MANAGED BY:
RABU
20 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

OLAHRAGA

Rabu, 21 Februari 2018 10:24
Sevilla vs Manchester United
Melawan Teladan
HADAPI GURU: Vincenzo Montella (kiri) akan menghadapi tim yang ditukangi sosok yang dia kagumi selama ini, Jose Mourinho.OLI SCARFF/AFP

PROKAL.CO, SEVILLE – Jam terbang entrenador Sevilla Vincenzo Montella di ajang Eropa, apalagi Liga Champions, jelas tak ada seujung kukunya pelatih Manchester United Jose Mourinho. The Special One sudah dua kali mengangkat trofi Si Kuping Besar. Pada 2004 bersama FC Porto, kemudian 2010 bersama Inter Milan.

Bandingkan dengan Montella yang hanya sekali terjun di ajang kompetisi terakbar Eropa itu. Tepatnya musim 2010-2011 bersama AS Roma di fase 16 besar. Pada debutnya di Liga Champions, Montella yang masih berusia 37 tahun saat itu babak belur oleh tim Ukraina, Shakhtar Donetsk, dengan menelan kekalahan tiga gol tanpa balas.

Leg pertama 16 besar versus Manchester United dini hari nanti (22/2) di Stadion Ramon Sanchez Pizjuan adalah pertandingan kedua Montella di Liga Champions dalam tujuh tahun terakhir.

Nah, pertemuan Los Nervionenses versus United ini, bagi Montella, tak ubahnya sebuah perjumpaan agung dengan sosok idolanya. Ya, mantan penyerang AS Roma itu menaruh hormat setinggi-tingginya buat Mourinho.

“Sebagai pemain, saya akan dengan sangat senang hati menjadi anak buah Mourinho. Meski sebelumnya saya pun pernah bekerja sama dengan banyak pelatih hebat,” kata Montella seperti diberitakan The Times kemarin (20/2).

Pria 43 tahun tersebut mengaku terinspirasi dari etos melatih Mourinho. Walau menghadirkan cibiran, pragmatisme pria asal Setubal, Portugal, itu terbukti menghadirkan gelar bagi klub-klub yang dipegangnya. Mulai FC Porto, Chelsea, Inter Milan, Real Madrid, hingga United.

“Ketika memulai karier kepelatihan, saya mempelajari cara Mourinho bekerja untuk timnya. Soal bagaimana dia bisa mendapatkan kemampuan terbaik dari setiap pemainnya dan dia memang sosok pemenang,” ucap Montella.

Salah satu yang ingin dijiplak pelatih kelahiran Pomigliano d'Arco itu dari Mourinho adalah menanamkan mental pemenang kepada anak didiknya. Sayangnya, hal tersebut ibarat jauh panggang dari api.

Sevilla sejak ditangani Montella dalam 13 pertandingan di semua ajang lebih mirip yoyo karena gagal mempertahankan kestabilan. Delapan menang, dua seri, dan tiga kalah.

Meski berhasil menyingkirkan Atletico Madrid di perempatfinal Copa del Rey, Montella menjadikan Sevilla pecundang dalam Derby Seville. Sevilla dihajar Real Betis dengan skor 5-3 di kandang (6/1). Kurang lebih sebulan kemudian, Sevilla dipermak Eibar dengan skor 5-1 di laga tandang (3/2).

Cuma pencapaian Montella membawa Sevilla ke final Copa del Rey musim ini bisa dikatakan sekoci bagi keberlangsungan nasibnya di Sevilla, setidaknya untuk musim depan. “Saya kadang merasa lelah karena penampilan naik dan turun tim ini. Melawan tim yang kuat, kami seharusnya lebih terorganisasi,” ujar Montella kepada The Times.

Seperti diberitakan Mundo Deportivo kemarin (20/2), dua pemain Sevilla yang masuk dalam skema utama Sevilla, Ever Banega dan Joaquin Correa, sudah bergabung dengan latihan. Banega mengalami cedera otot paha sejak 7 Februari lalu. Adapun Correa mengalami nyeri di otot hamstring kaki kanannya.

Sementara itu, bagi Mourinho, Kota Seville adalah satu di antara beberapa “monumen” kariernya. Di Seville inilah, pria 55 tahun tersebut menancapkan cakarnya pertama kali di ajang Eropa. Mourinho yang saat itu melatih FC Porto menang 3-2 atas Celtic di final Piala UEFA 2002-2003. Setahun kemudian, FC Porto dibawanya menjadi kampiun Liga Champions. (dra/jpg/ndy/k16)


BACA JUGA

Selasa, 19 Juni 2018 11:24

Problem Pengadil

ROSTOV-ON-DON – Brasil tak bisa tancap gas pada laga perdana grup E Piala Dunia 2018. Tim Samba…

Selasa, 19 Juni 2018 11:22

Pincang Bikin Tegang

NEYMAR JR menjadi pemain yang paling sering dilanggar pada laga melawan Swiss kemarin. Total, bintang…

Selasa, 19 Juni 2018 11:20

Hanya Menuai Cecar

TITE boleh menyalahkan wasit Cesar Arturo Ramos sebagai penyebab kegagalan timnya meraih poin sempurna.…

Selasa, 19 Juni 2018 11:18

Ditaklukkan Counter Attack

“INI hasil yang mengecewakan.’’ Itulah kalimat pertama pelatih Jerman Joachim Loew…

Selasa, 19 Juni 2018 09:58

Balas Dendam Samurai Biru

Tim Nasional Jepang seolah berjodoh dengan Kolombia. Setelah berpapasan di babak penyisihan grup C Piala…

Selasa, 19 Juni 2018 09:56

Tidak Mudah, Inggris Akhirnya Menang Juga

MOSKOW- Inggris melakoni laga yang tidak mudah di awal penampilan mereka di Piala Dunia 2018, Selasa…

Selasa, 19 Juni 2018 07:18

Awali Periode Terbaik

MOSKOW — Robert Lewandowski merupakan sosok striker Eropa yang cukup menyita perhatian. Dengan…

Selasa, 19 Juni 2018 07:16

Pelampiasan El Tigre

SARANSK – Kapten Kolombia Radamel Falcao harus menunggu empat tahun sebelum kekecewaannya terobati.…

Selasa, 19 Juni 2018 07:12

Berhenti Bekerja Demi ke Rusia

ORANG Kolombia dikenal sangat mencintai sepak bola, terutama Piala Dunia. Apapun dilakukan demi bisa…

Selasa, 19 Juni 2018 07:07

Masih Berkutat Pilihan Ban Depan

BARCELONA – Pebalap Movistar Yamaha Valentino Rossi harus puas berada di posisi ketiga dalam balapan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .