MANAGED BY:
KAMIS
20 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

UTAMA

Rabu, 21 Februari 2018 09:49
Kasus Berulang, Harus Ada Efek Jera
Muhammad Hendro

PROKAL.CO, KEGAGALAN ribuan jamaah umrah Abu Tours menuju Tanah Suci, menambah rentetan kasus yang menimpa travel-travel perjalanan ibadah di Indonesia. Sebelumnya ada Tisa dan First Travel. Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Balikpapan Muhammad Hendro pun merasa prihatin terhadap kasus yang seakan berulang ini.

Sepertinya, kata dia, ada sebagian warga yang tidak jera. Hal itu karena masyarakat terkesan mudah terjebak dalam promo dan harga murah yang ditawarkan pihak travel. Travel yang menawarkan umrah kerap mengiming-imingi harga rendah di bawah Rp 20 juta. Karena itu, hal utama yang mesti diubah ialah mindset masyarakat.

“Umrah hanya dengan Rp 15 juta saya rasa sudah tidak rasional. Mungkin karena faktor ekonomi sehingga mereka pilih yang murah, ditambah keinginan masyarakat Indonesia untuk umrah sangat tinggi. Yang membuat mereka tidak lagi memperhitungkan secara logika,” ujarnya.

Dia juga mengimbau pemerintah, dalam hal ini Kementerian Agama (Kemenag), mampu membuat regulasi baru yang lebih efektif. Penegasan peraturan serta penetapan harga yang memenuhi standar, termasuk soal fasilitas dan jaminan yang didapatkan calon jamaah umrah. “Jika pemerintah sudah menetapkan minimal Rp 20 juta, itu pasti ada pertimbangan dan kajian. Sedangkan bila ada travel yang menawarkan harga di bawah itu hampir pasti ujung-ujungnya bermasalah,” kata Hendro.

Dia menambahkan, pendirian dan pemberian izin travel juga mesti diperketat. Selain itu, harus ada badan pengawas di samping Kemenag yang masih melibatkan pemerintah. Kemudian, penegakan hukum yang adil. Dia mengharapkan, para penegak hukum, seperti polisi, hingga hakim dan jaksa, merespons masalah-masalah seperti ini. Yakni, dengan memberikan vonis yang berat. Sebab, vonis yang selama ini diberikan kepada para pelaku penggelapan ataupun penipuan umrah dinilai cukup rendah.

“Saya hanya melihat dari kacamata orang umum bahwa vonis atau hukuman yang diberikan masih rendah. Tentu ada para pakar yang dapat memastikan vonis hukuman yang sesuai dengan perbuatan mereka,” ucap Hendro. (*/lil/far/k8)


BACA JUGA

Rabu, 19 September 2018 13:00

Ini Dia Motif Motif Pembunuhan Pasangan Suami Istri di Balikpapan Itu...

BALIKPAPAN - Perkara utang diduga menjadi penyebab tersangka menghabisi nyawa pasangan suami istri (pasutri)…

Rabu, 19 September 2018 13:00

Korban Aktif Pengajian dan Dermawan

DUA mobil jenazah tiba pukul 15.53 Wita di Masjid Al Mushawwir, Jalan Strat VI Balikpapan Utara, Selasa…

Rabu, 19 September 2018 12:22

Perusda Didorong Garap IUP

SAMARINDA – Minimnya kontribusi badan usaha milik Pemprov Kaltim terhadap peningkatan pendapatan…

Rabu, 19 September 2018 12:00

Ngga Jelas, Ternyata Kilang Bontang Masih Tunggu Investor

BONTANG – Pembangunan kilang minyak di Bontang belum ada kejelasan. Pemerintah belum memutuskan…

Selasa, 18 September 2018 12:00

KEJI..!! Bapak-Anak Habisi Bos Sendiri

BALIKPAPAN – Aksi kejahatan yang masih mewarnai Balikpapan membuat kota ini tak lagi aman. Setelah…

Selasa, 18 September 2018 12:00

Kaltim Masih Diuntungkan dari Ekspor yang Tinggi

SAMARINDA – Mata uang negeri ini masih terpuruk. Hingga kemarin (17/9), nilai tukar rupiah berada…

Selasa, 18 September 2018 08:51

Menang setelah Lima Tahun

TENGGARONG – Mitra Kukar berhasil mematahkan kutukan tak pernah menang dari Persipura Jayapura…

Selasa, 18 September 2018 08:47

DPRD Kaltim Ngotot Bentuk Pansus

SAMARINDA - Upaya DPRD Kaltim membentuk panitia khusus (pansus) proyek multiyears contract (MYC) tidak…

Selasa, 18 September 2018 08:44

Edy Sinergi dengan Program Gubernur

DUKUNGAN untuk para kandidat anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI daerah pemilihan (dapil) Kaltim…

Senin, 17 September 2018 09:24

PPU Buka Jalur Alternatif

PENAJAM – Bentang utama atau tengah Jembatan Pulau Balang terus berprogres. Namun, persoalan baru…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .