penting bagi pebulu tangkis dunia. Sebab, dengan…

Selasa, 18 September 2018 07:54

Tambah Semusim Lagi

MIAMI - Setelah menimbang-nimbang cukup lama, Dwyane Wade akhirnya sudah memutuskan masa depannya di…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .