MANAGED BY:
RABU
19 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

KALTIM

Rabu, 21 Februari 2018 10:01
Dishub: Sulit Menindak di Tempat
BEKAS KUPASAN: Polisi mengidentifikasi lahan yang diduga bekas area tambang ilegal di Tenggarong Seberang.

PROKAL.CO, class="yiv3594237084gmail-p1">PRAKTIK dugaan tambang ilegal di Tenggarong Seberang diduga sebagai salah satu pemicu kerusakan jalan. Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kukar Sunggono mengatakan tak memiliki kewenangan atas aktivitas tersebut. Terlebih, melakukan pengecekan barang yang diangkut untuk ditindak.

“Kewenangan kami sebatas memastikan tonase kendaraan tidak melebihi batas maksimal beban jalan. Itu saja,” kata Sunggono kepada Kaltim Post kemarin.

Namun, menurut dia, penindakan bisa saja dilakukan bila digelar razia gabungan bersama instansi terkait. Termasuk pihak kepolisian. Meski terdapat aturan terkait larangan penggunaan jalan umum untuk pengangkutan batu bara, dirinya menyebut sulit untuk melakukan penindakan di tempat.

Disinggung soal informasi dermaga di wilayah Kukar yang ditengarai digunakan untuk mengangkut hasil tambang ilegal, pihaknya enggan banyak berkomentar. “Nanti saya cek dulu, apakah dermaga itu ada izinnya atau tidak. Kalau aturan lama, memang kewenangannya di Dishub. Tapi, sekarang semua kewenangan ada di DPMPTSP (Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Red),” kata Sunggono.

Diwartakan sebelumnya, DinasESDM Kaltim enggandisebut melakukan pembiaran terhadap dugaan praktik tambang ilegal di Tenggarong Seberang. Kabid Pertambangan Umum ESDM Kaltim Goenong Djoko mengatakan, pihaknya telah melakukan sejumlah tindak lanjut terhadap kasus itu.

Menurut dia, ada dua perusahaan yang lahannya diduga digunakan untuk dilakukan galian bodong. Yaitu PT Gerbang Daya Mandiri (GDM) dan PT Bukit Baiduri Energi (BBE). “Sudah kami lakukan pemanggilan terhadap keduanya untuk melakukan klarifikasi,” ujar Goenong.

Tak hanya itu, pihaknya pun melayangkan surat kepada Polda Kaltim. “Izin pengapalan juga tidak ada kami keluarkan. Tapi, silakan ditelusuri bagaimana dia melakukan pengiriman batu bara hasil penambangan tersebut,” tandasnya. (qi/kri/k16)

 

 


BACA JUGA

Rabu, 19 Desember 2018 11:16

Pemkab Sambut Baik Konsep Pembangunan Perbatasan

UJOH BILANG - Wilayah perbatasan tengah diseriusi pemerintah untuk dijadikan…

Rabu, 19 Desember 2018 11:15

PDAM Jangkau Pelosok Tabang

TENGGARONG - Dua desa di Kutai Kartanegara (Kukar) dipastikan mendapat…

Rabu, 19 Desember 2018 11:14

Tiga Ruko di Barong Tongkok Terbakar

SENDAWAR - Diduga akibat korsleting listrik, tiga bangunan rumah toko…

Rabu, 19 Desember 2018 11:12

Stadion Rawan Pencurian, Ini yang Harus Dilakukan

BONTANG–Revitalisasi yang akan dilakukan terhadap berbagai fasilitas di Stadion Bessai…

Rabu, 19 Desember 2018 11:11

MENTANG-MENTANG..!! Sepeda Motor Milik Negara Ditelantarkan

TANJUNG REDEB–Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Berau mengamankan satu…

Rabu, 19 Desember 2018 11:10

Penumpang KM Binaiya Capai 1.416 Orang

BONTANG–Menjelang Natal, transportasi laut dipadati penumpang. KM Binaiya menjadi pilihan…

Rabu, 19 Desember 2018 11:10

TPS Kutim Bertambah pada Pemilu 2019

SANGATTA–Guna mempersiapkan pelaksanaan pemilihan umum (pemilu) serentak 2019, Komisi Pemilihan…

Rabu, 19 Desember 2018 11:08

Gondol Emas dan Uang Majikan Rp 25 Juta, Perempuan Ini Dikerangkeng

BONTANG–Seorang asisten rumah tangga (ART) di Rumah Makan Gammi Cobek,…

Selasa, 18 Desember 2018 10:43

Dewan Dorong Pemkab Optimalkan Anggaran

SAMARINDA – Hasil pemeriksaan terhadap belanja daerah tahun 2017 dan…

Selasa, 18 Desember 2018 10:42

Ratusan Pegawai Ikuti Uji Kompetensi

TENGGARONG–Untuk mengukur dan meningkatkan kualitas pegawainya, Pemkab Kukar melalui Badan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .